basmalah Pictures, Images and Photos
2024 - Our Islamic Story

Choose your Language

Dimana Muslimin? Oleh: Nasrulloh Baksolahar Kekalahan penjajah Israel hanya menunggu keteguhan Muslimin terhadap Islam. Kejayaan...

Dimana Muslimin?

Oleh: Nasrulloh Baksolahar

Kekalahan penjajah Israel hanya menunggu keteguhan Muslimin terhadap Islam. Kejayaan umat Islam hanya menunggu sikapnya membuang semua tuhan selain Allah. Saat Muslimin berpaling dari agamanya, yang ada hanya kehinaan.

Muslimin telah kehilangan jati diri dan karakternya yang seharusnya diambil dari Rukun Iman. Muslimin kehilangan strategi operasionalnya yang seharusnya diambil dari Rukun Islam. Muslimin kehilangan kesuciannya yang seharusnya diambil dari Rukun Ihsan. Semuanya telah ditanggalkan.

Yang berilmu saling berdebat. Berebut siapa yang dalilnya paling kuat. Yang berthariqat merasa dirinya suci dan mulia. Yang awam tak peduli dengan keislamannya.

Penguasanya, hanya berebut kekuasaan dan popularitas. Juga, mempertahankan untuk keturunannya. Ulamanya, hanya untuk membenarkan keinginan penguasa dan berebut manisnya gula kekuasaan.

Berkuasa hanya untuk kekayaan. Beribadah hanya untuk kekayaan. Beramal shaleh hanya untuk kekayaan. Berdoa hanya untuk kekayaan. Berjamaah pun hanya untuk kekayaan. Shaleh di luar, namun hatinya tetap sama dengan para pemburu dunia.

Berebut dan tamak. Iri dan dengki sesama muslimin. Itulah yang terjadi. Kemana prinsip satu tubuhnya?

Saat Muslimin menanggalkan agamanya, dunia dan kehidupan ini akan hancur. Sayang, Muslimin tak merasa memiliki tanggung jawab ini. Kehancuran alam semesta menjadi tanggung jawab muslimin. Tapi, dimana muslimin berada?

Genosida, Tanda Kehancuran Pelakunya Oleh: Nasrulloh Baksolahar Penjajah Israel semakin brutal. Saat pengungsi sedang tidur di t...

Genosida, Tanda Kehancuran Pelakunya

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Penjajah Israel semakin brutal. Saat pengungsi sedang tidur di tempat pengungsian yang disediakan PBB, mereka mengebomnya. Seolah tak ada strategi lain untuk menciptakan kekalutan dan kekhawatiran pada jiwa rakyat Palestina.

Strategi penjajah Israel sudah sempurna. Laut, udara dan darat telah diblokade. Tidak ada jalur  masuk kecuali dalam pengendalian penjajah Israel. Bantuan kemanusiaan pun tidak bisa masuk. Strategi kelaparan pun sudah dilakukan. Apa lagi yang harus dilakukan? Semunya menjadi jalan yang sesat, tak bisa meraih tujuan esensial. Yang terjadi kehancuran.

Diberitakan pula, semua jalan-jalan di Gaza sudah disisir oleh pasukan penjajah. Rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, tempat pelayanan publik dan pemerintah sudah dibersihkan. Gedungnya dihancurkan. Yang ada didalamnya dibunuh atau disiksa. Namun tak bisa menciptakan ketakutan juga.

Seluruh infrastruktur intelejen dikerahkan termasuk bantuan intelejen dari Inggiris dan Amerika. Di Lebanon dan Suriah, penjajah Israel sangat mudah membunuh petinggi militer perlawanan. Namun di Gaza tidak bisa.

Semakin kejam, semakin lemah. Semakin kejam, semakin berkurang dukungan. Adakah di dunia ini yang memenangkan pertempuran dengan genosida? Para pelaku genosida justru yang kalah.

Allah tidak membiarkan kezaliman bertahan terus. Kezaliman pun ada ajalnya. Ajalnya di saat puncak kezalimannya. Pada saat dipuncak sumberdayanya maka dihancurkan Allah. Itulah cara yang paling menyakitkan.

Keseimbangan adalah karakter kehidupan. Bila ada kezaliman maka akan muncul penegak kebenaran. Kezaliman itu lemah karena itu butuh sekutu yang banyak lagi kuat. Padahal sekutunya tak bisa menciptakan kemudharatan dan kemanfaatan.

Kisah Para Nabi dan Orbit Alam Semesta Oleh: Nasrulloh Baksolahar Apa yang akan terjadi pada setiap manusia? Sangat mudah untuk ...

Kisah Para Nabi dan Orbit Alam Semesta

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Apa yang akan terjadi pada setiap manusia? Sangat mudah untuk diterka. Apa yang telah terjadi pada masa lalu, akan terjadi pula pada masa kini dan masa depan. Seperti itulah Al-Qur'an menjelaskan. Manusia akan bergumul dengan persoalan yang sama.

Masa lalu itu bukan dongeng dan khayalan. Masa lalu adalah fakta hari ini dan realita masa depan. Oleh sebab itu, Al-Qur'an membongkar kesalahan manusia dalam menyikapi kisah para Nabi dan Rasul serta beragam perumpamaan, yang dianggap sebagai dongeng dan khayalan.

Kisah para Nabi dan Rasul bagian cara Allah untuk memperingatkan manusia. Juga, cara menghibur dan memberikan berita gembira pada yang beriman. Oleh sebab itu, dalam setiap tantangan yang dihadapi Rasulullah saw , Allah selalu menurunkah kisah sebagai persiapan menghadapi tantangan atau solusi praktis terhadap persoalan yang dihadapi.

Allah menceritakan tentang alam semesta. Bulan dan matahari bergerak di orbit yang sama selamanya. Baik masa lalu maupun masa depan hingga alam semesta hancur. Artinya, orbit lintasan manusia akan selalu sama pula sepanjangan masa.

Allah menghancurkan manusia yang durhaka. Lalu, menggantinya dengan generasi baru. Tujuannya, melihat apa yang dikerjakan oleh generasi baru ini. Mengulangi kesalahan masa lalu, atau meniti jalan yang diridhai Allah.

Allah memberi rahmat kepada umat Nabi Yunus. Mereka umat yang sangat cepat melakukan perbaikan. Saat akan diazab, umat Nabi Yunus segera menyadarinya, lalu merubah diri dari kedurhakaan kepada iman. Maka selamatlah dari kehancuran.

Kisah para Nabi dan Rasul serta umat sebelumnya, seperti lintasan orbit benda-benda angkasa. Semua manusia di semua zaman akan menjalani episode perjalanaan yang sama. Mengapa manusia selalu dalam kebingungan di tengah kehidupan ini?

Melatih Kepekaan Krisis Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Dulu orang-orang menyebutnya sebagai   apotik hidup dan dapur hidup, sekaran...

Melatih Kepekaan Krisis

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Dulu orang-orang menyebutnya sebagai   apotik hidup dan dapur hidup, sekarang disebut sebagai urban farming. Urban farming sebagai pemanfaatan tempat terbuka yang ditanami untuk ketahanan pangan sebuah keluarga.

Urban farming menjadi trend terutama di saat pademi Covid-19. Di rumah saja, apa yang akan dilakukan? Manusia butuh bergerak, jadilah urban farming sebagai hobi dan gaya hidup.

Sangat mudah mengukur ketahanan pangan sebuah keluarga. Berapa lama bertahan  hidup di rumah tanpa berbelanja? Berapa lama bertahan hidup tanpa penghasilan dari pekerjaan?

Rasulullah saw mampu bertahan hidup tanpa ketergantungan kepada pihak luar selama 2 tahun. Saat Musyrikin Quraisy memblokade secara ekonomi maupun sosial. Rasulullah saw mampu bertahan selama 13 tahun dalam pengucilan dan penyiksaan selama di Mekah. Inilah ketahanan pangan Muslimin.

Ketahanan pangan menjadi ukuran kekuatan militer sebuah negara. Rakyat Indonesia mampu terus berjuang melawan penjajah Belanda selama 350 tahun karena ketahanan pangannya. Sumber karbohidrat di Indonesia sangat beragam dan melimpah.

Ketahanan pangan pun ditopang oleh gaya hidup konsumtif. Berapa suap dan ragam makanan dirasa cukup? Berapa lama untuk tidak makan setelah makan sebelumnya?

Huru hara Kiamat semakin intens terjadi dalam rentang waktu yang semakin pendek. Siklus krisis semakin pendek. Penyebab krisis semakin tak terduga. Kepekaan terhadap krisis harus terlatih. Kaum Muslimin seharusnya yang paling siap menghadapi krisis karena selalu dilatih setiap saat. Daya tahan pangan menunjang menghadapi ragam krisis akhir zaman.

Hukum Bagi Kezaliman Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Hukuman Allah kepada yang zalim adalah merasa indah dan telah berbuat baik terh...

Hukum Bagi Kezaliman

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Hukuman Allah kepada yang zalim adalah merasa indah dan telah berbuat baik terhadap kezalimannya. Allah tidak memberikan petunjuk kepada pelaku kezaliman. Semua kezaliman akan kembali kepada yang melakukannya. Kezaliman hancur hanya dengan sebuah doa saja.

Yang zalim, walaupun ditopang oleh ilmuwan dan pakar pang paling pintar dan pengalaman dalam menyelesaikan persoalan, maka tidak akan terselesaikan. Sebab, Allah tidak memberikan petunjuk ke jalan yang lurus. Seperti Firaun yang dibantu oleh para ahli sihir yang ulung, pembesar kerajaan yang paling ahli seperti Qarun dan Haman.

Segala jenis reformasi dan perombakan tidak akan pernah menyelesaikan, bila karakter kezaliman tumbuh subur. Sebab, tidak akan pernah tercipta kebaikan, yang terjadi justru keburukan dan kehancuran yang dianggapnya sebagai kebaikan.

Seperti Firaun yang takut kehilangan kekuasaannya dengan membunuh bayi laki-laki. Tujuannya, agar tidak ada lagi satu kekuatan pun yang akan muncul di kemudian hari. Seperti menggabungkan seluruh kekuatan penyihir ulung senegri Mesir untuk menghancurkan mukjizat Nabi Musa. Apa yang terjadi? Justru Mereka beriman kepada Allah dan mendustakan ketuhanan Firaun di depan masyarakat Mesir.

Kezaliman dilakukan kepada kaumnya Nabi Musa agar tak ada yang berani menjadi pengikut Nabi Musa. Apa yang terjadi? Pengikut dan pasukan Firaun yang justru hancur masuk ke laut.

Kezaliman adalah kelemahan yang paling lemah walapun ditopang oleh sumber daya dan  pendukung yang kuat. Karena setiap korban kezaliman mampu menghancurkan kekuatan kezaliman hanya dengan memanjatkan doa. Para Nabi dan Rasul menghancurkan para pendurhaka hanya dengan doa saja.

