basmalah Pictures, Images and Photos
07/02/26 - Our Islamic Story

Choose your Language

Tasya'um (Pesimis) Tasya'um muncul karena memandang bahwa di dalamnya tidak membawa keuntungan dan kebaikan, menduga aka...

Tasya'um (Pesimis)


Tasya'um muncul karena memandang bahwa di dalamnya tidak membawa keuntungan dan kebaikan, menduga akan terjadi keburukan, kesialan dan yang tidak disukai. Bagaimana cara melawan sifat ini?

Rasulullah saw bersabda,

"Ada tiga perkara yang tidak dapat dielakan oleh seorang pun yaitu tanda kesialan, dugaan dan hasut. Jika kamu melihat tanda kesialan, janganlah kamu mengurungkan niat. Jika kamu hasut, jangan melampaui batas. Jika kamu menduga-duga orang, jangan meyakininya. ( HR. Abdurrazak)

Dalam sabdanya yang lain,

"Jika kamu melihat tanda kesialan, lanjutkan niatmu, dan hanya kepada Allah-lah kamu harus bertawakal." (HrlR. Ibnu Hajar)

Sumber:
Sayyid M. Nuh, Penyebab Gagalnya Dakwah, GIP, 1998

Tugas Kekhalifahan, Apakah Maknanya? Manusia seringkali tidak paham makna alasan manusia diberi tugas kekhalifahan. Padahal ini ...

Tugas Kekhalifahan, Apakah Maknanya?

Manusia seringkali tidak paham makna alasan manusia diberi tugas kekhalifahan. Padahal ini bertanda bahwa manusia memiliki potensi yang luar biasa.

Rasulullah saw pernah berkisah saat awal penciptaan bumi. Dimana setelah bumi diciptakan, bumi pun berguncang seperti ombak. Kemudian Allah menciptakan gunung yang ditempatkan di bumi. Maka bumi pun diam. Malaikat sangat takjub terhadap penciptaan gunung.

Lalu Malaikat bertanya, "Ya Allah, apakah ada yang lebih hebat dari gunung?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu besi."

Lalu Malaikat bertanya, "Ya Allah, apakah ada yang lebih hebat dari besi?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu api."

Lalu Malaikat bertanya, "Ya Allah, apakah ada yang lebih hebat dari api?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu air."

Lalu Malaikat bertanya, "Ya Allah, apakah ada yang lebih hebat dari air?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu angin."

Lalu Malaikat bertanya, "Ya Allah, apakah ada yang lebih hebat dari angin?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu angin."

Lalu Malaikat bertanya, "Ya Allah, apakah ada yang lebih hebat dari angin?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu manusia."

Lalu Malaikat bertanya, "Ya Allah, apakah ada yang lebih hebat dari manusia?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu manusia yang bersedekah dengan tangan kanannya dengan Menyembunyikan dari tangan kirinya." (HR Ahmad)


Sumber:
Sayyid M. Nuh, Penyebab Gagalnya Dakwah, GIP, 1998

Memikirkan yang Tidak Ada Acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga lupa dan tidak tahu apa yang sudah ada. Jiwa muda...

Memikirkan yang Tidak Ada

Acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga lupa dan tidak tahu apa yang sudah ada.

Jiwa mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera, padahal kita masih mengenggam kunci kebahagiaan, karunia, kesehatan, dan kenikmatan lainnya. Maka, pikirkan semua itu, dan syukurilah.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 
وَفِيْٓ اَنْفُسِكُمْ ۗ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ

(Begitu juga ada tanda-tanda kebesaran-Nya) pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan?
(Aż-Żāriyāt [51]:21)

Pikirkan dan renungkanlah apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, pekerjaan, kesehatan dan apa yang tersedia di sekeliling kita. Dan janganlah termasuk golongan,

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 

يَعْرِفُوْنَ نِعْمَتَ اللّٰهِ ثُمَّ يُنْكِرُوْنَهَا وَاَكْثَرُهُمُ الْكٰفِرُوْنَ

Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir.
(An-Naḥl [16]:83)


Sumber: 
Aidh Al-Qarni, La Tahzan, Qisthi Press, 2005

Surat Umar Saat Abu Ubaidah Dikepung Musuh Suatu ketika Abu Ubaidah dan tentara terkepung oleh tentara musu. Maka Umar bin Khatt...

