basmalah Pictures, Images and Photos
Our Islamic Story: Heraklius

Choose your Language

Tampilkan postingan dengan label Heraklius. Tampilkan semua postingan

Rasulullah saw Menginvasi Romawi? (3-habis) Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Setelah Futuh Mekkah dan ...


Rasulullah saw Menginvasi Romawi?
(3-habis)

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Setelah Futuh Mekkah dan perang Hunain, maka seluruh Jazirah Arab (Hijaz) berada dalam kekuasaan umat Islam dengan pimpinan Rasulullah saw. Wilayah yang terdekat  dan berbatasan langsung dengan Hijaz adalah Syam, daerah kekuasaan Romawi.

Imperium Romawi paling kuat pasukan dan peralatan tempurnya. Api peperangan telah dimulai dengan dibunuhnya utusan Rasulullah saw oleh Raja Ghassan. Heraklius, Kaisar Romawi Timur, melihat juga bahwa perang Mu'tah justru menguntungkan mukminin bukan imperium Romawi. Maka Heraklius setahun setelah perang Mu'tah menyiapkan pasukan perang untuk menyerang Madinah.

Banyak informasi yang masuk ke Madinah tentang persiapan Heraklius ini. Kondisi Madinah mencekam. Diliputi rasa takut. Setiap terdengar derap kaki kuda atau unta, dan suara ganjil dianggapnya pasukan Romawi yang datang menyerang.

Rasulullah saw pun menyikapi ini dengan sangat serius. Dalam kondisi ini selama sebulan, Rasulullah saw menjauhi Istri-istrinya. Ditambah kondisi Madinah sedang menghadapi musim paceklik.

Akhirnya datanglah serombongan kafilah dagang dari Syam yang menginformasikan bahwa kaisar Romawi, Heraklius, sudah menyiapkan 40.000 prajurit yang dipimpin oleh seorang pembesar Romawi ditambah gabunga kabilah Arab yang beragam Nasrani. Pasukan terdepannya sudah tiba di Balqa. Inilah kondisi genting yang dihadapi.

Rasulullah saw berfikir, bila pasukan Romawi sampai ke Madinah, sama saja membiarkan mereka menjarah wilayah Hijaz yang telah memeluk Islam. Semangat jahiliyah akan bangkit dan Munafikin akan bersorak sorai menyambut kedatangan tentang Romawi.

Akhirnya Rasulullah saw memutuskan untuk menghadang pasukan Romawi di luar Hijaz, yaitu di Syam dengan tempatnya yang bernama Tabuk. Maka perang ini disebut sebagai perang Tabuk.

Dengan beragam peristiwa yang melatarbelakanginya, maka disimpulkan bahwa Rasulullah saw tidak pernah melakukan misi penaklukan Romawi. Tetapi Romawi sendiri yang melakukan gangguan sehingga Rasulullah saw menyambutnya bukan di Hijaz tetapi di wilayah Romawi sendiri.

Sumber: 
Surah Nabawiyah, Syeikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri, Ummul Qura 2017
Peperangan Rasulullah saw, Dr Muhammad Shalabi, Ummul Qura 2017


Rasulullah saw Menginvasi Romawi ? (1) Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Perjanjian Hudaibiyah sudah se...

Rasulullah saw Menginvasi Romawi ? (1)

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Perjanjian Hudaibiyah sudah selesai. Perjanjian ini diadakan di wilayah Hudaibiyah Mekkah pada Maret, 628 M atau Dzulqa'dah, 6 H. Letaknya 22 KM arah Barat dari Mekkah menuju Jeddah, sekarang terdapat Masjid Ar-Ridhwân. Isinya, perjanjian damai dengan Kafir Quraisy dalam rentang waktu tertentu.

Strategi yang dilakukan Rasulullah saw setelah perjanjian ini adalah mengirimkan surat-surat ke sejumlah penguasa, salah satunya  ke Heraiklius, Kaisar Romawi Timur. 
Yang mengirimkan surat Rasulullah saw ke Heraklius adalah Dihyah bin Khalifah Al-Kalbi. 

Isi suratnya secara umum, seruan memeluk Islam agar Allah melimpahkan pahala kepada kaisar Romawi dua kali lipat karena agama Nasrani pun berawal dari mentauhidkan Allah. Bila berpaling maka Heraklius yang menanggung dosa rakyatnya.

Heraklius pernah mengundang Abu Sofyan bin Harb (belum masuk Islam) ke istananya di Baitul Maqdish. Surat dari Rasulullah saw pun diperlihatkan kepada Abu Sofyan. Pertemuan itu dihadiri oleh para pembesar Romawi.

Heraklius memanggil Abu Sofyan untuk mevalidasi apakah surat tersebut memang berasa dari seorang Nabi, atau seseorang yang mengaku Nabi. Beragam pertanyaan diajukan sesuai dengan ciri kenabian yang tertulis di kitab Injil.

Kesimpulannya, Nabi terakhir di Mekkah, cirinya sama dengan yang tertulis di Injil. Itulah kesimpulan Heraklius.

