basmalah Pictures, Images and Photos
02/10/24 - Our Islamic Story

Choose your Language

Nabi Uzair dan Kehancuran Gaza Oleh: Nasrulloh Baksolahar Reruntuhan Gaza, bisakah bangkit kembali? Allah berkisah tentang Uzair...

Nabi Uzair dan Kehancuran Gaza

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Reruntuhan Gaza, bisakah bangkit kembali? Allah berkisah tentang Uzair yang melewati sebuah kota yang hancur, bagaimana kota yang hancur bisa dibangun kembali? Allah menidurkan Uzair selama 100 tahun. Saat terbangun dari tidur, kota yang sebelumnya runtuh sudah bergeliat kembali.

Nabi Ibrahim bertanya kepada Allah tentang bagaimana yang mati bisa hidup kembali? Allah memerintahkan menyembelih burung. Lalu, memotong motong  tubuh burung menjadi bagian kecil dan disebar ke sejumlah tempat yang berbeda dan berjauhan. Ternyata, burung itu bisa hidup kembali dan lalu terbang tinggi.

Banyak kota-kota yang telah dibumihanguskan dan pendudukan dibantai hingga tak tersisa. Perhatian saat Tentara Mongol menyerbu sejumlah kota di eranya? Perhatian saat Baghdad dibumihanguskan oleh Tentara Mongol? Saat ini Baghdad tetap berdiri kokoh. Kekejaman dan kekejian manusia tidak akan pernah menghapus apapun dari muka bumi.

Tanah yang kering kerontang. Tanah yang mati, hidup kembali hanya dengan air hujan. Semudah itu membangun kembali yang telah hancur. Dalam setiap kehancuran tetap tersimpan sebuah kebangkitan. Walaupun mayat sudah terkubur lama, kebangkitan tetap bisa tercipta.

Syarat kebangkitan hanya bersumber dari langit. Berenergikan langit. Keimanan dan keyakinan dari langit. Kepemimpinan dari langit. Sistem dari langit. Harapan dari langit. Menengadahkan ke langit. Menerapkan metodologi langit. Itulah langkah awal dan pembangunan kembali yang tercepat. Seperti air hujan yang menyiram tanah.

Bila iman dan takwa masih dalam gengaman, jangan pernah khawatir dengan kehancuran yang disebabkan oleh kezaliman. Sebab kezaliman tidak akan pernah bisa menghancurkan apapun. Kezaliman tidak akan pernah bisa merampas hak kemanusiaan manusia. Kezaliman terlihat kokoh, memiliki sumberdaya tak terbatas, kejam dan perkasa, namun sebenarnya dia tengah mengalami ketakutan dan sedang terancam akan takdir kehancurannya.

Kisah Nabi Uzair akan terus berulang. Kehidupan dan kebangkitan kembali sebuah wilayah yang infrastrukturnya hancur lebur oleh kezaliman akan terus berulang. Kezaliman hanya menghabiskan sumber dayanya saja, namun tanpa hasil apapun. Bahkan menuju kehancurannya. Itulah perjalanan golongan yang sesat dan yang dimurkai. Seperti penjajah Israel yang melakukan agresi ke Gaza bukan kemenangan yang diraih, namun membuat perekonomian, mental rakyatnya hancur dan hancurnya diplomasi hubungan internasionalnya.

Kisah Nabi Uzair yang berasal dari Bani Israel seharusnya menjadi pelajaran penjajah Israel, bahwa sebuah negri walaupun dihancurkan akan tetap bangkit kembali dengan iman dan takwa para penghuninya.

Mengembalikan Kejayaan Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Allah menguji Nabi Ayyub dengan kekayaan berlimpah, anak yang banyak dan kelu...

Mengembalikan Kejayaan

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Allah menguji Nabi Ayyub dengan kekayaan berlimpah, anak yang banyak dan keluarga yang bahagia. Bagaimana bila sebaliknya? Miskin, kehancuran bisnis, kehilangan anak dan ditinggalkan istri? Apakah masih tetap berkarakter yang sama? Iman dan bertakwa? Perguliran kejayaan dan kehancuran. Perguliran kekayaan dan kemiskinan untuk menguji keistiqamahan di semua kondisi kehidupan.

Saat bangkrut dan miskin. Saat sakit dan hancurnya keluarga. Nabi Ayub hanya berdoa, "Ya Allah, sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang." Dengan doa tersebut Allah melenyapkan semua penyakit, mengembalikan dan melipatgandakan yang telah hilang. Semuanya rahmat dari Allah. Keistiqamahan dalam beragam kondisi, merupakan solusi persoalan hidup.

Nabi Yunus dalam kegelapan lautan, kegelapan malam dan kegelapan di perut ikan paus, berdoa, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Maha suci Engkau, Sungguh, aku termasuk orang yang zalim. Dalam keterpurukan, tauhidkan Allah. Akui kezaliman diri bukan orang lain. Itulah jalan keluarnya dari persoalan. Menyalahkan hanya membuat rahmat Allah semakin jauh.