Menghancurkan kezaliman sangat mudah. Karena selemah-lemahnya bangunan di muka bumi. Tak perlu mengumpulkan kekuatan yang sebanding  untuk menghancurkan. Cukup mulai dengan doa. Cukup menciptakan keadilan-keadilan kecil. Cukup menyuarakan perlawanan saja. Maka kezaliman akan hancur perlahan. Semua kekuatan tidak akan ada yang bisa menyelamatkannya lagi. Itulah hukuman bagi kezaliman.

Hanya Menjadi Mukmin Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Mukminin adalah umat petarung di setiap zaman. Kekuatannya bukan dari kejeniusa...

Hanya Menjadi Mukmin

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Mukminin adalah umat petarung di setiap zaman. Kekuatannya bukan dari kejeniusannya. Bukan dari melimpahnya sumber daya, ilmu dan teknologinya. Tetapi, keteguhan pada tali Allah dan Rasulullah. Jadi, semua kekuatan yang paling dahsyat di muka bumi, akan melayaninya.

Alam semesta adalah pelayannya. Bumi dan langit serta diantara keduanya akan mengeluarkan keberkahannya. Malaikat melindunginya dari depan dan belakang. Dalam kondisi apapun akan sukses karena keberuntungannya.

Dalam kondisi dikejar-kejar dan disiksa oleh Musyrikin Quraisy, Rasulullah saw menjanjikan mukminin menjadi penguasa Arab dan bukan Arab. Saat hijrah, Rasulullah saw menjanjikan mahkota kaisar Persia kepada yang akan membunuhnya. Saat terkepung di Madinah, Rasulullah saw menjanjikan kemenangan atas Romawi Timur dan Barat.

Dalam kondisi terlemah pun, obsesi mukminin menjadi pemain kelas dunia. Keyakinan sebagai umat terbaik. Keyakinan dibimbing dan ditolong Allah. Keyakinan dipermudah urusannya, menjadikannya terus bergerak walaupun dikepung dengan segala keterbatasan dan kelemahan.

Namrudz, Firaun, Haman, Qarun, Yajuz dan Majuz pun bisa dikendalikan. Dajjal yang luar biasa pun dapat dikalahkan. Serbuan seluruh raja Eropa Barat dan Mongol dapat dikalahkan. Adakah yang bisa melemahkan mukminin di saat kelemahannya sekalipun?

Hanya menjadi mukmin, sudah cukup untuk menghadapi semua tantangan apa pun dengan minimalis sumber daya. Sebab ketika beriman, alam semesta dan seluruh makhluk-Nya akan menjadi pelayan dan penolongnya.

Jihad Tak Mencintai Dunia Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Alhamdulillah, insya Allah hingga hari ini masih konsisten 60-70 persen pe...

Jihad Tak Mencintai Dunia

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 

Alhamdulillah, insya Allah hingga hari ini masih konsisten 60-70 persen penghasilan untuk zakat, sedekah dan waqaf. Semoga Allah terus menjaganya. Penyaluran sesuai prioritas yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Semoga ini menjadi saksi, ada seorang hamba-Nya yang ingin melepaskan diri kukungan dunia, walaupun belum bisa dan sering terjatuh.

Bagaimana dengan keturunannya? Umar bin Abdul Aziz, bisa menjadi contoh. Bagaimana seorang konglomerat menjadi melarat saat menjadi khalifah. Bagaimana warisan untuk putra-putrinya hanya senilai 1 dinar saja? Bukankah Allah yang melapangkan dan menyempitkan?

Tak perlu khawatir dengan beragam ketakutan yang dibisikan oleh syetan. Bukankah pekerjaan syetan hanya menakut-nakuti? Jangan takut dengan kekhawatiran hawa nafsu, penuhi kebutuhan yang mendasar, setelah itu akan bungkam.

Bentengi semua ketakutan dan kekhawatiran hawa nafsu dan syetan dengan berpuasa. Allah akan membentengi semua panah beracun tersebut. Tafakuri Asmaulhusna-Nya dari Al-Qur'an, semoga Allah menghalau semua tuhan palsu dari bilik hati.

Bukankah tugas hidup hanya menjadi abdi dan khalifah-Nya?  Mengapa disibukkan dan dipalingkan dengan yang lain? Bukankah dunia hanya persinggahan? Bukankah akhirat adalah rumah yang sebenarnya?

Bukankah hidup ini hanya ujian cinta kepada-Nya? Mengapa masih menoleh dan melirik kepada selain-Nya? Berjalan dan berduaan bersama-Nya, itulah cinta seorang hamba-Nya.

Sangat malu bila menatap angkasa, semuanya bersujud dan bertasbih. Sangat malu terhadap makhluk-Nya di bumi, semuanya bersujud dan bertasbih. Sedangkan hamba-Nya bergelimang dengan kedurhakaan dan mencintai selain-Nya.

Pasti Gagal, Apapun Rencana Jahat Penjajah Israel Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Penjajah Israel sepertinya akan menolak proposal g...

Pasti Gagal, Apapun Rencana Jahat Penjajah Israel

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Penjajah Israel sepertinya akan menolak proposal genjatan senjata yang diajukan oleh Amerika. Mitra koalisi sayap kanan mengancam akan mundur dari koalisi, sehingga rezim Netanyahu akan bubar. Pada sisi lain, Netanyahu dibawah bayangan kasus krorupsinya. Sepertinya, mereka lebih memilih mempertahankannya kekuasaannya daripada menerima gencatan senjata. Fokus mereka hanya, menghancurkan perlawanan rakyat Palestina hingga tuntas.

Perjalanan Bani Israel dari Mesir ke Palestina. Tersesatnya Bani Israel di Sinai selama 40 tahun, merupakan gambaran nyata karakter Bani Israel di setiap zaman dan masa. Pembangkangan dan kedurhakaan walapun yang memerintahkannya seorang Nabi dan Rasul.

Bani Israel bukan bangsa petarung. Buktinya, selama perjalanan dari Mesir ke Palestina, meminta makanan dan minuman dari surga. Bila melihat makanan suku bangsa yang lain, mereka meminta seperti kaum tersebut. Tak berani menghadapi bangsa-bangsa yang dianggapnya lebih kuat.

Bani Israel tak memiliki komitmen terhadap ketauhidan. Selalu memdurhakai sumpahnya. Perhatikan berapa banyak Nabi dan Rasul yang diturunkan kepada mereka? Dibandingkan yang  diutus kepada bangsa Arab.

Apakah semua rencana jahat  Bani Israel sukses? Semua tipu daya dan kezaliman Bani Israel selalu gagal. Walaupun mereka melakukannya dengan sangat rahasia. Perhatikan rencana pembunuhan terhadap Rasulullah saw? Perhatikan rencana mereka di perang Ahzab? Semuanya gagal. Yang hancur justru mereka sendiri.

Rencana pembunuhan terhadap Nabi Isa pun gagal. Mereka menyangka berhasil membunuhnya, padahal Allah telah mengangkatnya ke langit. Yang dibunuh, yang menyerupai Nabi Isa.

Pada akhirnya, semua rencana Yahudi gagal. Di Madinah, gagal menguasai perekonomian. Gagal memecah belah untuk menciptakan perselisihan. Gagal menghancurkan dengan kekuatan militer. Syarat menggagalkan Yahudi hanya teguh kepada Islam.

Mengobsesikan Dunia Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Ya Allah, jangan Engkau jadikan dunia sebagai puncak obsesi, ilmu dan semangatku...

Mengobsesikan Dunia

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Ya Allah, jangan Engkau jadikan dunia sebagai puncak obsesi, ilmu dan semangatku. Jadikan hanya penopang untuk meraih keridhaan-Mu. Jadikan hanya untuk sarana pembuktian bahwa diri ini hanya hamba dan khalifah-Mu.

Setiap obsesi terhadap dunia adalah "kemusyrikan dan kekafiran". Sebab, telah menjadi dunia sebagai tandingan-Mu. Telah mengingkari Engkau sebagai Rabb, Illah, Malik dan tempat bergantung.

Obsesi terhadap dunia berarti kekerasan dan kekelaman hati. Obsesi terhadap dunia berarti kehancuran dan kemunduran kemanusiaan dan peradaban manusia. Alam semesta saja bertasbih dan bersujud, mengapa yang dilayani alam semesta justru menjadi hamba dunia?

Kekeruhan hati karena obsesi dunia. Kekeruhan hidup karena perseteruan akan dunia. Cinta dunia penyebab prahara yang tidak pernah tuntas sesama manusia. Bumi yang luas menjadi sangat sempit.

Kesemrawutan sistem kehidupan, kekuasaan dan sosial kemasyarakatan, disebabkan oleh obsesi terhadap dunia. Dunia menyebabkan setiap manusia menjalani hidup sesuai egonya, bukan bimbingan Allah.

Mengapa dunia sangat melekat di hati? Selalu menjadi puncak ilmu dan kelelahan? Padahal puncak kesenangan dunia hanya saling berbangga atas yang dimiliki dan banyaknya pengikut saja. Hanya mengakui dan pengakuan saja bahwa diri lebih baik dari yang lain.

Berebut akan sampah. Berperang dan berselisih akan yang musnah dan ditinggalkan. Kemana akal dan mata hatinya? Padahal manusia hanya tinggal beramal kebaikan, bertawakal dan bersabar terhadap segala yang ada di dunia. Setelah itu, akan tuntas semua persoalan dunia.

Shalat, Bekal Menghadapi Semakin Merajalelanya Kezaliman Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Apa yang terjadi setelah penyihir Firaun be...


Shalat, Bekal Menghadapi Semakin Merajalelanya Kezaliman

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Apa yang terjadi setelah penyihir Firaun beriman kepada Allah? Para penyihir disiksa dan dibunuh. Bila penyihir yang dianggap mampu menjungkalkan Nabi Musa, ternyata berbalik  beriman, apa pengaruhnya terhadap perjalanan dakwah Nabi Musa? Tentu sangat membahayakan. Firaun pun semakin keras memusuhinya. Apa bekal yang diingatkan Allah dalam menghadapi situasi tersebut?

Gambaran perjalanan dakwah Nabi Musa pasca dibunuhnya para penyihir yang beriman, dipaparkan dalam Al-Qur'an dalam surat Yunus  ayat 83-88. Firaun semakin mempersempit ruang gerakan Nabi Musa sehingga hanya bisa berinteraksi dan berdakwah di kalangan Bani Israel saja.

Fenomena ini dijelaskan Al-Qur'an pada surat Yunus ayat 83, "Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, selain keturunan dari kaumnya dalam keadaan takut bahwa Firaun dan para pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sungguh, Firaun itu benar-benar telah membuat sewenang-wenang di bumi, dan termasuk orang yang melampaui batas."

Dalam kondisi ketakutan dan penyiksaan, apa yang dilakukan Nabi Musa? Nabi Musa berkata, "Wahai kaumku! Apabila kamu beriman kepada Allah, maka bertakwalah kepada-Nya. Jika kamu benar-benar orang muslim (berserah diri)." Kaumnya menyambutnya, "Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, jangan jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir."