Heraklius berkata, "Jika yang engkau katakan benar, maka dia akan menguasai tempat kedua kakiku berpijak saat ini. Jauh-jauh sebelumnya aku sudah menyadari bahwa orang seperti itu akan muncul, dan aku tidak menduga bahwa dia berasal dari tengah kalian."

Heraklius melanjutkan, "Andaikan aku bisa bebas bertemu dengannya, aku lebih memilih bertemu dengannya. Andaikan aku berada di hadapannya, tentu akan ku basuh kedua telapak kakinya."

Heraklius pun membuka surat dari Rasulullah saw. Baru selesai membaca surat tersebut, terdengar suara gaduh dan riuh di sana-sini. Para pembesar ketakutan bila Heraklius terpengaruh surat tersebut.

Abu Sofyan keheranan, mengapa para pembesar Romawi ketakutan dengan surat Rasulullah saw? Bukankah kekuasaan Rasulullah saw masih sangat kecil dibandingkan imperium Romawi?Rasulullah saw sudah mengirimkan seruannya. Ini dakwah kepada sebuah Imperium dunia saat itu.

Heraklius dan Rustum Mengagumi  Umat Rasulullah saw Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati)  Nikmat itu berna...

Heraklius dan Rustum Mengagumi  Umat Rasulullah saw

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati) 


Nikmat itu bernama Islam. Nimat itu menjadi umat Rasulullah saw. Adakah kebahagiaan selain dari keduanya? Ideologi apa pun tidak akan pernah bisa membahagiakan manusia. Umat dan suku bangsa apa pun tidak akan bisa menciptakan kebahagiaan hakiki kecuali dengan dua syarat ini hidup Islami dan sebagai umat Rasulullah saw.

Nabi Musa ingin menjadi bagian Umat Rasulullah saw. Itulah yang tercatat di kitab al-Wafa imam Ibnul Jauzy. Nabi Isa, saat turun kembali ke bumi akan diimami oleh imam Mahdi. Orang yang mulia, para Nabi dan Rasul pun berharap kepada Allah menjadi bagian umat Rasulullah saw. Lalu bagaimana dengan kita yang merasa telah menjadi umatnya?

Hati Heraklius ingin menjadi bagian umat Rasulullah saw. Lalu apa kata dunia, bila sang Kaisar Adidaya menjadi muslim? Akhirnya dia pun membatalkannya. Akhirnya utusan Rasulullah saw dibawa ke sebuah tempat Rahasianya. Isinya seluruh gambar para Nabi dan Rasul. Walau Heraklius belum pernah bertemu dengan Rasulullah saw, Abu Bakar, Umar bin Khatab, Utsman dan Ali. Namun di tempat rahasia tersebut sudah terpampang wajah mereka. Heraklius menjelaskan kiprah mereka.  Heraklius sudah paham perjalanan peta sejarah dunia. Cepat atau lambat Romawi akan lenyap. Karena itulah Heraklius segera menyingkir ke Konstantinopel.

Panglima tertinggi Persia, Rustum, melakukan penyelidikan yang mendalam terhadap kekuatan tempur muslimin. Kesimpulannya, kaum muslimin takkan bisa dikalahkan. Rustum pun menyarankan agar raja Persia, Kisra, memeluk Islam. Tetapi sang Kisra menolak. Rustum sudah tahu peta perjalanan sejarah ke depan. Yaitu, Persia hanya akan menjadi catatan sejarah saja.

Tak ada lagi umat setelah umat Rasulullah saw. Tak akan muncul kembali umat yang baru setelah hadirnya umat  Rasulullah saw. Atas dasar inilah, Syarifuddin Prawiranegara berkeyakinan takkan ada yang bisa memecahkan persoalan peradaban dunia kecuali umat Islam sebagai umat terakhir dan dimuliakan Allah. Dipundak umat Rasulullah saw persoalan dunia bisa dipecahkan. Dengan apa? Dengan ajarannya sendiri yaitu Islam.

Jurus yang terakhir adalah jurus  pamungkas. Jurus yang menjadi andalan utama menyelesaikan sesuatu. Selain itu tak ada harapan lagi. Umat Islam adalah umat pamungkas. Umat yang lahir bukan dari nasab atau keturunan tertentu. Umat yang lahir bukan dari daerah tertentu. Umat yang lahir bukan karena kepentingan dan ambisi  tertentu. Tetapi umat yang lahir karena ikatan dan konsistensinya terhadap Islam.

Hanya kembali kepada pangkuan Islam. Kembali konsisten pada Islam dalam berfikir, berperasaan, berilmu, dan beramal. Itulah bekal umat Rasulullah saw menyelesaikan persoalan peradaban dunia. Itulah solusi untuk menuntaskan carut marutnya peradaban dunia. Tak ada jalan selain Islam.

Mari membaca perjalanan umat dunia dari era Nabi Adam hingga hari kiamat. Bagaimana pamungkasnya sejarah dunia? Kemenangan dan kebahagiaan itu berada dalam genggaman mereka yang kembali dan konsisten dengan Islam. Dan semua tanggungjawab peran dunia hanya bisa diselesaikan oleh umat Rasulullah saw.

