basmalah Pictures, Images and Photos
01/14/22 - Our Islamic Story

Choose your Language

Rasa Tanggungjawab Ciptakan Kecerdasan dan Ilmu Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Amal seorang mukmin m...

Rasa Tanggungjawab Ciptakan Kecerdasan dan Ilmu

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Amal seorang mukmin mungkin lemah, kurang ilmu dan teknologi, namun tetap akan menghancurkan kezaliman dan kekafiran yang memiliki mercusuar kekuatan yang paling kuat.   Sebab, Allah yang akan menghapus kesalahan dan memperbaiki amalnya. Jadi fokus mukmin dalam setiap amal hanya kepada Allah.

Fokus ke akhirat akan membangun dan memakmurkan dunianya. Fokus akhirat, Allah akan memperbaiki dan menyempurnakannya karya-karya dunia. Fokus pada akhirat mendorong terciptanya amalan terbaik sebagai tanggungjawab terhadap kehidupan bukan mengejar kekayaan, kekuasaan dan kharisma.

Kecerdasan dan kebrilianan mukmin tidak lahir dari ambisi dan cita-cita dunia, namun lahir dari tanggungjawab atas kehidupan dan tanggungjawab dihadapan Allah. Apa jawaban yang harus dilontarkan bila Allah menanyakan amanah kehidupan?

Ilmu, manajemen dan kepemimpinannya lahir dari bagaimana bila Allah meminta pertanggungjawaban atas kehidupan ini? Penghisaban di akhirat memunculkan energi besar untuk mengelola diri dan kehidupan secara benar. Tanggungjawab terhadap kehidupan, memunculkan ilmu, kapabelitas dan kompetensi tanpa perlu proses belajar yang panjang dan rumit karena sudah menjadi kebutuhan untuk menjawab pertanggungjawaban di hadapan Allah.

Pertanggungjawaban di hadapan Allah. Menjawab pertanyaan di pengadilan Allah, akan memunculkan semua kebaikan dan kekuatan positif yang dibutuhkan untuk mengelola kehidupan. Tak perlu gerakan penyadaran dan revolusi yang gegap gempita dan publikasi yang membahana, tetapi dia muncul dari hati dan jiwa yang rindu terhadap akhirat.

Orang besar di dunia terlahir karena merasakan adanya tanggungjawab tertentu terhadap kehidupan ini. Orang hebat tercipta karena panggilan tanggungjawab terhadap kehidupan. Persoalan manusia tuntas bila manusia terpanggil untuk menyelesaikannya.

Panggilan jiwa tercipta karena adanya rasa tanggungjawab. Pahlawan bermunculan karena rasa tanggungjawab. Para sukarelawan terjun karena panggilan tanggungjawab. Rasa tanggungjawab yang membuat setiap orang bahu membahu dan bersatu menuntaskan persoalan dunia. Rasa tanggungjawab yang murni dan tulus lahir dari malu dihadapan Allah saat tidak bisa menjawab atas perannya di kehidupan ini.

Kezaliman Hancur Sendiri Oleh: Nasruloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Mengapa Nabi Yusuf as akhirnya diangkat sebag...

Kezaliman Hancur Sendiri

Oleh: Nasruloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Mengapa Nabi Yusuf as akhirnya diangkat sebagai Kepala Perbendaharaan Kerajaan? Mengapa Nabi Yusuf as akhirnya dipertemukan kembali oleh bapak dan saudaranya? Mengapa Nabi Yusuf dari lubang sumur menjadi penghuni istana? Mengapa yang berniat jahat datang menghadap dengan kehinaan? Sebuah happy ending yang luar biasa. Seperti itukah akhir ideal sebuah perjalanan hidup?

Semua strategi keburukan pada dasarnya menggali kuburan keburukan itu sendiri. Strategi penghancuran kebaikan, pada dasarnya penghancuran pihak-pihak penopang keburukan itu sendiri. Langkah maju menghancurkan kebaikan pada dasarnya langkah jurang para pelaku keburukan itu sendiri. Inilah hukum yang tertera di Al Qur'an. 