Allah menyaksikan keteguhan Nabi Musa dan kaumnya dalam menghadapi ketakutan dan penyiksaan Firaun. Nabi Musa dan kaumnya menyambut semua yang dialaminya dengan bertawakal kepada Allah. Maka, Allah pun memberikan arahan dan bimbingan sebelum datangnya pertolongan Allah.

Dalam surat Yunus ayat 87, "Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya, "Ambillah beberapa rumah di Mesir untuk (tempat tinggal) kaummu dan jadikanlah rumah-rumahmu itu tempat ibadah dan laksanakan shalat serta gembirakan oranh mukmin."

Bimbingan Allah terhadap Nabi Musa dan kaumnya dalam kondisi ketakutan dan penyiksaan adalah mendirikan shalat. Apa bentuk pertolongan Allah setelah shalat? Hanya Allah yang Mengetahuinya. Shalat adalah bentuk perwujudan ketawakalan.

Proposal Genjatan Senjata  Amerika di Gaza Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Amerika mengajukan proposal perdamaian di Gaza. Apakah Pe...

Proposal Genjatan Senjata  Amerika di Gaza

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Amerika mengajukan proposal perdamaian di Gaza. Apakah Penjajah Israel akan menerimanya? Bila melihat karakter penguasa Netanyahu yang didominasi Ultra Nasionalis Kanan Yahudi, sepertinya akan sulit diterima. Mereka memilih menghancurkan perlawanan Palestina secara totalitas apapun resikonya.

Firaun pernah dinasihati oleh salah seorang pembesarnya untuk membiarkan Nabi Musa berdakwah. Namun, Firaun lebih memilih menghancurkannya karena lemahnya posisi kaum Nabi Musa. Bukankah karakter syetan itu ingin menghabiskan sesuatu hingga menjadi abu?

Di era Nabi Musa, Bani Israel adalah kaum yang tidak bisa diatur. Sudah diingatkan akan nikmat Allah. Sudah diingatkan tentang azab Allah. Diingatkan nikmat dan pertolongan Allah yang baru saja diberikan dan terjadi, namun semuanya tak bisa merubahnya.

Agar taat kepada Allah, sumpah Bani Israel dalam kondisi gunung Tursina berada di atas kepalanya sendiri. Gunung tersebut bisa jatuh menghancurkan mereka. Namun setelah bersumpah, mereka kembali ke karakter dasarnya.

Apakah Amerika memiliki kekuatan menekan yang bisa meredam kekuatan penjajah Israel, menjadi tak berdaya karena ketakutan akan sesuatu? Bila tidak, proposal gencatan senjata Amerika hanya menjadi kamuflase di mata dunia mau genjatan senjata, namun membiarkan mesin perang penjajah Israel terus menghancurkan tanah Palestina.

Amerika, Inggris, Jerman dan sekutu penjajah Israel pada akhirnya akan dibuat jengkel dan kelelahan. Menanggung malu karena tercoreng mukanya dalam pergaulan internasional karena kebiadaban genosida penjajah Israel terhadap rakyat Palestina. Penjajah Israel terus berperilaku semaunya sendiri tanpa ada yang bisa mengendalikan, termasuk oleh yang telah membesarkannya.

Peristiwa sapi betina dan patung Samiri, merupakan peristiwa besar dalam perjalanan Bani Israel yang menunjukkan bahwa mereka suku bangsa yang selalu memdurhakai, termasuk prinsip-prinsip kemanusiaan.

Shalat, Bekal Menghadapi Kezaliman Zaman Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Bekal Nabi Musa menghadapi kezaliman Firaun bukanlah kemukj...

Shalat, Bekal Menghadapi Kezaliman Zaman

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Bekal Nabi Musa menghadapi kezaliman Firaun bukanlah kemukjizatan tongkatnya yang bisa berubah menjadi apa saja sesuai kehendak-Nya. Tetapi, sebuah amalan yang masih terjaga dan dijaga oleh mukmin hingga hari ini. Apakah itu? Shalat.

Bila bekal itu masih terjaga, maka segala bentuk kezaliman sebesar dan seberat apapun.  Bentuk kezaliman yang ditopang oleh kekuatan sebesar dan sedahsyat apapun, dapat dihancurkan pula di era ini seperti Nabi Musa meluluhlantakkan Firaun.

Di Surat Taha ayat 14, berkisah perintah Allah kepada Musa untuk shalat. Peristiwa ini terjadi saat Nabi Musa dan istrinya dalam perjalanan kembali ke Mesir setelah 8-10 tahun di negri Madyan. Malam itu, di kegelapan  Nabi Musa melihat api dari sebuah tempat.

Nabi Musa berkata kepada keluarganya, "Tinggallah kamu (di sini) sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala api kepadamu atau aku akan mendapatkan petunjuk di tempat api itu." Saat mendatangi tempat api tersebut, dia dipanggil, "Wahai Musa, sesungguhnya Aku adalah Rabb-mu, maka melepaskan kedua terompahmu. Karena sesungguhnya engkau berada di lembah suci, Tuwa."

"Dan Aku telah memilih engkau, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakan shalat untuk mengingat Aku. Sungguh, hari Kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usuhakan."

Setelah memperintahkan shalat dan mengingatkan akan hari Kiamat, "Apakah yang ada ditangan kananmu, wahai Musa?" Musa berkata, "Ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan bagiku masih ada lagi manfaat yang lain."

Allah berfirman, "Lemparkanlah ia, wahai Musa!" Lalu Nabi Musa pun melemparkan tongkat itu, tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat. Allah berfirman, "Peganglah ia dan janganlah takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaan semula dan kepitkan tanganmu ke ketiaknu, niscaya ia keluar menjadi putih (bercahaya) tanpa cacat, sebagai muslihat lain."

Allah mengokohkan ketauhidan, iman kepada akhirat dan memerintahkan shalat, barulah dibekali dengan kemukjizatan kepada Nabi Musa. Kemukjizatan adalah sarana untuk memudahkan urusannya, namun yang terutama adalah beriman dan mentaati Allah.

Kisah Mengumpulkan dan Menanam Bibit  Tanaman Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Mengumpulkan bibit nanas dari tetangga dan petani di s...

Kisah Mengumpulkan dan Menanam Bibit  Tanaman

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Mengumpulkan bibit nanas dari tetangga dan petani di sekitar kebun. Walaupun cukup lama, namun bisa memberdayakan tanaman nanas yang tak dipedulikan. Walaupun belum tahu, akhir dari menanam nanas, namun nanas telah menjadi tanaman yang cukup menarik di sejumlah negara tropis.

Awalnya tak tahu untuk apa menanam pisang. Saat itu, meminta pisang kepada seseorang tapi ditolaknya. Dengan agak kesal, maka menanamlah pohon pisang agar tidak meminta lagi ke orang tersebut. Akhirnya, pisang menjadi bisnis tersendiri.

Begitu pun kisah menanam alpukat, awalnya beberapa teman mengajak menanam porang. Saat melihat lahan yang saya miliki, ternyata membutuhkan modal pengolahan yang cukup besar. Akhirnya, semuanya mundur.

Ada yang menawarkan menanam Alpukat dan kelapa, tetapi mereka meminta dana 1 juta untuk satu pohon untuk bibit dan saran dan konsultasi saja. Akhirnya, memberanikan diri menanam sendiri.

Saat menanam kelapa, membeli bibit dari seseorang. Saat pembelian ke dua,  ternyata penjual bibit tidak mau menjualnya kembali karena mereka akan menggunakannya sendiri di kebunnya. Akhirnya, bibit kelapa dibeli dari warga sekitar kebun yang mau menjual satu atau dua pohon.

Pembelian bibit petai, tidak terlalu terkendala karena sejak awal beli langsung ke pusat pembibitan. Setiap jenis pohon yang ditanam, memiliki sejarah yang unik, yang mengokohkan  komitmen untuk terus menanam dan mulai menanam.

Banyak cara Allah mendorong dan menggugah untuk memulai sesuatu. Kadang dari kisah dan fragmen yang menjatuhkan juga yang memberikan semangat.  Setiap fragmen bertanyalah, apa yang Allah ingin ajarkan?

Free Palestina

Free Palestina

All Eyes on Rafah dan Surat Al-Buruj  Oleh: Nasrulloh Baksolahar  All Eyes On Raffah itulah cara membangun kesadaran masyarakat ...

All Eyes on Rafah dan Surat Al-Buruj 

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


All Eyes On Raffah itulah cara membangun kesadaran masyarakat dunia akan prilaku genosida penjajah Israel yang selalu disembunyikan oleh para negara adi daya dan sekutunya. Itulah pernyataan bahwa penjajah Israel selalu menentang segala upaya agar tidak menyerang para pengungsi di Raffah.

Di Al-Qur'an, dalam surat Al-Buruj, Allah menutup kisah genosida yang dilakukan oleh pemeluk Yahudi terhadap mukmin dengan kalimat, "Yang memiliki kerajaan langit dan bumi. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu."

Allah menyaksikan bagaimana Yahudi melakukan genosida dalam peristiwa Ashabul Ukhdud di Yaman. Sekarang seruan All Eyes on Rafah menggema keseluruhan dunia. Allah menggerakkan umat manusia untuk menyaksikan prilaku terkejam dan tersadis penjajah Israel di abad modern ini.

Kampanye All Eyes on Rafah juga menyaksikan bagaimana penguasa penjajah Israel, Amerika dan sekutunya menopang genosida ini. Sebab seluruh pendanaan dan infrastruktur militer didukung penuh dengan memberikan check kosong kepada militer. Perhatikan infrastruktur militer pembuat pesawat Boeing pun digunakan untuk genosida ini.

Kampanye All Eyes on Rafah juga memperlihatkan siapa saja para penguasa dan tokoh yang tidak peduli terhadap persoalan kemanusiaan. Bagaimana akibat yang tidak peduli dan pelakunya? Allah berfirman dalam surat Al-Buruj, "Maka, mereka akan mendapat azab Jahanam dan mereka akan mendapat azab yang membakar."

Allah juga menegaskan kembali kepada perilaku genosida sebelumnya yang dilakukan oleh Firaun bahwa Allah akan mengepung dari belakang mereka (sehingga tidak dapat lolos)". Sedangkan para korban genosida, Allah menjanjikan surga yang dibawahnya mengalir sungai. Maka perhatikanlah ketentraman rakyat Palestina yang tetap teguh di tanah airnya.

All Eyes on Rafah, semua mata dunia akan menyaksikan kenyataan Al-Qur'an dalam surat Al-Buruj. Fakta yang akan terjadi pada pelaku genosida, para pendukungnya dan yang diam. Juga pertolongan dan ketentraman yang Allah turunkan kepada rakyat Palestina.

Beristiqamah Amalan Terbaik Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Allah mempergilirkan siang dan  malam. Kejayaan dan kehancuran. Kekayaan...