Prilaku Pemimpin Hebat Di Malam Hari Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Kaisar Romawi Timur, Heraklius, ...

Prilaku Pemimpin Hebat Di Malam Hari

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Kaisar Romawi Timur, Heraklius, meninggalkan Syam dengan wajah murung penuh kegundahan. Pasalnya, kaum muslimin berhasil mengalahkannya dalam setiap pertempuran. Apa yang dimiliki kaum muslimin? Banyaknya prajurit, kecanggihan peralatan militer, kesiapan perbekalan, kehebatan pengalaman bertempur? Semua dimiliki Romawi dan tak dimiliki oleh namun muslimin. Jadi apa rahasianya? Sang kaisar terus mencari informasi selama perjalanan dari Syam menuju Konstantinopel. Lalu, didapatkan seorang prajurit Romawi yang dibebaskan sebagai tawanan oleh kaum muslimin. Sang Kaisar bertanya, "Apa kehebatan mereka?"

Setelah mendengarkan penjelasannya, sang Kaisar berkata, "Kelak mereka akan berhasil merebut kekuasaan ini." Maksudnya bisa merebut hingga ke Konstantinopel. Apa rahasia kaum muslimin yang diceritakan kepada Heraklius? Yang diprediksi dapat mengalahkan Romawi Timur sang adi daya dunia saat itu. Rahasia ini harus digelorakan. Rahasia harus terus dijaga oleh mukminin untuk menjadi guru peradaban dunia. Rahasia ini harus dipacu menjadi karakter dan budaya setiap muslimin.

Apa rahasia kaum muslimin yang diceritakan sang prajurit pada Kaisar? Sang prajurit berkata, "Pasukan muslim menang karena mereka selalu mengerjakan shalat malam dan berpuasa pada siang hari. Mereka pejuang hebat di siang hari, tetapi pelaku ibadah di malam hari. Mereka tidak akan makan, kecuali dengan membayar. Mereka tidak masuk ke suatu negri kecuali dengan membawa kedamaian. Mereka akan diam dalam menghadapi kaum yang mereka perangi sampai mereka benar-bener mendatanginya."

Berabad-abad kemudian, tentara salib menghadapi hal yang sama. Seluruh pasukannya terusir dari Yerusalem. Padahal seluruh negara Eropa telah mengerahkan dan memobilisasi seluruh kekuatan dari kaisar hingga rakyat jelata. Apa penyebab mereka terusir kembali? Rahasia ini tidak lagi sebuah rahasia karena para prajurit salib hampir mengetahui semuanya. Ini tentang rahasia gurunya Shalahuddin Al Ayubi yaitu Nuruddin Zanky. Para prajurit mengetahui rahasianya, Sebuah rahasia Nuruddin Zanky terhadap Allah. Apa itu? "Dia justru berhasil memenangi peperangan dengan doa dan shalat malam. Allah pun mengabulkan segala doa dan pengharapannya."

Ketika sang guru telah wafat. Shalahuddin Al Ayubi diserbu oleh tentara salib dengan kekuatan luar biasa. Dia pun merancang strategi hingga mendekati seperti malam. Lalu mengerjakan shalat malam dan berdoa, " Ya Allah, sungguh aku sudah tak memiliki lagi harta apa pun untuk membela agama-Mu. Tak ada yang tersisa dariku kecuali mengharap kepada-Mu, berpegang kepada tali agama-Mu, dan bersandar pada keutamaan-Mu. Cukup bagiku Engkau sebaik-baik Pelindung." Air mata nya terus menetes hingga membasahi kumis dan jenggotnya. Itulah malam-malam para pemimpin hebat. Itulah malam-malam para ksatria hebat.

Kepada siapa mereka belajar? Ali tak bisa tidur pada malam perang Badar. Saat semua pasukan sedang tidur, ada sosok yang tidak tidur. Sosok yang sedang shalat sambil menangis hingga waktu subuh di bawah sebuah pohon. Sosok yang bila sujud membaca, "Wahai Yang Mahahidup dan Maha Berdiri sendiri." Sosok yang tak pernah lelah berdoa, "Ya Allah, jangan Engkau meninggalkanku. Ya Allah, jangan Engkau mengacuhkanku. Ya Allah, jangan Engkau menghinakanku. Ya Allah, sungguh kami mengharapkan pertolongan-Mu yang telah Engkau janjikan."

Rasulullah saw tak pernah meninggalkan syarat kemenangan ini. Para pemimpin dan kesatria hebat terus mengikuti jejak-jejaknya. Sesungguhnya jihad tidak akan pernah berhasil kecuali dengan cucuran air mata para pelaku shalat malam di kegelapan malam. Jihad tidak akan pernah berbunga dan berbuah, kecuali dengan ruku dan sujud yang dilakukan oleh manusia yang bertaubat . Dan pejuang pada siang hari takkan bisa mengalahkan musuh mereka selama mereka belum menjadi pelaku ibadah di malam hari. Itulah rahasia abadi sebuah kemenangan hingga akhir zaman.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (199) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (50) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (220) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (216) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (166) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (428) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (194) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (90) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)