Nabi Musa as penuh dengan pergolakan hidup yang luar biasa. Diawali dengan kisah perburuan terhadap bayi laki-laki. Kisah penyelamatan seorang ibu terhadap bayi Musa dengan membuangnya ke sungai Nil. Sebuah kisah yang penuh kekejaman namun dijawab dengan aksi penyelamatan yang brilian. Setelah itu bayi yang diburu justru berada dipangkuan sang pemburu. Bagaimana bisa terjadi? Begitulah cara Allah menunjukkan kelemahan manusia yang Zalim.

Kehancuran tidak datang dari luar, tetapi dari istananya sendiri. Dari pihak yang ingin dibunuhnya sendiri. Kehancuran diawali dari strategi penghancuran terhadap yang ditakuti. Seperti Kemal Attartuk Turki, ingin menghancurkan sendi ajaran Islam, yang hadir justru kebangkitan Islam di Turki.

Kezaliman yang kejam justru melahirkan para pembela kebenaran. Andai tidak ada Firaun, mungkin tidak akan muncul Musa. Andai tidak ada Jalut, mungkin tidak ada Thalut dan Dawud. Itulah cara Allah memelihara alam semesta. Menghancurkan kezaliman lebih mudah dan sangat mudah, tak perlu kekuatan superpower, tak perlu kekuatan adi daya, cukup menghadirkan dan menyalahkan kembali nurani manusia. Karena yang menghancurkan kezaliman adalah kezaliman itu sendiri.

Kekuatan penghancur kezaliman seiring dengan pertumbuhan kekuatan kezaliman. Semakin sewenang-wenang, semakin pongah, semakin angkuh maka semakin dekat dan mudah menghancurkan kezaliman. Semakin pekatnya malam, semakin dekat datangnya matahari terbit. Begitulah hukum alamsemesta. Kesabaran berjuang dalam menanti terbitnya matahari.

 

Menonton Dagelan Hidup Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Lihatlah di rumah, semua orang sama saja. Memi...

Menonton Dagelan Hidup

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Lihatlah di rumah, semua orang sama saja. Memiliki peran yang sama. Memiliki dasar kehidupan yang sama. Memiliki kebutuhan dasar yang sama. Tapi lihatlah di luar rumah, semua orang sangat beragam dengan sematan dan polesan hidup yang berbeda-beda. Semua berubah menjadi panggung kehidupan dengan lakon peran yang beraneka warna.

Siapkan yang terbaik saat lakon sandiwara dipertunjukkan? Yang berperan sebagai raja, ratu, bangsawan, pejabat dan pengusaha? Hinakah yang berperan sebagai pembantu dan pemulung sampah?  Perhatikan dalam tropi penghargaan perfileman, yang dihargai hanya mereka yang terbaik dalam menjalankan lakon kehidupan.

Siapakah yang terbaik versi Sutradara? Siapakah yang terbaik versi penonton? Siapakah yang terbaik versi dewan juri? Yang terbaik hanya yang menjalankan peran kehidupannya. Peran apa yang diarahkan Allah dalam kehidupan ini?

Tampilan di luar rumah, hanyalah dagelan hidup. Yang sesungguhnya hanya ada di rumah. Yang mulia hanya yang bertakwa. Takwa yang harus mengisi ruang dagelan lakon hidup. Ragam dagelan hidup hanya ujian, terpesona dengan dagelan lakon? Apakah terfokus mengisi dagelan lakon dengan takwa?

Bani Israel terpesona dengan dagelan lakon Fir'aun, Qarun dan Haman. Padahal amat lemah saat bumi dan lautan menenggelamkannya. Semua kaum yang terkuat dan terkaya, sangat mudah dihancurkan. Namun jalan hidup yang dipilih justru menapaki apa yang telah mereka jalani.

Semua dagelan lakon hanya untuk saling mengisi agar kehidupan menjadi mudah dan terkoneksi. Namun mengapa justru menjadi barometer mulia dan hina? Semua dagelan lakon hidup merupakan peran yang terbaik bila ada takwa di dalamnya.

Keluarlah dari rumah, perhatikan semua yang berlalu lalang dan ditemui. Bacalah berita dan struktur organisasi, itulah lakon yang diamanatkan oleh Sang Sutradara. Namun semuanya bukan tanda siapakah yang dimuliakan dan dihinakan. Namun persepsi manusia terjebak dalam kukungan ini.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (199) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (50) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (220) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (216) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (166) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (428) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (194) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (90) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)