Surat Umar Saat Abu Ubaidah Dikepung Musuh


Suatu ketika Abu Ubaidah dan tentara terkepung oleh tentara musu. Maka Umar bin Khattab pun menulis surat kepada Abu Ubaidah yang isinya,

"Kapanpun kesulitan itu menimpa seseorang, Allah senantiasa memberinya jalan keluar. Dan satu kesulitan tidak akan mengalahkan dua kemudahan."

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: 


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اصْبِرُوْا وَصَابِرُوْا وَرَابِطُوْاۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ࣖ

Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu, kuatkanlah kesabaranmu, tetaplah bersiap siaga di perbatasan (negerimu), dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.
(Āli ‘Imrān [3]:200)


Sumber;
At-Tanukhi, Setelah Kesulitan ada kemudahan, Pustaka Al-Kautsar, 2013

Apa Kesibukan Allah? Pada suatu hari Rasulullah saw ditanya tentang makna ayat ini, يَسْـَٔلُهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ...

Apa Kesibukan Allah?


Pada suatu hari Rasulullah saw ditanya tentang makna ayat ini,

يَسْـَٔلُهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ  كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِيْ شَأْنٍۚ

Siapa yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap hari Dia menangani urusan.
(Ar-Raḥmān [55]:29)

Rasulullah saw menjawab,

"Sesungguhnya di antara kesibukan Allah adalah mengampuni para hamba-Nya, menghilangkan kesulitan, meninggikan kaum dan merendahkan kaum yang lain." 
(HR Ibnu Majah)


Sumber:
At-Tanukhi, Setelah Kesulitan ada kemudahan, Pustaka Al-Kautsar, 2013

Akibat Berbangga dengan Dosa Merasa bangga dengan dosa, padahal tahu itu dosa, maka ketaatannya tidak akan menyelamatkannya. Mer...

Akibat Berbangga dengan Dosa

Merasa bangga dengan dosa, padahal tahu itu dosa, maka ketaatannya tidak akan menyelamatkannya. Mereka juga tak merasa bahwa dirinya sedang mendapat cobaan.

Mereka marah bila dinasihati, ditegur dan diperbaiki.  Akhirnya hanyut dalam kelalaian hingga menikmati perbuatan riya.

Akibat yang paling ringan bagi mereka adalah berpalingnya dari kebenaran karena sibuk dengan makhluk. Hilangnya kenikmatan dalam bermunajat dan kelezatan beribadah.

Sumber:
Ibnu Jauzy, Shaidul Khathir, Maghfirah Pustaka, 2007

Jenis Hukuman atas Dosa Hukuman atas dosa adalah dua macam, yaitu Syar'iyyah dan Qadariyyah. Jika hukuman syar'iyyah tel...

Jenis Hukuman atas Dosa

Hukuman atas dosa adalah dua macam, yaitu Syar'iyyah dan Qadariyyah. Jika hukuman syar'iyyah telah dilaksanakan, maka hukuman qadariyah dihapus atau diringankan. 

Allah hampir-hampir tidak pernah menggabungkan dua hukuman ini atas diri hamba, melainkan jika salah satunya belum menghapuskan dosa, serta belum cukup untuk menghilangkan kerusakan yang ditimbulkan.

Apabila hukuman syar'iyyah ditadakan, posisinya digantikan dengan hukuman qadariyyah, yang bisa lebih berat daripada hukuman syar'iyyah, atau bisa lebih ringan, tetapi sifatnya merata.

Berbeda dengan hukuman syar'iyyah yang bersifat khusus, Allah tidaklah menghukum secara syar'iyyah, melainkan kepada atas orang yang secara langsung melakukan tindak kejahatan atau penyebabnya.

