basmalah Pictures, Images and Photos
10/04/21 - Our Islamic Story

Choose your Language

Mendayagunakan Peradaban Asing Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Saat perang Khandaq, Rasulullah saw me...

Mendayagunakan Peradaban Asing

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Saat perang Khandaq, Rasulullah saw menggunakan strategi perang kotanya Persia untuk menangkal pengepungan 10.000 pasukan Kafir Quraisy, berbagai kabilah Arab, Munafikin dan Yahudi. Ini taktik yang sangat efisien. Hanya dengan parit, mampu bertahan dengan sedikit pasukan. Pembuatan parit lebih cepat daripada membangun benteng bukan? Memanfaatkan hasil peradaban lain, mengapa tidak?

Muhammad Al-Fatih membangun teknologi militernya untuk menghadapi Binzatium dengan mendapatkan sokongan dari orang kafir. Teknologi tersebut dikembangkan hingga menjadi puncak tertinggi teknologi persenjataan saat itu. Menanfaat berbagai teknologi bukanlah yang terlarang walaupun datangnya dari berbagai peradaban.

Para Sahabat berhijrah ke Habasyah. Negri yang cukup jauh yang berbeda keyakinannya. Mendapatkan perlindungan dari negri yang berbeda keyakinan. Dalam berbagai kesempatan, Rasulullah saw dan para Sahabat mendapatkan perlindungan dari sejumlah tokoh Kafir Quraisy agar tidak digangu oleh tokoh Kafir Quraisy lainnya.

Ibnu Qayyim dalam kitabnya Zadul Maad secara detail menjelaskan berbagai sikap umat Islam dalam berinteraksi dengan kaum kafirin. Berperang, bekerjasama dan saling menopang. Beragam interaksi ini disesuaikan dengan kondisinya. Seperti sikap Rasulullah saw terhadap orang Yahudi di Madinah. Seperti saling melindungi dan berinteraksi. Namun bila sudah membokong dari belakang, bekerjasama dengan musuh dan menyerang maka Rasulullah saw pun mengambil tindakan yang tegas.

Butuh kerendahan hati untuk belajar peradaban dari bangsa lain. Seperti sabda Rasulullah saw untuk belajar hingga ke negri Cina. Rasulullah pun memerintahkan sejumlah sahabat untuk membelajari sejumlah bahasa berbagai negri. Namun butuh keteguhan benteng keimanan juga dalam berinteraksi dengan peradaban lain. Seperti, Rasulullah saw melarang Umar bin Khatab untuk mempelajari kitab-kitab umat sebelumnya.

Butuh penetrasi peradaban terhadap peradaban lain seperti yang dilakukan Rasulullah saw dengan mengirimkan berbagai utusan dan delegasi dakwah. Seperti Rasulullah saw yang memberikan pilihan menjadi muslim dan membayar sejumlah jizyah sebagai bentuk perlindungan terhadap peradaban lain.

Beragam kaidah pergaulan peradaban ini, kaum muslimin dari zaman ke zaman bisa berinteraksi dengan berbagai peradaban. Belajar dan memanfaatkan buah peradaban lain. Kokoh dari intervensi peradaban lain yang merusaknya. Juga, melakukan suntikan pencerahan baru bagi peradaban yang ada. Bukan inferior complex syndrome dihadapan peradaban lain.

Mengambil Kejernihan Peradaban Lain Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Bagaimana cara kaum Musyrikin ber...

Mengambil Kejernihan Peradaban Lain

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Bagaimana cara kaum Musyrikin bertawaf? Salah satunya dengan bertelanjang. Apakah asalnya seperti itu? Tidak. Lihatlah barisan patung-patung yang disembah oleh kafir Quraisy, apakah sebelumnya ada? Sebelumnya bertauhid. Kisah-kisahlah yang menceritakan bagaimana terjadi semua itu.

Dalam keburukan orang kafir Quraisy, apakah tidak ada kebaikannya? Ternyata ada juga adab-adab yang diwariskan oleh Nabi Ibrahim dan Ismail yang tetap dijaga. Adab-adab ini justru dibakukan sebagai bagian sunnah Rasulullah saw dan berpahala yang besar pula. Jadi bagaimana memandang peradaban saat ini?