Tazkiyatu Nafs, membersihkan diri, awal semua perbaikan dan dikembalikannya kepemimpinan dan kejayaan. Seperti Nabi Adam yang bersegera mengatakan kepada Allah bahwa dirinya telah menzalimi dirinya sendiri. Awal semua perbaikan adalah hanya beristighfar dan bertaubat. Melihat ke dalam bukan menyalahkan ke luar.

Nabi Zakaria sudah tua renta. Istrinya juga sudah tua dan mandul. Hingga di usia senjanya belum memiliki putra. Nabi Zakaria berdoa, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik." Solusi hidup adalah yakin kepada Allah walaupun tidak memiliki sumberdaya sama sekali untuk meraihnya.

Ikhtiar yang dilakukan oleh Nabi Zakaria adalah bersegera melakukan kebaikan, berdoa dengan rasa penuh harap dan cemas dan hatinya khusyu kepada Allah. Allah tidak pernah menyia-nyiakan kebaikan para hamba-Nya. Itulah yang suratan takdir yang tercatat di Lauhul Mahfudz.

Kisah para nabi dan rasul untuk meneguhkan hati yang beriman. Menentramkan dalam kegelisahan. Terlihat cahaya walaupun di kegelapan. Optimisme walaupun tak memiliki sumber daya yang cukup untuk meraih impian. Syaratnya, lalui apa yang pernah dilalui dan kerjakan apa yang telah dikerjakan oleh para nabi dan rasul.

Kekuasaan Tanpa Etika Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Apa ciri kelemahan? Menerima kezaliman. Seperti Bani Israel yang menolak kehad...

Kekuasaan Tanpa Etika

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Apa ciri kelemahan? Menerima kezaliman. Seperti Bani Israel yang menolak kehadiran Nabi Musa untuk membebaskannya dari Firaun.  Pada sisi lain, sang penguasa menjadikan perbudakan, kemiskinan, ketakutan, kekejaman dan kelaparan menjadi senjata untuk mengokohkan kekuasaannya atas anak bangsa yang lemah. Yaitu, mereka  yang hanya memikirkan perut, kemaluan dan kesenangan saja, walaupun kemerdekaan dan harga dirinya diamputasi.

Kezaliman tidak akan bisa membangun bangsa. Tidak akan mau membangun negri. Tak peduli dengan rakyatnya. Rakyatnya harus terus dibodohkan dan dimiskinkan. Sebab, kebodohan dan kemiskinanlah yang membuat kekuasaannya bertahan. Kesenjangan terus diciptakan. Dinasti dan oligarki kekuasaan politik dan ekonomi terus diabadikan dalam bentuk feodalisme.

Ekonomi dan kekuasaan hanya bergulir dan mengalir di tangan tertentu saja. Organisasi dan lembaga dibentuk hanya agar ekonomi dan kekuasaan bergulir dalam jaringan yang berhubungan dengannya saja, seperti jaring laba-laba. Banyak wajah, namun sebenarnya sama.

Memperhatikan rakyat hanya saat pilpres, pemilu dan pilkada dengan membagi-bagi bantuan gratis yang jumlahnya puluhan trilyun. Setelah menang, akan memeras rakyat dengan ribuan trilyun sampai tak terhingga melalui menaikkan pajak, mencabut subsidi, dan membuat perundangan yang menguntungkan lingkaran kekuasaannya sendiri.  Uang rakyat yang dikumpulkan dibagi-bagikan atas nama sumbangan penguasa. Anggaran negara menjadi seperti dompetnya sendiri. Sumberdaya alam seperti harta warisan bagi kelompoknya sendiri.

Kekuasaan tanpa etika akan terjatuh di lubang yang sama, siapapun sosok penguasanya. Apapun sistem pemerintahan dan cara pemilihannya. Sebab, semua model pemerintah bisa direkayasa sesuai kehendak penguasa.  Para diktator dan koruptor tidak hanya lahir dari kudeta, tetapi juga dari proses demokrasi.

Etika itu tidak bersumber dari hukum. Etika itu tidak bersumber dari logika dan ilmu pengetahuan. Etika itu dari hati. Etika itu bersumber dari langit. Etika bersumber dari rukun iman, Islam dan ihsan. Inilah etika yang komprehensif itu bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw.

Tak ada yang bisa tegak tanpa Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw, sebab apa yang dibangun oleh manusia semuanya bisa diselewengkan dan pemutarbalikan. Yang dirancang oleh manusia bisa direkayasa dan dimanipulasi sesuai kehendaknya sendiri. Yang dirancang manusia ada sisi kegelapan dan kesalahan yang bersumber dari hakekat manusia itu sendiri.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (149) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (48) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (219) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (187) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (209) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (134) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (380) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (142) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (188) Sirah Sahabat (111) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (67) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)