Beristiqamah Amalan Terbaik

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 

Allah mempergilirkan siang dan  malam. Kejayaan dan kehancuran. Kekayaan dan kemiskinan. Kehidupan dan kematian. Agar, manusia tahu hakikat kehidupan dunia sebelum ke akhirat.

Sunnah perguliran untuk mengetahui siapakah yang istiqamah dalam semua kondisi? Istiqamah ketika berkuasa dan menjadi rakyat jelata. Beristiqamah saat kaya dan miskin. Beristiqamah di saat jaya dan bangkrut. Siapakah yang bersabar di semua kondisi?

Bila beristiqamah dalam melakukan amal-amal yang terbaik. Maka, Allah menegaskan sifat-Nya, Dia Maha Perkasa dan Maha Pemberi Taubat. Dengan sifat-Nya ini Allah hendak menghibur hamba-Nya.

Teruslah melakukan amal terbaik, sebab Allah Maha Perkasa. Allah akan menolong dan melindungi. Allah akan membimbing dan memimpin. Allah akan memberikan ilham, firasat dan ilmu. Memberikan jalan keluar yang tak terduga.

Teruslah melakukan amal terbaik di semua kondisi, sebab Allah Maha Pengampun. Mengampuni semua kesalahan dan keteledoran. Mengampuni semua kebodohan dan kelemahan. Mengampuni ketidaktahuan dan kekhilafan.

Dengan Allah Maha Perkasa dan Pengampun, seorang mukmin akan tentram melakukan perbaikan. Tak gelisah dengan semua ikhtiar kebaikan yang dilakukannya. Tak perlu takut akan kegagalan ataupun kekalahan.

Amal terbaik itu mengacu pada tuntunan Allah dan Rasulullah saw. Bukan menurut ego dan persepsinya. Bukan menurut ambisi dan obsesi pribadinya. Inilah cara menikmati jaminan Allah bahwa Dia Maha Perkasa dan Pengampun.

Terusir dan Terhina, Buah Genosida dan Penghianatan Yahudi Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Penjajah Israel memperkirakan masih dibut...

Terusir dan Terhina, Buah Genosida dan Penghianatan Yahudi

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Penjajah Israel memperkirakan masih dibutuhkan 7 bulan lagi untuk memenangkan pertempuran di Gaza. Padahal dalam pertempuran sebelumnya, penjajah Israel hanya membutuhkan beberapa hari saja. Padahal dukungan senjata dan dana sangat luar biasa dari Amerika, Inggris dan Jerman. Padahal penjajah Israel telah 80 tahun menjajah tanah Palestina.

Dari statistik ini, penjajah Israel yang lemah atau rakyat Palestina yang semakin kuat? Bila dilihat dari infrastruktur militer penjajah Israel tentu saja semakin kuat, karena masuk kategori negara yang militernya paling kuat di Timur Tengah. Sedangkan rakyat Palestina terpenjara oleh tembok-tembok yang dibangun penjajah Israel.

Di era Nabi Musa, perjalanan Bani Israel dari Mesir menuju Palestina, membuat suku bangsa yang wilayahnya dilaluinya sangat ketakutan. Betapa tidak, bukankah Firaun dan pasukannya bisa ditenggelamkan? Bukankah selama perjalanan "difasilitasi" oleh Allah?

Namun, saat memasuki gerbang tanah Palestina, Bani Israel justru mengalami trauma. Tak mau bertempur dengan penduduk Palestina yang berbadan tinggi dan kekar. Bani Israel justru meminta Nabi Musa dan Harun untuk bertempur sendiri bersama Tuhannya.

Bani Israel dianugerahi kerajaan yang besar, kuat dan makmur di era Nabi Daud dan Sulaiman. Namun setelah keduanya wafat, terpecah menjadi dua. Yaitu, Yerusalem Timur dan Barat. Kedua kerajaan bertempur. Hingga akhirnya, Nebukanedzar menghancurkan kerajaan tersebut. Kerajaan Bani Israel hanya berusia 80 tahunan.

Dalam sejarah peradaban manusia, Bani Israel tidak pernah bisa membangun peradaban besar seperti Yunani, Romawi, Persia dan Islam. Mereka hanya bisa berkumpul di tanah Palestina selama 80 tahun, kemudian bercerai berai kembali.

Di Yaman, Yahudi terusir setelah melakukan genosida terhadap rakyat Yaman yang dikenal dengan peristiwa Ashabul Ukhdud. Di Madinah, Yahudi terusir setelah menghianati perjanjian dan berusaha membunuh Rasulullah saw. Bagaimana nasib penjajah Israel di Palestina? Sejarah selalu berulang.

Kiat Meneguhkan Langkah Dari Nabi Musa Oleh: Nasrulloh Baksolahar Sumber daya yang melimpah dan jabatan yang tinggi, apakah menc...


Kiat Meneguhkan Langkah Dari Nabi Musa

Oleh: Nasrulloh Baksolahar



Sumber daya yang melimpah dan jabatan yang tinggi, apakah menciptakan keyakinan akan sukses? Kekuatan dan kehebatan diri, kepintaran dan kompetensi diri, apakah membawa jiwa pada ketentraman?  Jiwa selalu dalam kebimbangan.

Nabi Musa diberikan kemukjizatan berupa tongkat yang bisa berubah menjadi ular besar. Tangannya bisa mengeluarkan cahaya putih. Tak ada keluarbiasaan yang bisa menandinginya saat itu. Namun, saat diperintahkan berdakwah ke FIraun masih ada keraguan. Bagaimana menghilangkan ketidakyakinan ini?

Nabi Musa berdoa kepada Allah agar dilapangkan dadanya, dimudahkan urusannya dan dilancarkan lisannya. Doa sangat mujarab untuk meneguhkan hati yang senantiasa bimbang. Setiap Nabi dan Rasul selalu berdoa dalam setiap menghadapi tantangan hidup.

Nabi Musa memohon dihadirkan Harun, saudaranya, teman untuk membersamainya untuk memperteguh urusannya. Seperti Nabi Adam dengan Siti Hawa. Nabi Ibrahim bersama putranya Nabi Ismail. Rasulullah saw menjadikan Abu Bakar sebagai teman dakwahnya.

Apa guna teman? Untuk bertasbih kepada Allah bahwa Allah suci dari semua prasangka buruk manusia. Agar senantiasa berdzikir kepada Allah. Tanpa tasbih dan dzikir, hati mudah dibisiki keraguan dan ketakutan dari syetan dan hawa nafsu.

Walapun Nabi Musa tidak meminta, namun Allah mengungkapkan kisah hidup yang sudah dilupakan Nabi Musa. Yaitu,  suasana sebelum kelahirannya hingga menjadi sosok pemuda Musa. Semua perjalanan Nabi Musa dalam perlindungan dan bimbingan Allah.

Kisah itu untuk memperteguh hati. Seperti Rasulullah saw yang selalu dihibur dengan beragam kisah para Nabi dan Rasul sebelumnya. Setiap momentum yang krusial, Allah selalu mendatangi Rasulullah saw dengan kisah-kisah pendahulunya untuk menghibur, mengokohkan juga mengambil pelajaran.


Kisah Peneguh Hati Nabi Musa Oleh: Nasrulloh Baksolahar Nabi Musa mudik ke Mesir dari Madyan. Di perjalanan, di lembah Tuwa, All...

Kisah Peneguh Hati Nabi Musa

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Nabi Musa mudik ke Mesir dari Madyan. Di perjalanan, di lembah Tuwa, Allah mengutusnya sebagai Nabi. Allah membekalinya dengan beragam mukjizat. Lalu diberi tugas untuk berdakwah kepada Firaun.

Nabi Musa pun ragu-ragu. Dia berdoa kepada Allah agar dilapangkan dadanya, dimudahkan urusannya dan dimudahkan lisannya yang keluh. Tidak itu saja, Dia pun meminta agar Harun diangkat sebagai Nabi.

Allah pun mengabulkan doa Nabi Musa. Diangkatnya Harun sebagai Nabi untuk meneguhkan hati dan urusan, juga pedukung agar senantiasa bertasbih dan berdzikir. Harun tidak hanya saudara kandung tetapi menjadi sahabat perjuangan.

Nabi Musa masih ragu-ragu pula. Untuk meneguhkan hatinya dalam mengemban dakwah, Allah mengkisahkan perjalanan masa kecil dan remajanya Musa. Mengapa dikisahkan?

Bila belum menjadi Utusan Allah saja senantiasa ditolong, apalagi setelah menjadi Nabi? Lembaran kisah masa lalu pun diangkat kembali oleh Allah.

Kisah saat Ibunya Musa diilhamkan untuk menaruh bayi Musa ke sebuah perahu. Aliran airnya membawanya ke tepian istana Firaun. Allah memunculkan rasa kasih sayang kepada keluarga Firaun. Musa pun dipelihara di istana. Namun, siapakah yang bisa menyusuinya?

Allah pun mempertemukan bayi Musa dengan ibunya. Kisah lain yang diangkat adalah saat Musa kecil akan dibunuh saat menarik jenggot Firaun, dikejar karena tak sengaja membunuh pemuda Mesir dan kelaparan saat di Madyan hingga bertemu dengan Nabi Syuaib. 

Kisah masa lalunya kembali diingatkan, agar merasakan kembali sangat nyatanya pertolongan dan perlindungan Allah. Nabi Musa menjadi sangat percaya diri. Dia pun melangkahkan kakinya menuju istana Firaun.


Model Tokoh Reformasi Kekuasaan dalam Al-Qur'an Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Gerakan reformasi kekuasaan sangat jarang yang m...

Model Tokoh Reformasi Kekuasaan dalam Al-Qur'an

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 



Gerakan reformasi kekuasaan sangat jarang yang muncul dari Istana dan lingkarannya. Tak muncul dari keturunan para pejabat negara dan lingkarannya. Kebanyakan lahir dari gerakan arus bawah.

Dalam Al-Qur'an, hanya satu gerakan reformasi yang dipelopori oleh penguasa. Yaitu, kisah Zulkarnaen. Seorang penguasa Timur dan Barat, yang konsisten membangun yang dibutuhkan oleh rakyatnya. Selain itu, hanya kisah kezaliman para penguasa dan pembesar istananya.

Nabi Yusuf seorang figur reformis dari arus bawah yang serius dan konsisten melakukan reformasi setelah menjadi pejabat negara. Tidak seperti Qarun, bagian dari arus bawah yang saat diangkat menjadi pejabat negara justru mengikuti dan mendukung budaya penguasa yang zalim dan korup, bahkan hingga menghancurkan golongan arus bawah tempat asal pergerakannya. Apakah ini cerminan penggerak reformasi 1998?

Thalut hanya rakyat biasa. Diangkat menjadi penguasa oleh seorang Nabi. Tugasnya mereformasi sistem nilai Bani Israel, bagaimana memimpin  Bani Israel menghadapi lawannya? Setelah tugasnya selesai, Thalut memberikan estafet kekuasaan kepada Nabi Dawud dan Sulaiman.

