basmalah Pictures, Images and Photos
ROH DAN TUBUH MANUSIA - Our Islamic Story

Postingan Popular Pekan ini

ROH DAN TUBUH MANUSIA Tangga pertama untuk mengetahui dan meyakini kehidupan di Akhirat ialah pengetahuan tentang roh dan tubuh ...

ROH DAN TUBUH MANUSIA

ROH DAN TUBUH MANUSIA

Tangga pertama untuk mengetahui dan meyakini kehidupan di Akhirat ialah pengetahuan tentang roh dan tubuh manusia. Semua manusia sudah sama mengetahui, bahwa kita manusia terdiri atas 2 unsur, yaitu unsur ROH dan unsur TUBUH (JASAD).

Tetapi pengetahuan kebanyakan manusia tentang roh amat sederhana sekali, sehingga kebanyakan mereka tidak memikirkan dan tidak mementingkan akan masalah roh atau jiwa mereka sendiri. 

Yang mereka ketahui dan pelajari sedalam-dalamnya hanya mengenai tubuh atau jasad, sebab itu maka kebanyakan manusia dalam hidup mereka hanya mementingkan masalah-masalah jasmani, seperti makan, minum, pakaian serta kesenangan. kesenangan hidup duniawi saja.

Ilmu pengetahuan manusia tentang masalah-masalah jasmani dan duniawi selalu meningkat tinggi semakin sempurna. Tetapi pengetahuan mereka tentang masalah-masalah rokhani dan akhirat tetap sederhana, tidak bertambah dan tak maju, malah mungkin semakin berkurang atau mundur.

Ini yang menyebabkan sekalipun maju dalam ilmu pengetahuan, tetapi manusia semakin rusak dalam peradaban atau akhlak mereka. Karena mereka akan mementingkan benda (materi), dan melalaikan soal-soal akhlak atau rokhani.

Kalau keadaan yang begini dibiarkan, akhirnya manusia akan sampai pada satu titik atau taraf, dimana semua orang amat tinggi ilmu pengetahuannya, tetapi lenyap sama sekali akhlak atau budi pekertinya.

Disaat itulah semua manusia akan menjadi binatang-binatang liar yang modern, yaitu manusia-manusia pintar yang tak bermoral, tidak berbudi pekerti, semacam makhluk yang amat besar nafsunya dan tidak ada malunya.

Akan berbuat sesuka hatinya. Alangkah jeleknya dan kejamnya masyarakat manusia yang demikian itu (Na'-uzhu billahi min zalik = Kita mohon per-lindungan Allah dari keadaan yang demikian itu).

Kita manusia terdiri dari TUBUH dan ROH.

Tubuh merupakan daging, tulang, darah, kulit, bulu, yang semuanya berupakan kumpulan berjuta-juta sel yang bertumbuh dan berkembang karena pengaruh roh menurut ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Al Khalik (Maha Pencipta).

Kalau bukan karena roh yang ada padanya, maka semuanya berupakan barang (benda) mati seperti batu atau tanah biasa, karena asalnya memang dari tanah jua.

Adapun roh adalah satu unsur Ilahi, yaitu sesuatu yang hanya Allah saja yang mengetahui akan rahasianya, bukan terdiri dari benda (materi). Unsur inilah yang menyebabkan daging, tulang darah, kulit dan bulu itu berkembang dan bertumbuh, yang menyebabkan tubuh itu bergerak, berketurunan dan berkembang biak.

Unsur roh inilah yang menyebabkan manusia melihat, mendengar, merasa, berfikir, berkesadaran dan berpengertian. Usur roh inilah yang menyebabkan kita mempunyai rasa kasih, sayang dan cinta, mempunyai rasa benci, marah dan anti, menja-dikan kita manusia gembira, senang, bahagia, atau susah dan seng-sara.

Unsur roh inilah yang menjadikan kita manusia menjadi makhluk yang pemalu, bermoral, sosial dan susila atau menjadi makhluk yang tak tahu malu, a moral, a susila atau a sosial.

Roh atau Rokhani manusia mempunyai banyak nama menurut fungsinya. Dinamai Roh atau Jiwa, atau Nyawa dalam fungsinya menghidupkan, menumbuhkan dan memperkembangkan-biakkan Dinamai Akal dalam fungsinya memikir (menyelidiki), mencari sebab dan akibat, mengingat dan mengkhayal.

Dinamai Hati atau Kalbu dalam fungsinya merasa, perasaan rendah seperti panas, dingin, berat, ringan, sakit, lapar dan dahaga, perasaan tinggi seperti kasih, sayang, cinta, rindu, riang, gembira, bahagia, kasihan malu, hormat marah, benci dan lain-lain.

Dinamai Nafsu dalam fungsinya berkeinginan, berkehendak, berkemauan. Jadi rokhani (Roh, Akal, Hati, Nafsu) adalah kesatuan berbagai-bagai nama menurut fungsinya.

Tubuh karena terdiri dari benda (berasal dari tanah), hidupnya karena dihidupkan, bergerak karena digerakkan, bertumbuh karena ditumbuhkan. Yang menghidupkan, menggerakkan dan menumbuhkan ialah roh.

Bila roh keluar dari tubuh, tubuh akan mati, tak bergerak dan tak bertumbuh lagi, akhirnya hancur dan lebur menjadi tanah kembali. Pulang ke tempat asalnya. Adapun roh karena dia menghidupkan, maka dia hidup terus, tidak mengenal mati.

