basmalah Pictures, Images and Photos
06/15/24 - Our Islamic Story

Choose your Language

500.000 Tentara Penjajah Israel, Cukupkah Untuk Menghadapi Pertempuran Gaza? Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Penjajah Israel memilik...

500.000 Tentara Penjajah Israel, Cukupkah Untuk Menghadapi Pertempuran Gaza?

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Penjajah Israel memiliki 500.000 tentara, baik reguler maupun cadangan. Belum lagi pemukim yahudi yang di persenjatai dan tentara bayaran dari sejumlah negara, contohnya tentara bayaran dari Amerika terbunuh dalam jebakan perlawanan Palestina.

Rakyat Palestina tidak sedang menghadapi penjajah Israel saja, tetapi juga negara-negara yang mendukung penjajah Israel seperti Amerika dan Inggris yang terbukti terlibat dalam serangan pembebasan tawanan yang membunuh hampir 300 pengungsi Palestina di Gaza Tengah. Apakah banyaknya, tentara penjajah Israel dapat bertempur optimal?

Penjajah Israel sedang mereview anggaran militernya, karena defisit anggaran tahun ini bisa menyentuh 7 %. Saat ini, anggaran militernya seperti menyerahkan "check kosong" tanpa ada yang membatasi jumlahnya dan untuk apa digunakan. Untuk menutupinya, Amerika selalu memberikan bantuan tanpa syarat untuk penjajah Israel baik berupa dana, maupun infrastruktur militer.

Saat defisit anggaran terjadi, perekonomian pun tertekan, karena fokus tenaga kerja untuk berperang bukan menggerakkan sektor industri dan jasa. Akhirnya, mereka mengimport tenaga kerja dari India. Daerah di sepanjang  perbatasan Gaza pun, mereka menghentikan aktivitasnya. Begitu pun di daerah utara yang setiap hari diserang oleh perlawanan Lebanon, Irak dan Suriah. Aktivitas perekonomian terhenti.

Tentang dana pembiayaan 500.000 tentara bisa jadi bukan persoalan, sebab Amerika, Inggris dan sekutunya bisa memback up, namum bagaimana dengan daya tempurnya? Diperkirakan 20-30 ribu tentaranya cidera. Ribuan lainnya tewas.

Berapa banyak tentara penjajah Israel yang bertempur di Gaza dan daerah pendudukan di Utara? Berapa lama  waktu mereka  bertugas sekali bertempur? Berapa lama mereka beristirahat setelah bertempur? Perhitungan ini mempengaruhi cukupkah 500.000 tentara penjajah Israel dalam menghadapi semua front pertempuran?.

Dalam kalkulasi jumlah mungkin bisa terpenuhi, namun dalam kalkulasi mental bertempur bisa jadi tak mencukupi. Ada faktor ganguan psikologis sangat berat yang dialami mereka. Pertama, tekanan publik dan perpecahan  internal.

Kedua, mulai banyak orang tua dan kerabat tentara penjajah Israel yang menolak putra-putri dan saudaranya untuk berperang dan kembali berperang. Bahkan, dari tentaranya sendiri banyak yang menolak berperang dan tidak mau bertugas kembali berperang. Mereka memilih untuk bunuh diri.

Dengan kondisi mental yang sangat berat dan parah ini, berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh para tentara penjajah Israel untuk mampu berperang dengan mental yang kokoh? Tentu menjadi sangat lama. Dengan kondisi ini, pergantian tugas semakin harus cepat, namun istirahat nya semakin lama. Untuk memutar pergantian tentara ini, apakah 500.000 tentara penjajah Israel cukup?

Media-media dan pengamat militer penjajah Israel banyak yang menyuarakan kekalahan dan kesalahan strategi perang mereka. Belum lagi demonstrasi yang mengutuk genosidanya. Maka, modal pemulihan bertempur sangat lemah sekali.

Dengan kondisi seperti ini, banyak pengamat militer yang mengatakan bahwa strategi perang penjajah Israel hanya "rongsokan", selalu terjatuh pada jebakan yang sama. Untuk menghilangkan keputusasaan mereka hanya bisa menghabisi anak dan perempuan di tempat pengungsian dan rumah sakit.