Adapun hukuman qadariyyah diperuntukkan bagi umum dan khusus. Jika maksiat dilakukan secara sembunyi, maka maksiat tersebut hanya membahayakan bagi pelakunya. Namun, bila dilakukan secara terang-terangan, berarti membahayakan secara umum dan khusus 

Jika manusia melihat kemungkaran dan mereka bersatu untuk tidak mengingkarinya, maka dikhawatirkan Allah segera meratakan azab-Nya kepada mereka.

Sumber:
Ibnu Qayyim, Ad-Daa' Wa Ad-Dawaa', Pustaka Imam Syafii , 2026

Malu Kepada Allah  Junaid Al-Baghdadi berkata bahwa malu kepada Allah itu muncul karena merasakan kenikmatan yang diberikan Alla...


Malu Kepada Allah 

Junaid Al-Baghdadi berkata bahwa malu kepada Allah itu muncul karena merasakan kenikmatan yang diberikan Allah, namun pada sisi lain, menyadari kelalaian dirinya kepada Allah.

Menurut Ibnu Qayyim kata al-Haya'u bermakna malu berasal dari kata al-Hayah yang berarti kehidupan. Artinya, sejauh mana hati itu hidup, sejauh itu pula malu kepada Allah itu hidup. 

Efek dari malu kepada Allah, menurut Ibnu Allan adalah mendorong seseorang untuk meninggalkan segala keburukan, baik perkataan maupun perbuatan, serta sikap yang dapat mencegah dirinya dari kelalaian dalam melaksanakan hak orang lain.

Sumber:
Mahmud Misri, Ensiklopedi Akhlak Rasulullah, Pustaka Al-Kautsar, 2019l

Balasan Ujub dalam Beribadah  Dikisahkan, dahulu kala ada orang dari Bani Israil yang menyembah Allah pada suatu malam. Saat pag...

Balasan Ujub dalam Beribadah 

Dikisahkan, dahulu kala ada orang dari Bani Israil yang menyembah Allah pada suatu malam.

Saat pagi hari, ia melihat banyak orang yang lalai, maka muncullah rasa ujub pada dirinya  dengan berkata,

"Sebaik-baiknya Tuhan adalah Engkau dan sebaik-baiknya hamba adalah saya."

Pada malam ke dua, saat akan beribadah, tiba-tiba tangannya terpukul akar kayu, ia tidak bisa menahan rasa sakitnya. Semalam suntuk ia mengeluh kesakitan.

Esok paginya, ia tersadar dan menyesal lalu berkata,

"Ya Allah, aku bertaubat kepada-Mu, aku bisa beribadah tidak lain karena nikmat-Mu. Seandainya bukan karena taufik-Mu, tentu aku termasuk golongan yang lalai."

Sumber:
Mahmud Al-Mishri, Ensiklopedi Akhlak Rasulullah, Pustaka Al-Kautsar, 2019

Kentut Abdullah bin Zam'ah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda saat berkhutbah: "Mengapa salah seorang di a...

Kentut

Abdullah bin Zam'ah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda saat berkhutbah:

"Mengapa salah seorang di antara kalian menertawakan kentut yang juga biasa kalian lakukan?"»

Manusia tidak layak merendahkan orang lain karena sesuatu yang merupakan bagian dari tabiat dan kelemahan manusia. 

Dikisahkan, seorang wanita datang kepada ulama besar untuk menanyakan persoalan agama yang penting. Ketika sedang duduk di hadapannya, tanpa sengaja ia mengeluarkan suara kentut. Seketika wajahnya memerah karena malu.

Sang ulama segera memahami apa yang terjadi. Namun, ia berpura-pura tidak mendengarnya. Dengan tenang ia berkata, "Wahai Ibu, tolong ulangi pertanyaanmu. Suaramu tadi kurang terdengar jelas, bicaralah sedikit lebih keras."

Mendengar itu, wanita tersebut merasa lega. Ia menyangka sang ulama benar-benar tidak mendengar suara tadi. Rasa malunya pun hilang dan ia dapat menyampaikan pertanyaannya dengan tenang.