Roh itu hidup kekal abadi, tidak akan musnah, hancur atau lebur. Sesudah seorang manusia mati dan tubuhnya dikubur dalam tanah, dibakar menjadi abu atau masuk samudera menjadi air, rohnya tetap hidup, tetap sadar dan mengerti, tetap melihat mendengar dan merasa. Bahkan dengan kesadaran, pengertian, penglihatan, pendengaran dan perasaan yang lebih sempurna. 

Dengan perkataan lain, rohnya tetap hidup tanpa tubuh kasar seperti hidupnya para Malaikat, Jin dan lain-lain makhluk halus yang sudah sama kita ketahui sendiri. Hidup dalam keadaan lebih sadar, lebih mengerti, lebih tajam penglihatan dan pendengarannya.

Berkata Ali bin Abi Thalib:

النَّاسُ نِيَامٌ وَإِذَا مَا تُوا انْتَبَهُوا .

الدُّنْيَا حِلْمُ وَالْمَوْتُ يقظة ) هما من كلام على ابن ابى طالب كرم الله وجهه - في أسنى المطالب ونهج البلاغة )

"Manusia hidup seperti orang yang tidur, bila sudah mati menjadi seperti orang yang sudah bangun dari tidur."

Manusia yang masih hidup mengerti tetapi dengan pengertian yang terbatas sekali. Sadar tetapi dengan kesadaran yang terbatas sekali.

Karena pengertian dan kesadaran yang terbatas itulah, banyak diantara mereka hanya mementingkan soal makan, minum, pakaian, soal-soal jasmani dan dunia saja. Karena pengertian dan kesadaran yang terbatas itulah mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang merusak terhadap diri mereka sendiri dan juga terhadap orang lain.

Karena pengertian dan kesadaran yang terbatas itulah mereka menjadi rusak akhlak dan budi pekertinya, menjadi manusia yang a moral, a susila, a sosial dan a theis.

Sesudah mati, setelah roh mereka keluar dari sangkarnya, yang bernama tubuh, barulah mereka mengerti dan sadar sesadar sadarnya tahu dan insyaf seinsyaf-insyafnya, bahwa di balik dunia yang luas dan fana ini, ada alam lain yang lebih luas dan abadi.

Karena kesadaran dan pengertian yang lebih sempurna itu, maka sesudah mati itulah mereka akan merasakan kesusahan dan kesengsaraan yang lebih sempurna pula.

Sebab itu sesudah mati benar-benar ada kesusahan dan kesengsaraan benar-benar ada kegembiraan dan kebahagiaan.

Yang susah dan sengsara ialah roh-roh manusia-manusia yang jahat. Sedang yang gembira dan bahagia adalah manusia-manusia yang baik.

Semua kejahatan yang dilakukan manusia dalam hidupnya pasti menyebabkan roh, jiwa dan batinnya menderita. Tetapi semasa hidupnya penderitaan batin itu dirasakannya benar, karena kekurangan kesadaran dan pengertian, dan juga karena pengaruh kesenangan dan kelezatan hidup duniawinya. 

Tetapi sesudah dia mati, rohnya akan merasakan benar-benar akan derita karena kejahatan-kejahatan yang dilakukannya semasa hidupnya. Derita karena pengertian dan kesadaran sendiri, dan juga derita karena azab siksa kubur yang disiksakan kepada rohnya oleh Petugas Tuhan yang bernama Malaikat Mungkar dan Nakir sebagai yang sering dinyatakan dalam Kitab Suci Al-Qur'an dan Hadis Rasulullah s.a.w.

Roh manusia yang hidup sesudah manusia mati tanpa tubuh itu dinamai ALAM QUBUR atau ALAM BARZAH. Jadi di alam Qubur atau alam Barzah itu ada kesengsaraan dan penderitaan, dan ada pula kesenangan dan kebahagiaan.

Kehidupan roh tanpa jasad di alam Qubur atau alam Barzah itu akan berlangsung ribuan tahun, yaitu sampai terjadinya Qia-mat Besar yang akan dibicarakan pula nantinya.

Jadi kesengsaraan dan penderitaan dalam Qubur itu akan berlangsung ribuan tahun lamanya. Begitu pula kegembiraan dan kebahagiaan, akan berlangsung ribuan tahun pula.

Jadi lain dengan kesengsaraan dan penderitaan yang terjadi di alam dunia sekarang ini yang hanya berlangsung hanya beberapa jam, beberapa hari, beberapa bulan atau beberapa tahun saja.

Sebab itulah orang-orang yang sadar, tidak takut terhadap kesengsaraan dan penderitaan dunia ini sekalipun bagaimana juga bentuk kesusahan dan penderitaan itu.

Yang amat mereka takutkan ialah kesusahan dan kesengsaraan di Alam Qubur, Lebih-lebih lagi yang amat mereka takutkan ialah kesengsaraan dan kesusahan di Alam Akhirat nanti yang tak ada batas waktu baginya, terus menerus tanpa ujung atau akhiran.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adam (5) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Akhirat (8) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (363) Al-Qur’an (75) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (19) Dakwah (36) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) ekonomi (3) Ekonomi (42) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum (7) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) ikhtilaf (1) Ikhtilaf (16) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (22) Kecerdasan (342) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (64) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (123) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) nabi adam (1) Nabi Adam (75) nabi Adam. Adam (1) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (11) Nusantara (332) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (811) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) politik (3) Politik (28) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (338) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) sirah penguasa (1) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (255) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (174) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (36) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)