Nabi Daud dan Sulaiman sebuah model bagaimana tokoh reformasi dari arus bawah tetap konsisten melakukan gerakan reformasi selama berkuasa. Banyak tokoh reformasi yang menzalimi rakyat sendiri setelah diamanatkan kekuasaan oleh rakyatnya. Di era, sekarangkah?

Para arus bawah yang sekarang tengah berjuang memperbaiki negri dan bangsanya, belajarlah pada konsistensi Nabi Yusuf, Thalut, Nabi Daud dan Sulaiman. Tetap konsisten pada gerakan reformasi setelah menjadi bagian kekuasaan.  Bukan terbawa arus nafsu syahwat kekuasaan setelah menduduki jabatan. Jangan terjebak seperti Qarun.

Konsistensi pada gerakan reformasi, caranya hanya menjadi Allah sebagai tujuan hidup. Dunia hanya permainan dan senda gurau. Semua yang dilakukan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah.

Model Tokoh Reformasi Kekuasaan dalam Al-Qur'an

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 



Gerakan reformasi kekuasaan sangat jarang yang muncul dari Istana dan lingkarannya. Tak muncul dari keturunan para pejabat negara dan lingkarannya. Kebanyakan lahir dari gerakan arus bawah.

Dalam Al-Qur'an, hanya satu gerakan reformasi yang dipelopori oleh penguasa. Yaitu, kisah Zulkarnaen. Seorang penguasa Timur dan Barat, yang konsisten membangun yang dibutuhkan oleh rakyatnya. Selain itu, hanya kisah kezaliman para penguasa dan pembesar istananya.

Nabi Yusuf seorang figur reformis dari arus bawah yang serius dan konsisten melakukan reformasi setelah menjadi pejabat negara. Tidak seperti Qarun, bagian dari arus bawah yang saat diangkat menjadi pejabat negara justru mengikuti dan mendukung budaya penguasa yang zalim dan korup, bahkan hingga menghancurkan golongan arus bawah tempat asal pergerakannya. Apakah ini cerminan penggerak reformasi 1998?

Thalut hanya rakyat biasa. Diangkat menjadi penguasa oleh seorang Nabi. Tugasnya mereformasi sistem nilai Bani Israel, bagaimana memimpin  Bani Israel menghadapi lawannya? Setelah tugasnya selesai, Thalut memberikan estafet kekuasaan kepada Nabi Dawud dan Sulaiman.

Nabi Daud dan Sulaiman sebuah model bagaimana tokoh reformasi dari arus bawah tetap konsisten melakukan gerakan reformasi selama berkuasa. Banyak tokoh reformasi yang menzalimi rakyat sendiri setelah diamanatkan kekuasaan oleh rakyatnya. Di era, sekarangkah?

Para arus bawah yang sekarang tengah berjuang memperbaiki negri dan bangsanya, belajarlah pada konsistensi Nabi Yusuf, Thalut, Nabi Daud dan Sulaiman. Tetap konsisten pada gerakan reformasi setelah menjadi bagian kekuasaan.  Bukan terbawa arus nafsu syahwat kekuasaan setelah menduduki jabatan. Jangan terjebak seperti Qarun.

Konsistensi pada gerakan reformasi, caranya hanya menjadi Allah sebagai tujuan hidup. Dunia hanya permainan dan senda gurau. Semua yang dilakukan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah.

Riset Antariksa dan Nabi Adam Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Para ilmuwan telah melakukan riset di sejumlah planet di galaksi Bima ...

Riset Antariksa dan Nabi Adam

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Para ilmuwan telah melakukan riset di sejumlah planet di galaksi Bima Sakti. Apa salah satu kesimpulannya? Yang layak dihuni dan nyaman oleh makhluk hidup hanya di bumi. Apa maknanya?

Ada planet yang terlalu panas dan dingin. Terlalu lambat dan cepat perputaran. Tidak ada air dan udara. Hanya memuat bebatuan dan gunung berapi.

Nabi Adam langsung ditempatkan di bumi. Apakah kehendaknya? Nabi Adam tidak melakukan migrasi dari planet ke planet. Bukankah Allah bisa melakukan hal itu? Penempatan di muka bumi merupakan takdir-Nya.

Allah memberikan takdir terbaik, tanpa harus diminta dan diinginkan oleh makhluk-Nya. Dalam kebodohan dan kelemahan Nabi Adam. Dalam ketidaktahuan tentang alam semesta. Allah menghendaki takdir terbaik untuk makhluk-Nya.

Apakah Nabi Adam pernah meminta tinggal di bumi? Yang diminta justru ingin hidup abadi di Surga. Tetapi mengapa takdirnya ditempatkan di bumi? Allah Maha Mengetahui yang gaib di masa depan.

Bagaimana cara Nabi Adam menyikapi perbedaan antara takdirnya dan harapannya? Cukup beristighfar. Cukup mengakui kezaliman nya. Lalu, dari bumi menuju surga kembali. Bumi hanya jadi persinggahan sementara. Kelak, surga abadi diraih kembali.

Obsesi dan doa,  tetap akan terwujud pada akhirnya. Mengapa belum terealisasi? Hanya penundaan sesaat untuk menguji bahwa dirinya hanya seorang hamba-Nya. Seperti Nabi Adam yang singgah sebentar sebelum ke surga kembali.

Pergulatan Perlawanan Palestina  Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Penjajah Israel memperlakukan rakyat Palestina seperti memperlakuka...

Pergulatan Perlawanan Palestina 

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Penjajah Israel memperlakukan rakyat Palestina seperti memperlakukannya pada awal tahun 1940-an. Peristiwa Nakba contoh nyatanya. Perjanjian Oslo juga tak pernah dipatuhinya. Padahal wajah dunia sudah sangat jauh berbeda.

Di 1940-an, penjajah Israel didukung oleh Amerika, Inggris dan Perancis. Mereka pemenang perang dunia ke-2. Tak ada yang bisa menandingi dan menghalangi pencaplokan penjajah Israel terhadap tanah Palestina. Karena para pemenang perang dunia ke-2 menginginkan penjajahan atas Palestina melalui tangan bangsa Yahudi.

Walaupun Mesir dan negara Arab dalam kukungan penjajah para pendukung Yahudi, namun sejarawan berdarah Yahudi melukiskan bahwa demonstrasi luar biasa dari masyarakat arab sangat luar biasa. Walaupun penjajah dan penguasa boneka penjajah negara-negara arab menghalanginya, rakyat Arab berbondong-bondong menjadi sukarelawan melawan Yahudi yang didukung pemenang perang dunia ke-2.

Di era 60-70an, negara arab telah merdeka. Namun cengkrama penjajah melalui penguasa bonekanya tetap kuat. Teknologi persenjataannya berasal dari negara yang mendukung penjajah Israel. Saat perang Arab-Israel, persenjataan negara Arab hanya rongsokan, sekenario pertempuran berada di tangan Inggris, menurut sejarawan Yahudi. Sangat wajar bila gabungan negara Arab dikalahkan hanya dalam waktu 6 hari.

Tahun 80-2000an, pergolakan pertempuran di Afghanistan dan Bosnia di Eropa, menjadi medan pelatihan jihad pemuda arab dan muslim lainnya. Yang dihadapi sekutu Eropa Timur dan Barat, Rusia, Amerika dan Inggris. Mereka pulang dengan kekalahan telak. Padahal yang dihadapi bangsa Eropa yang sahabat Amr bin Ash pun mengakui keuletan pertempuran mereka.

Sekarang, penjajah Israel masih memperlakukan Palestina dengan cara yang sama. Padahal, Amerika, Inggris dan Perancis tak sekuat dulu lagi. Infrastruktur militer dan dana bukan hanya mereka yang mendominasi. Latihan jihad di pertempuran nyata dan memenanngkannya di Eropa dan Asia Tengah melawan Amerika, Rusia dan sekutunya telah menjadi pengalaman berharga. Bagaimana dengan penjajah Israel?

Penjajah Israel hanya berkutat pada latihan perang semata dan pengembangan infrastruktur militer saja. Tak pernah merasakan pertempuran heroik dalam jangka panjang dengan keterbatasan persenjataan. Karakter penjajah Israel pun penakut dan sangat berbeda dengan bangsa Eropa. Sebenarnya, sangat wajar, bila pasukan penjajah Israel seperti anak kecil dalam sebuah pertempuran. Menjadi sasaran empuk perlawanan Palestina yang telah belajar dari ragam pertempuran sebelumnya.

Karakter alam semesta adalah berkelompok. Planet-planet berkelompok di dalam galaksi. Galaksi pun berkelompok di dalam alam seme...

Karakter alam semesta adalah berkelompok. Planet-planet berkelompok di dalam galaksi. Galaksi pun berkelompok di dalam alam semesta. Bulan pun berkelompok di dalam planet. 

Dalam kelompok, yang lemah pun menjadi kuat. Seperti domba yang lemah, bila dalam satu kelompok, serigala pun tak bisa dimangsa. Seperti harimau, bila dikepung oleh domba pun akan mati kelelahan melawan domba.

Dalam kelompok, tak harus sama. Seperti galaksi bima sakti, yang terdiri dari bumi, matahari, mars hingga pluto. Dari bulan, asteroid dan komet. Seperti tubuh manusia yang terdiri dari ragam panca indra.

Kesamaan tidak akan kuat menyatukan, tetapi saling ketergantungan dan berkaitanlah yang menyatukan menjadi kelompok yang kuat. Lihatlah model pertanian monokultur yang efisien tetapi menciptakan keretanan terhadap penyakit dan hama.

Tumbuhan pun memiliki kelompok. Bila menanam sesuatu, pahami kelompok tanaman yang saling ketergantungan. Seperti dalam Al-Qur'an yang selalu menyandingkan pohon kurma dan anggur.

Tanaman yang tumbuh sendiri walapun tidak ditanam, pelajari keterkaitan dengan pohon utamanya. Apa kemanfaatannya? Seperti rerumputan yang selalu tumbuh di saat baru menanam di sebuah lahan.

Ada tumbuhan yang mengindikasikan kesuburan tanaman. Ada yang untuk menjaga erosi, longsor dan kelembaban. Ada juga tumbuh karena dia obat untuk hama tanaman utama. Pelajari seluruhnya, maka tak ada kesia-siaan, saling berhubungan, ketergantuan dan menguatkan.






Beragam Peristiwa Akhir Zaman yang akan Terjadi di Palestina Menjelang hari Kiamat, semua manusia dikumpulkan di Baitul Maqdis d...





Beragam Peristiwa Akhir Zaman yang akan Terjadi di Palestina


Menjelang hari Kiamat, semua manusia dikumpulkan di Baitul Maqdis dan Syam. Bangkitnya manusia sesudah mati sebelum menuju akhirat akan dihimpun di Palestina. Baitul Maqdis dan Palestina menjadi tempat terakhir bagi umat manusia di muka bumi.