Seluruh peradaban asalnya Islam, kemudian berpecah-pecah. Seluruh peradaban awalnya hanif (lurus) sesuai fitrah manusia, kemudian menyimpang. Ingat kisah penyimpangan kaum Nabi Nuh? Yang awalnya bertauhid. Lalu mencintai dan menghormati orang sholeh. Terakhir, disimpangkan oleh  syetan dan hawa nafsu. Begitulah siklus peradaban.

Bagaimana cara pandang terhadap berbagai peradaban kafir yang saat ini sedang menggenggam dunia? Asal peradaban mereka adalah Islam dan sesuai fitrah. Berbagai pengalaman yang menempanya membuat berbagai penyimpangan. Namun dalam peradaban mereka ada juga sisa-sisa kebaikannya. Jadi, berinteraksilah dengan sisa-sisa kebaikannya.

Pengambilan budaya yang baik dari   Kafir Quraisy ke dalam sunnah Rasulullah saw mencerminkan bahwa interaksi peradaban bukan saja "mengikis" yang tidak sejalan dengan prinsip yang substansial semata. Mengganti peradaban yang merusak tetapi juga melanjutkan kebaikan dari peradaban yang sudah ada.

Yang bermanfaat tetap terjaga. Yang buih hilang terhempas. Dalam setiap peradaban ada fitrah Insaniah dan kebaikan universal yang terus terjaga, ini menjadi wahana berkomunikasi, penyatuan hati dan kesatuan langkah semua peradaban.

Di era Khalifah Al Makmun dinasti Abbasiyah, kaum muslimin menghimpun buku-buku yang tercecer dan terbuang dari peradaban Yunani, Romawi, Persia dan India. Lalu, diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Ini artinya kaum muslimin sejak lama menjaga dan melanjutkan kemanfaatan yang ada di setiap  peradaban yang pernah ada di jagat raya.

Baitul Hikmah, Mercusuar Interaksi Keterbukaan Peradaban Islam Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Baitul...

Baitul Hikmah, Mercusuar Interaksi Keterbukaan Peradaban Islam

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Baitul Hikmah, itulah perpustakaan terlengkap dan termegah pertama di dunia. Dibangun sejak era Harun Al Rasyid khalifah Bani Abbasiyah.

Baitul Hikmah mencapai puncak keemasan di era Khalifah Al-Makmun yang berbeda pendapat dengan Imam Ahmad bin Hambal tentang Al-Qur'an kalamullah.

Banyak yang membela imam Ahmad bin Hambal, tetapi jangan melupakan peran khalifah al-Makmun dalam membangun ilmu humaniora dan jihadnya.

Al-Makmun mengembangkan ilmu dan teknologinya, Imam Ahmad menjaga keorisinalitasannya agar tidak menyimpang. Inilah syarat peradaban kokoh.

Observatorium didirikan, Baitul Hikmah jadi pusat ilmu matematika, astronomi, kedokteran, alkimia dan kimia, zoologi, geografi dan kartografi.

Literatur India, Yunani, Persia dan peradaban dunia lainya dikumpulkan secara masif, dan berdasarkan itu semua mereka membuat penemuan-penemuan mereka sendiri

Pada pertengahan abad ke-9 M, Baitul Hikmah  telah menjadi repositori terbesar dari buku-buku dunia

Dalam Al-Qur'an, Umat Islam adalah saksi bagi umat-umat lain di dunia. Baitul Hikmah telah mengemban amanah ini. Berhak mendapatkan hikmah dari peradaban apapun

Berinteraksi dengan berbagai peradaban dunia yang ekstrim sekalipun  dengan saringan Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw. Inilah prinsip berinteraksi antar peradaban.

Umat Islam adalah saksi peradaban dunia, yang tahu kejernihan dan kekeruhan setiap peradaban karena menggengam hakim kebenaran

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (185) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (48) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (219) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (198) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (209) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (137) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (406) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (190) Sirah Sahabat (113) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (89) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)