Sumber:
Mahmud Al-Mishri, Ensiklopedi Akhlak Rasulullah, Pustaka Al-Kautsar, 2019

Agar Berdosa itu Menjadi Takdir Baik Suatu hari Ibnu Qayyim bertanya kepadagurunya, Ibnu Taimiyah, "Apakah berdosa termasuk...

Agar Berdosa itu Menjadi Takdir Baik

Suatu hari Ibnu Qayyim bertanya kepadagurunya, Ibnu Taimiyah, "Apakah berdosa termasuk takdir terbaik bagi seorang hamba?"

Ibnu Taimiyah menjawab, "Ya, apabila syaratnya terpenuhi."

Ibnu Qayyim menjelaskan yang dimaksud dengan "apabila syaratnya terpenuhi" yaitu seperti taubat, menyesal, tunduk, merasa hina dan menangis."

Sumber:
Ibnu Qayyim, Fawaidul Fawaid, Pustaka Imam Syafii, 202

Bila Menyerahkan Urusan pada Allah  Bila berharap kesudahan yang baik dalam segala urusan, maka serahkan urusan pada Allah. Maka...

Bila Menyerahkan Urusan pada Allah 


Bila berharap kesudahan yang baik dalam segala urusan, maka serahkan urusan pada Allah.

Maka, Allah akan membantunya menerima pilihan itu dengan menganugerahkan ketegaran, kebulatan tekad, dan kesabaran hati.

Allah menghindarkannya dari segala bencana yang mungkin terjadi.

Allah memperlihatkan dampak positifnya

Sumber:
Ibnu Qayyim, Fawaidul Fawaid, Pustaka Imam Syafii, 2026

Perintah dan Larangan Allah  Melaksanakan Perintah Allah: Terasa berat, tapi lebih bermanfaat bagi hamba Tidak suka, tapi mendap...

Perintah dan Larangan Allah 

Melaksanakan Perintah Allah:
Terasa berat, tapi lebih bermanfaat bagi hamba
Tidak suka, tapi mendapatkan kebaikan,  kebahagiaan, kenikmatan dan kegembiraan 

Melanggar larangan:
Disukai dan disenangi hawa nafsu, akibatnya kesedihan, kepedihan, keburukan dan musibah 

Akal sehat mengajarkan:
Sabar menghadapi sedikit penderitaaan demi kenikmatan dan kebaikan yang lebih besar.
Menjauhi sedikit kenikmatan demi menghindari penderitaaan yang besar dan keburukan yang berkepanjangan.

Orang yang memiliki hikmah:
Larangan Allah seperti makanan lezat, namun penuh racun
Perintah Allah seperti obat yang pahit tapi menyehatkan 


Sumber:
Ibnu Qayyim, Fawaidul Fawaid, Pustaka Imam Syafii, 2026

Pasrah kepada Allah Sikap pasrah kepada Allah akan membuahkan: Menenangkan keletihan pikiran ketika dihadapkan pada beberapa pil...

Pasrah kepada Allah

Sikap pasrah kepada Allah akan membuahkan:

Menenangkan keletihan pikiran ketika dihadapkan pada beberapa pilihan

Menjauhkan hati dari spekulasi beragam resiko yang diterimanya yang membuat psikologis naik turun padahal tetap tidak bisa keluar dari takdir

Yang menimpanya mengarahkan pada keadaan yang terpuji

Kasih sayang dan kelembutan Allah akan membantu dan meringankan dalam menjalaninya

Allah akan melindunginya dari segala hal yang ditakutkan dan dikhawatirkan

Ingatlah, keburukan yang menimpa seorang hamba karena salah satu penyebabnya karena tidak menerima takdir tersebut.

Sumber:
Ibnu Qayyim, Fawaidul Fawaid, Pustaka Imam Syafii, 2026

Paling Banyak Dibaca

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (19) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (9) Kecerdasan (286) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (40) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (50) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (4) Nusantara (252) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (650) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (272) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (10) Sirah Penguasa (243) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (160) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (23) Sirah Ulama (157) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)