Kekhalifahan akan bangkit di Palestina. Kekhalifahan ini bisa jadi terbentuk di era Imam Mahdi dan saat Isa putra Maryam mendatangi Baitul Maqdis dan memenuhi bumi dengan keadilan.

Peperangan akhir zaman antara umat Islam dan Yahudi akan terjadi di Palestina. Waktu terjadinya bisa sebelum keluarnya Dajjal, atau juga terjadi pada zaman Dajjal. Saat Dajjal keluar, dia akan diikuti oleh orang-orang Yahudi dan berkeliaran ke berbagai penjuru untuk membuat kerusakan.

Dajjal pun akan dihadang dan. dibunuh oleh Isa putra Maryam di Gerbang Lud yang ada di Palestina. Dari Mujami bin Jariyah al-Anshari RA, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Isa bin Maryam akan membunuh Dajal di Bab Lud(Gerbang Lod).” (HR Ahmad, Turmudzi, dan Nu’aim bin Hamad).

“Tidak ada satu orang kafir pun yang masih hidup, semuanya terbunuh. Lalu, Isa berhasil menyusul Dajjal di Pintu Lod dan membunuhnya. Lalu, beberapa kaum Muslimin diselamatkan Allah ke hadapan Isa bin Maryam. Ia mengusap wajah mereka dan memberitahukan kepada mereka tentang kedudukan mereka di surga.” (HR Muslim, Ahmad, Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah, dan Hakim).

Gerbang Lud terletak di Palestina. Letaknya 38 Km baratdaya kota Quds. Kota ini didirikan bangsa Kan'an pada tahun 2000 SM

Nabi Isa tidak dibunuh atau pun disalib, melainkan diangkat oleh Allah dan akan kembali di akhir zaman. Turunnya di Damaskus Syam. Setelah itu ia pergi ke Masjid Al-Aqsha dan mengerjakan shalat bersama umat Islam. Setelah itu dia akan mengelola dunia dengan syariat Nabi Muhammad saw. Nabi Isa mengikuti Nabi Muhammad saw dan bukan sebagai Nabi yang baru.

Sumber:
https://www.google.com/amp/s/m.republika.co.id/amp/m30qdh
Sejarah dan Keutamaan Masjid Al-Aqsha, Mahdy Saied Rezk Kerisem, Al Kautsar 

Pemburu Malam, Antara Ilmuwan Antariksa dan Mukmin Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Al-Qur'an menjelaskan bahwa Allah menciptakan...

Pemburu Malam, Antara Ilmuwan Antariksa dan Mukmin

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Al-Qur'an menjelaskan bahwa Allah menciptakan alam semesta hanya 6 hari saja. Sedangkan ilmuwan memperkirakan terbentuknya bumi sehingga layak dihuni mencapai milyaran tahun lamanya. Itu pun masih banyak rahasia yang belum dipahami.

Alam semesta ini tidak sepi, sangat ramai. Tetapi tidak amburadul? Yang sudah diidentifikasi, planet, bulan, komet dan asteroid.     Setiap yang ada di alam semesta, tak ada satu pun yang diam. Semuanya bergerak, mengapa bisa bergerak? Bagaimana alam semesta mengambil energi untuk bergerak?

Bukankah planet dan bulan itu benda mati? Bukankah komet dan asteroid itu digambarkan sebuah bebatuan? Mengapa terus bisa bergerak dan tidak berbenturan? Padahal satu galaksinya berisi miliyaran benda-benda? Padahal di alam semesta memuat milyaran galaksi?

Di bumi saja, masih banyak misteri. Pembentukan sebuah benua saja masih misteri. Di lautan dan hutan saja masih banyak misteri. Para ilmuwan terus menggali misteri dengan membangun infrastruktur riset yang tercanggih tanpa henti. Namun, selalu menemukan misteri baru. Hingga kapankah?

Untuk riset alam semesta, hanya bisa dilakukan pada malam hari yang tak muncul sinar rembulan. Cahaya bintang gemintang di langit menjadi panduan untuk melakukan riset. Pola cahaya dan kemunculan yang tetap pada waktu atau periode tertentu menjadi petunjuk penelitian angkasa.

Para peneliti angkasa, menjadikan malam sebagai sarana meraih rahasia angkasa. Angkasa menjadi terang benderang di saat kegelapan dan keheningan malam. Setiap warna cahaya memiliki isyarat tersendiri.

Bila pemburu sains menjaga tidurnya di malam hari untuk mengungkap alam semesta. Mengapa pemburu Sang Pemilik Arsy yang bersemayam di atas langit tidak mengikuti jejak mereka? Mereka menggunakan teknologi angkasa, padahal para pemburu Sang Pemilik Arsy hanya cukup menghidupkan mata hatinya.

Sadar Generasi Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Nabi Ibrahim tak berfikir sukses untuk dirinya, tetapi untuk keturunannya. Meninggalk...

Sadar Generasi

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 

Nabi Ibrahim tak berfikir sukses untuk dirinya, tetapi untuk keturunannya. Meninggalkan Istri dan anaknya. Membangun Kabah lalu berdoa untuk keturunannya. Doanya baru terkabul setelah ribuan tahun, saat lahirnya Rasulullah saw.

Berapa generasi, kesuksesan yang diharapkan Nabi Ibrahim itu baru terealisasi? Melewati generasi Yaqub, Yusuf, Musa, Dawud, Sulaiman, dan Isa. Belum lagi waktu kekosongan generasi yang menjaga ketauhidan. Kita tak pernah tahu, di generasi ke berapa keberhasilan baru terwujud.

Rasulullah saw menjanjikan bahwa para Sahabat akan membebaskan Persia dan Romawi. Menjanjikan pembebasan Konstantinopel dan Roma. Apakah terjadi di jamannya? Rasulullah saw hanya membangun bekal agar semuanya terwujud. Yaitu, Islam.

Nabi Musa membawa Bani Israel dari Mesir ke Palestina. Berapa generasi yang harus dilewati sehingga baru terwujud? Melewati ujian di Sinai, beberapa Nabi yang tak disebutkan oleh Al-Qur'an, maka di era Thalut baru terwujud.

Palestina berjuang membebaskan diri dari penjajah Israel, dari era Al-Qassam, Amim Al Husaini Mufthi Palestina, Yasser Arafat, Ahmad Yassin hingga sekarang Ismail Haneyah, kapankah akan terwujud? Yang terpenting terus menanam dan membangun generasi.

Dakwah itu membangun generasi dengan menyiapkan semua sarananya. Tak terpikirkan untuk sukses dan berhasil di eranya. Tidak hanya jaya di eranya saja. Seperti kekhawatiran Nabi Zakaria yang galau karena belum memiliki generasi yang menjalankan visi yang dibawa seperti leluhurnya Nabi Ibrahim.

Lakukanlah. Berkaryalah. Agar yang sudah dilakukan generasi sebelumnya dilanjutkan kembali. Agar generasi sesudahnya lebih mudah menjalani perannya. Agar kesuksesan generasi sesudahnya karena pondasi yang dilakukan oleh generasi hari ini.

Iman, Pondasi Kekuatan Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Kehebatan militer penjajah menjadi bumerang. Sebab setiap keberhasilan apa pu...

Iman, Pondasi Kekuatan

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Kehebatan militer penjajah menjadi bumerang. Sebab setiap keberhasilan apa pun dianggap tak sesuai targetnya. Karena dengan infrastruktur paling canggih di dunia dan dukungan negara adi daya dan sekutunya, didukung 500.000 tentara seharusnya sangat mudah mengalahkan perlawanan Palestina yang tak memiliki pasukan reguler yang hanya bermodalkan senjata rakitan sendiri.

Menghancurkan seluruh bangunan di Gaza hingga rata merupakan strategi yang logis secara militer.  Itulah cara menutup semua lubang terowongan labirin perlawanan Palestina. Namun, bukankah penjajah Israel butuh tanah yang lapang untuk pangkalan alat beratnya? Bukankah tak seluruh reruntuhan bangunan menutup tanah?

Manusia memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa untuk di segala medan. Bukankah penjajah Israel yang melatih rakyat Palestina menjadi kuat? Saat seluruh dunia diam, masih ada pintu pertolongan, yaitu ke langit dan ke bumi. Bukankah, alam semesta itu pelayan manusia? Bukankah yang memberikan rezeki itu Allah?

Saat seluruh pintu ditutup oleh manusia. Saat penjara tinggi mengelilingi Gaza dan Tepi Barat.  Saat dunia diam dan malah mendukung penjajah Israel. Pintu langit dan bumi masih terbuka. Sekarang, dunia menyaksikan ketakjuban pada rakyat Palestina.

Intelejen terhebat, infrastruktur militer tercanggih, dana yang berlimpah dan pasukan tempur terlatih penjajah Israel, seolah tak berdaya. Padahal tak henti puluhan tahun mengembangkannya bersama petinggi militer yang paling hebat dengan dana yang tak terbatas dari adi daya dunia. Sudah kuadran trilyun dolar dihabiskan. Mengapa tak berdaya?

Penjajah Israel diperolok oleh dunia. Penjajah Israel terus merengek pada Amerika, Inggris, Jerman dan Mesir. Bahkan di dalam negrinya muncul ketakutan dan kecemasan, bisakah menghapuskan takdir kehancurannya? Bisakah melewati 100 tahun keberadaannya?

Kehebatan itu ada pada hati. Keluarbiasaan itu ada pada iman. Hanya Islam yang bisa memberikan kontribusi ini. Sedangkan akal dan sumber daya hanya membantu saja, tetapi bukan pondasi dan faktor utama. Itulah yang dimiliki rakyat Palestina. Itulah yang tak dimiliki  oleh siapapun yang bukan mukmin.

Jejak-Jejak Tanah Palestina Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Palestina memang negri para Nabi dan Rasul. Tidak saja dulu, tetapi hing...

Jejak-Jejak Tanah Palestina

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 

Palestina memang negri para Nabi dan Rasul. Tidak saja dulu, tetapi hingga sekarang. Saat Nabi dan Rasul berjuang sendiri. Bangsa Palestina pun berjuang sendiri. Saat para Nabi dan Rasul hanya menengadahkan tangannya ke langit bila menghadapi mereka yang durhaka dan zalim, bangsa Palestina pun melakukan hal yang sama.

Saat para pendurhaka mentertawakan dan mencemooh para Nabi dan Rasul karena sedikit hartanya, sedikit pendukung dan pembelanya. Serta mengejek kapan ditolong oleh Allah. Para Nabi dan Rasul hanya menjawab bahwa semuanya hak Allah. Allah yang menentukan waktunya. Sedangkan tugasnya hanya berdakwah saja.

Penjajah Israel melecehkan Baitul Maqdis, membumihanguskan negri, bangunan, masjid dan mempertontonkan pembakaran terhadap Al-Qur'an. Seolah-olah mengejek bangsa Palestina, namun bangsa Palestina tetap terus berjuang. Sebab, tugasnya hanya berjihad sedangkan kehancuran penjajah Israel berada di tangan Allah.

Romawi yang arogan. Yahudi yang menyeleweng pernah hadir bersama di tanah Palestina sebelum kelahiran Nabi Isa. Mereka bekerjasama. Bagaimana akhirnya? Allah menurunkan Nabi Isa dan pengikutnya yang setia. Yahudi pun terusir dari Palestina.

Yahudi kembali ke Palestina dengan menampakkan dirinya sebagai penjajah Israel. Melakukan hal yang sama dengan para para pendahulunya. Bukankah gabungan kaisar Eropa terkubur di Palestina? Bukankah Romawi dan Persia terkubur di Palestina? Bukankah Mongol pun terkubur di Palestina?

Perhatikan tanah-tanah di Palestina. Bukankah Yerusalem, Hitthin, Ain Jalut, Askolan, Akka dan tempat kekalahan para penjajah negri Palestina masih ada? Bukankah berita akhir zaman, juga menempatkan tanah-tanah Palestina menjadi tempat kekalahan Dajjal?

Sebuah kaum atau peradaban yang akan hancur pasti berambisi untuk menjajah tanah Palestina. Bukankah gereja hancur mendominasi Eropa setelah menjajah Palestina? Bukankah Persia dan Romawi hancur setelah menjajah Palestina? Saat Muslimin tak peduli dengan Palestina maka umatnya menjadi yang terlemah. Tanah Palestina diberkahi Allah, siapa yang membela akan diberkahi. Siapa yang menghancurkan, akan dihancurkan Allah.

Tauhid dan Jiwa Bebas Buya Hamka berkata dalam bukunya Pelajaran Agama Islam saat membahas Tauhid dan Jiwa Bebas, "Tuan bol...

Tauhid dan Jiwa Bebas


Buya Hamka berkata dalam bukunya Pelajaran Agama Islam saat membahas Tauhid dan Jiwa Bebas, "Tuan boleh menyiksa saya, memaksa saya! Kekuatan senjata Tuan dapat menembus dada saya, tetapi Tuan tidak dapat merampas dan menekan kepercayaan saya."

Buya Hamka melanjutkan, "Tempat takut saya hanya Allah SWT. Tempat saya berlindung, meminta tolong, tempat bertawakal, hanya Dia. Inilah inti sari ajaran Muhammad Rasulullah saw."

Telah lama manusia diajar sari kebebasan hidup. Tatkala diktator Namrudz, datanglah Ibrahim a.s.. Dipuncak kemegahan Firaun datanglah Musa a.s.. Dipuncak kekuasaan Romawi dan keingkaran Yahudi datanglah Isa a.s..

Jiwa yang bebas dari ketakutan kekurangan harta dan kemiskinan adalah seperti Rasulullah saw. Rasulullah saw mendapatkan kambing sepadang sebagai hadiah. Diterimanya di permulaan waktu Ashar. Sebelum Magrib masuk, kambing itu telah habis dibagi-bagikannya.

Rasulullah saw amat senang melihat Sahabatnya yang miskin membawa kambing itu masing-masing ke rumahnya. Sehingga, Rasulullah saw lupa menyediakan makanan di rumahnya sendiri.

Jiwa Rasulullah saw merdeka dari rasa takut saat perang Uhud, Rasulullah saw tak sedikitpun takut saat musuh telah sampai ke tempat dia mengomandokan tentaranya, sampai ketopong  penutup mukanya pecah dan sebagian pecahan itu masuk ke dalam pipinya sehingga perlu dikeluarkan dan ditarik dengan gigi.

Rasulullah saw pun merdeka dari sikap membalas dendam karena tergila-gila akan kemenangan. Saat pembebasan Mekah, negri yang telah mengusirnya selama 10 tahun, tidak ada yang berani melawannya. Dengan mengendarai untanya, ditekurkannya kepalanya di atas kuduk untanya karena tawadhu. Lalu, memaafkan seluruh penduduk Mekah.

Sumber:
Buya Hamka, Pelajaran Agama Islam, GIP

Kemenangan Palestina Menurut Syeikh Abdul Hasan Ali Al-Hasani An-Nadwi Syeikh Abdul Hasan Ali Al-Hasani An-Nadwi, ulama dunia ke...

Kemenangan Palestina Menurut Syeikh Abdul Hasan Ali Al-Hasani An-Nadwi


Syeikh Abdul Hasan Ali Al-Hasani An-Nadwi, ulama dunia kelahiran India, dalam sebuah ceramahnya pada Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengatakan, "Solusi satu-satunya untuk permasalahan Palestina ialah memunculkan Shalahuddin di atas panggung permasalahan Palestina. Yaitu, datangkan Shalahuddin dalam panggung jihad Islam untuk kedua kalinya dengan mengobarkan kembali perang Hitthin atau seumpama Hitthin."

"Rahasia kemenangan Shalahuddin hanya, bahwa dia seorang Muslim, Mukmin, pengikut Muhammad yang tak kenal selain bahasa Al-Qur'an. Tak kenal selain bahasa iman. Tak kenal selain bahasa kelembutan. Muslimin selalu dan senantiasa begitu."

"Sesungguhnya Muslimin sampai saat ini, sekalipun materi merasuki dan pendidikan kontemporer telah menanamkan pengaruh kuat, Muslimin masih memegang bahasa Al-Qur'an. Muslimin di Timur dan Barat, sekalipun bahasanya beranekaragam, sekalipun kecerdasannya tinggi, sekalipun kejeniusannya menakjubkan, mereka tetap memegang bahasa Rasulullah saw."

"Muslimin meyakini Muhammad saw sebagai Nabi yang abadi. Sebagai pengangkat ilmu jihad yang suci. Sesungguhnya mereka tak paham selain bahasa Al-Qur'an. Maka, berbicaralah kepada Muslimin dengan bahasa Al-Qur'an."

"Jangan berbicara dengan bahasa politik, berikan kesan kelembutan, dan keyakinan akan jihad, dengan harapan mendapatkan mati syahid, Muslimin senantiasa memahami bahasa ini. Rahasia penguasaan Shalahuddin terhadap jiwa dan hati, karena dia paham rahasia ini."

"Muslimin tidak akan terdorong kecuali karena motif jihad. Berkumpul di bawah panji keimanan sebagai panglima, tokoh, beragam bangsa dan mampu menyatukan dunia Islam yang terkoyak, tercerai berai dan terpisah pisah. Bagaimana sanggup menyatukan dunia yang besar ini dengan keberagaman unsurnya, dengan keberagaman kebudayaannya, keberagaman madzhab fiqihnya? Bagaimana menyatukan dunia Islam di zaman yang gelap dan sulit ini di bawah panji Muhammad saw?"

"Hati-hati orang beriman yang lurus tak mengenal bahasa politik, tak mengenal formalitas etika, mereka hanya mengenal kelembutan, mereka hanya mengenal bahasa Al-Qur'an. Muslimin memiliki kekayaan yang tak dimiliki oleh Amerika, tak dimiliki Rusia, itulah kekayaan iman. Itulah kekayaan iman yang mengalir deras. Kekayaan ini sesungguhnya ada, tetapi butuh dibangkitkan, butuh digerakkan."

Sumber:
Prof Dr Ali Muhammad Shalabi, Shalahuddin Al-Ayubi, Pustaka Al-Kautsar

Ratu Antokia, Agen Rahasia Shalahuddin Al-Ayyubi di Tubuh Tentara Salib Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Gerakan intelejen dalam sebu...

Ratu Antokia, Agen Rahasia Shalahuddin Al-Ayyubi di Tubuh Tentara Salib

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Gerakan intelejen dalam sebuah pertempuran merupakan sesuatu yang sangat strategis dalam meraih kemenangan militer. Di perang Salib, Shalahuddin Al-Ayubi membangun agen mata-mata yang handal, tidak saja dari Muslimin tetapi juga dari para Tentara Salib sendiri.

Agen rahasia Shalahuddin Al-Ayubi yang berasal dari tentara salib, tidak saja dari tentara biasa, tetapi ada juga yang berasal kalangan dekat atau ring satu para penguasa kerajaan yang didirikan oleh tentara salib pada Perang Salib I setelah menguasai Baitul Maqdis Palestina. Mengapa musuh bisa menjadi kawan?

Keberhasilan Shalahuddin Al-Ayubi memenangkan Perang Hitthin, yang menyebabkan Baitul Maqdis bisa direbut kembali, salah satunya buah operasi intelejen. Dimana Shalahuddin Al-Ayubi mengadakan kontak rahasia dengan istri penguasa Antokia, raja Bohemond III. Dia menginformasikan tentang langkah-langkah militer tentara salib dan agenda perangnya.

Ibnu Atsir berkata, "Ratu Antokia berkirim surat kepada Shalahuddin Al-Ayubi, memberikan petunjuk dan memberikan informasi yang susah ditembus oleh Shalahuddin." Ibnu Syamah berkata, "Ratu Antokia merupakan loyalis Shalahuddin, ia menjadi mata Shalahuddin untuk melihat musuh, menunjuki, menasehati dan membongkar rahasia tentara salibis."

Keterkaitan Shalahuddin dengan Ratu Antokia ini, menyebabkan lahirnya sebuah roman di Prancis pada abad ke-14 M menyebutkan, Saladin pernah jatuh cinta dengan Lady Sibylla, istri Pangeran Antiokhia Bohemond III. Padahal, tidak ada bukti Shalahuddin pernah benar-benar bertemu wanita ini walaupun setidaknya ada kontak secara tidak langsung.

Mengapa sang Ratu Antokia rela membantu Shalahuddin? Akhlak pasukan Muslimin dalam menepati perjanjian dengan kerajaan Antokia. Dalam buku Sejarah Eropa: Dari Eropa Kuno Hingga Eropa Modern, pada 1151 M Nurudin Zanki, sang guru Shalahuddin, berhasil menaklukan kota Edessa. Penguasa Edessa dan Antokia berhasil disandera. Akhirnya, mereka dibebaskan setelah memberikan tebusan. 

Dalam buku The Crusades through Arab Eyes, Amin Maalouf, menjelaskan, Shalahuddin menaruh hormat kepada lawan sekalipun. Pernah suatu ketika, dalam masa damai, sejumlah bangsawan Kristen dari Antokia mendatanginya untuk meminta kembali daerah yang direbut Muslimin empat tahun sebelumnya. Permintaan itu kemudian dikabulkan Shalahuddin.

Akhlak yang luar biasanya inilah yang membuat Ratu Antokia tertarik menjadi bagian kemenangan Muslimin pada perang Hitthin. 

Mimpi dan Firasat Kelahiran Shalahuddin Al-Ayubi  Di sebuah kota tua, di antara Baghdad-Irak dan Mosul-Syam, terdapat sebuah ben...

Mimpi dan Firasat Kelahiran Shalahuddin Al-Ayubi 


Di sebuah kota tua, di antara Baghdad-Irak dan Mosul-Syam, terdapat sebuah benteng  yang terletak di atas batu karang besar. Benteng ini berada di ujung kota yang menghadap ke sungai Dajlah atau Tigris. Benteng ini bernama Benteng Tikrit.

Benteng Tikrit dibangun oleh bangsa Persia sejak zaman dulu untuk menyimpan kekayaan, sekaligus sebagai menara pengintai musuh. Benteng ini berhasil direbut oleh kaum Muslimin pada tahun ke-6 Hijriyah di masa Khalifah Umar bin Khatab.

Saat itu Bani Seljuk sedang berkuasa, dengan sultannya Muhammad Malik Sah. Benteng Tikrit berada di wilayah kekuasaan Bani Seljuk di bawah provinsi Baghdad. Saat itu, kaum Muslimin mengalami kondisi yang kritis. Para penguasanya saling bertikai memperebutkan kekuasaan. Sedangkan Masjidil Aqsha di Palestina di kuasai Tentara Salib, gabungan penguasa Eropa.

Dalam suasana kritis tersebut, di tahun 532 Hijriyah (1137 M), di Benteng Tikrit, ada seorang wanita muda sedang mengandung. Saat gadis, dia berdoa kepada Allah, agar dari rahimnya lahir pembebas Palestina. Sang suaminya, saat perjaka, juga berdoa agar keturunannya menjadi sosok pembebas Palestina. Akhirnya, Allah menjodohkannya.

Pada suatu malam, wanita yang hamil tersebut bermimpi, ada sosok yang mendatangi dalam mimpinya. Sosok itu berkata, "Di dalam perutmu ini ada salah satu pedang Allah." Wanita tersebut terbangun. Memikirkan makna mimpi tersebut tentang jabang bayinya yang dijuluki pedang Allah.

Hari berbahagia pun tiba. Sang bayi pun lahir. Namun apa yang terjadi? Beberapa hari setelah kelahiranya, ada perintah dari penguasa Baghdad untuk segera meninggalkan benteng sesegera mungkin. Bila tidak, seluruh anggota keluarga tersebut bisa dibunuh oleh komandan benteng.

Hanya berbekal ala kadarnya, mereka mengendap secara rahasia keluar benteng di malam hari. Namun tangisan sang bayi sangat kencang sehingga sangat membahayakan bila diketahui oleh komandan benteng. Sang ayah bermaksud membunuh bayi tersebut. Namun dicegah oleh pengikutnya.

Sang pengikut berkata, "Apa dosa sang bayi? Bukankah yang terjadi pada kita merupakan ketentuan dari Allah? Siapa tahu kelak, bayi ini justru yang akan menjadi penguasa yang disegani dan memiliki kedudukan terhormat. Semoga Allah menjadikan untuknya suatu kedudukan."

Ayah bayi tersebut tersadar, dia tidak jadi membunuh bayi tersebut. Kelak bayi tersebut benar-benar menjadi pedang Allah, sang Pembebas Baitul Maqdis, yang bernama Shalahuddin Al-Ayubi. Mimpi sang ibu dan firasat pengikut ayahnya menjadi kenyataan.

Sumber:
Prof Dr Ali Muhammad Shalabi, Shalahuddin Al-Ayubi, Pustaka Al-Kautsar

Di Lingkaran Majlis Ilmu Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Mencari ilmu atau meraih keberkahan ilmu? Apakah ilmu itu hanya kumpulan pe...

Di Lingkaran Majlis Ilmu

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 

Mencari ilmu atau meraih keberkahan ilmu? Apakah ilmu itu hanya kumpulan pengetahuan? Keluasan wawasan? Mengapa ada yang ilmunya sangat luas, tetapi sedikit manfaatnya?  Mengapa ada yang ilmunya sedikit, tetapi manfaatnya luas?

Ilmunya sangat luas, hasilnya hanya debat kusir tiada henti. Ilmunya hanya untuk merendahkan dan mematahkan ilmu  orang lain. Ilmunya hanya untuk membangun kebanggaan atas dirinya. Agar orang-orang berbondong-bondong mendatangi dirinya. Apakah seperti ini tujuan ilmu?

Apakah belajar itu harus kepada yang ilmunya lebih luas dan lebih baik? Kepada yang populer? Yang referensi dan literasinya lebih mumpuni? Bukankah sangat banyak, penduduk langit yang tidak dikenal di bumi?

Apakah harus belajar kepada yang referensi buku dan kitabnya sangat banyak? Apakah sumber ilmu itu hanya dari kumpulan buku referensi? Bukankah ilmu itu bersemayam di hati bukan dikumpulkan bacaan dan referensi?

Buya Hamka justru menemukan kekaguman pada gurunya Sutan Mansur. Sang guru hanya membawa Al-Qur'an serta indeks ayat Al-Qur'an kemana pun ia pergi. Namun ilmu hikmahnya melampui ketua umum Muhammadiyah saat itu.

Samudera ilmu itu berawal dari ketundukan hati, maka duduklah di majlis ilmu walapun majlis tersebut kering dengan ilmu. Sebab yang dididik hatinya terlebih dahulu. Adakah kerendahan hati? Di majlis ilmu apa pun, bukankah malaikat akan mengelilinginya? Menurunkan berkah kepada yang duduk bersamanya?

Bila masih meremehkan majlis ilmu yang dianggap kering dan dangkal ilmunya, bertanda masih ada kesombongan. Keberkahan ilmu tidak akan dirasakan pada yang sombong, walaupun ilmunya seluas langit dan bumi. Ilmu bisa dicari di media sosial, video, buku dan paper hasil penelitian. Namun keberkahan ilmu hanya didapatkan di lingkaran majlis ilmu.

Bisa jadi sang guru ilmunya sangat terbatas, namun doanya mustajab di sisi Allah. Sehingga dengan doanya, Allah melimpahkan ilmu yang luar biasa, melampaui mereka yang hanya mengandalkan buku, referensi dan literasi yang luas.

Agar Meyakini Pertemuan Dengan-Nya Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Alam semesta diciptakan agar manusia meyakini dan mengokohkan dir...

Agar Meyakini Pertemuan Dengan-Nya

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Alam semesta diciptakan agar manusia meyakini dan mengokohkan diri akan pertemuannya dengan Allah. Bukankah semakin banyak ilmuwan yang meyakini kehancuran alam semesta? Bukankah semakin berlimpah beragam model kemungkinan kehancuran alam semesta?

Alam semesta seperti raga manusia, tumbuhan dan binatang. Bukankah semuanya tua? Bukankah sangat banyak kemungkinan untuk sakit? Bukankah sangat tak terhitung dan tak terduga penyebab kematiannya?

Peradaban Yunani, Romawi dan Persia sudah hancur. Tak muncul lagi. Banyak kaum dan suku bangsa yang tak ada jejaknya lagi. Banyak perusahaan yang bangkrut, tak bangkit lagi. Banyak negara-negara yang hilang dari peta bumi.

Kemana kaum Nabi Hud, Syuaib, Shaleh dan Luth? Kemana Firaun dan Namrudz? Semuanya terkubur. Allah menyisakan jejak perjalanan mereka agar paham semua yang dibangun sehebat dan sekuat apa pun akan musnah.

Allah memendekan usia manusia di akhir zaman, agar berita kematian selalu mengingat. Fenomena gempa dan gunung meletus. Perkembangan jenis penyakit yang semakin banyak dan penyebaran cepat. Iklim yang anomali yang efeknya terhadap suhu, permukaan laut, bencana dan ketersediaan pangan. Apakah tak menyadarkan pertemuannya dengan Allah?

Mengapa Rasulullah saw banyak memberikan berita tentang huru hara Hari Kiamat, baik yang kecil maupun yang besar? Mengapa tanda-tandanya dimunculkan secara bertahap dan berkesinambungan? Agar suasana kesadaran kejiwaan pertemuan dengan Allah terjaga.

Allah Maha Pengasih dan Penyayang, terus mengepung manusia dengan fakta, data dan peristiwa di sekitar dan dekat  untuk bisa menangkap kepastian dan kebenaran akan pertemuan dengan Allah melalui panca indra, akal dan hatinya.

Penyebab Muslimin Berjihad Bersama Shalahuddin Al-Ayubi Karakter Shalahuddin Al-Ayubi membuat banyak orang menjadi bagiannya. Be...

Penyebab Muslimin Berjihad Bersama Shalahuddin Al-Ayubi


Karakter Shalahuddin Al-Ayubi membuat banyak orang menjadi bagiannya. Berhimpun bersamanya. Sebab, Shalahuddin sangat dermawan dalam urusan harta. Dia memberikan banyak hadiah dan hibah kepada pengikutnya, delegasi yang datang, orang-orang yang mau tunduk kepadanya.

Dia bersikap toleran kepada seluruh rakyatnya dengan memaafkan hutang-hutang pajak, menghapuskan berbagai pungutan dan pemerasan, selain retribusi yang sah menurut syariat. Tujuannya, menarik hati semua orang ke barisannya dan membungkam para musuhnya.

Saat terjadi pertempuran dengan penguasa dan pasukan muslim yang tidak mendukung gerakan front Islam melawan tentara salib, ia tidak mengijinkan untuk mengejarnya, tidak membunuh mereka yang terluka, tidak menjadikannya sebagai tawanan. Terkadang toleran kepada musuhnya, semoga kelak menjadi sekutu.

Shalahuddin memiliki keimanan yang mendalam. Tidak hanya tekun beribadah, tetapi juga sangat bersemangat dalam jihad. Ia meyakini bahwa jihad merupakan kewajiban baginya dan bagi yang lainnya, sehingga dia berusaha membawa mereka terlibat dalam jihad.

Shalahuddin membiarkan para pejabat, komandan, orang terdekat, serta kawannya untuk menduduki jabatan mereka. Dia tidak berambisi pada jabatan tersebut karena yang dibutuhkan adalah kekuatan militer untuk tujuan tertinggi.

Dihadapan gurunya, Shalahuddin menampakkan dirinya sosok yang kuat yang memiliki mentalitas tangguh untuk mewujudkan prinsip-prinsip yang dijalankan gurunya, Nurudin Zanky dan Imaduddin Zanki.

Shalahuddin memposisikan khalifah Abbasiyah sebagai sumber otoritas spiritual yang sah bagi Muslimin. Secara berkala mengirimkan surat ke khalifah untuk menginformasikan beragam situasi. Ini penegasan bahwa kekuatan Muslimin hanya akan terbentuk atas dasar keakraban, komitmen untuk melindungi agama, aqidah dan menolak para aggresor.

Shalahuddin mengabaikan ragam penyakit yang deritanya. Fokusnya, hanya berjihad, sehingga membuatnya lupa akan ragam rasa sakit dan melupakan semua derita fisik.

Sumber:
Prof Dr Ali Muhammad Shalabi, Shalahuddin Al-Ayubi, Pustaka Al-Kautsar

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (199) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (50) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (220) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (216) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (166) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (428) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (194) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (90) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)