Palestina, Menanti Pertolongan Allah yang Tak Terduga Oleh: Nasrulloh Baksolahar  Bagaimana proses Palestina merdeka? Hanya Alla...



Palestina, Menanti Pertolongan Allah yang Tak Terduga

Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Bagaimana proses Palestina merdeka? Hanya Allah yang tahu. Akan dimunculkan beragam kemukjizatan dari sisi-Nya yang tak diprediksi oleh siapa pun. Allah Mahaberkuasa dan berkehendak. Tidak ada campur manusia sama sekali. Sejarah telah banyak mencatatnya. Kelak, pasti menjadi kenyataan di Palestina. 

Rasulullah saw bersama Bani Hasyim dan Abdul Muthalib diblokade ekonomi dan sosial. Efeknya, hingga harus makan dedaunan kering karena tak ada lagi yang bisa dikonsumsi. Hingga kulit binatang yang sudah kering pun, diolah kembali agar bisa dikonsumsi. Ketersediaan air pun diputus. Bagaimana berakhirnya blokade ini?

Tak ada makanan dan air yang turun dari langit dan keluar dari perut bumi. Tidak ada bantuan kemanusiaan yang bisa masuk secara bebas. Tak ada kemukjizatan yang membuat makanan dan minuman menjadi berlimpah. Lalu bagaimana blokade ini selesai? Allah cukup mengutus makhluk-Nya yang bernama rayap. Semuanya tuntas.

Makhluk kecil tak berdaya yang bernama rayap, memakan kertas perjanjian kesepakatan para kabilah Quraisy hingga habis. Kecuali, kalimat bismillah. Hancurnya kertas perjanjian blokade, berarti selesai juga blokade tersebut. Adakah campur tangan manusia?

Kabah hendak dihancurkan oleh Abrahah. Mekah sudah terkepung. Tak ada yang bisa mengalahkan pasukan super power tersebut. Akhirnya, pasukan tersebut hancur hanya dengan serbuan burung Ababil yang melemparkan bebatuan berapi. Tak ada campur tangan manusia sedikit pun.

Rasulullah saw di Madinah, dikepung oleh 10.000 pasukan gabungan dari Musyrikin Quraisy, kabilah Arab, Munafikin dan Yahudi. Bagaimana cara menghadapinya? Cukup membuat parit. Allah pun mengirimkan angin, hujan dan petir. Ada yang mengadu domba di antara mereka. Bukankah ini proses kemenangan yang tak diduga?

Nabi Musa keluar dari kepungan pasukan Firaun dengan cara tak terduga. Lautan terbelah dan Firaun tenggelam. Rakyat Palestina hanya  butuh bersabar dan beristiqamah dalam berjihad. Setelah itu, Allah akan penganugerahan kemenangan dan kemerdekaan yang prosesnya tanpa diduga oleh siapapun.
Oleh: Nasrulloh Baksolahar 


Bagaimana proses Palestina merdeka? Hanya Allah yang tahu. Akan dimunculkan beragam kemukjizatan dari sisi-Nya yang tak diprediksi oleh siapa pun. Allah Mahaberkuasa dan berkehendak. Tidak ada campur manusia sama sekali. Sejarah telah banyak mencatatnya. Kelak, pasti menjadi kenyataan di Palestina. 

Rasulullah saw bersama Bani Hasyim dan Abdul Muthalib diblokade ekonomi dan sosial. Efeknya, hingga harus makan dedaunan kering karena tak ada lagi yang bisa dikonsumsi. Hingga kulit binatang yang sudah kering pun, diolah kembali agar bisa dikonsumsi. Ketersediaan air pun diputus. Bagaimana berakhirnya blokade ini?

Tak ada makanan dan air yang turun dari langit dan keluar dari perut bumi. Tidak ada bantuan kemanusiaan yang bisa masuk secara bebas. Tak ada kemukjizatan yang membuat makanan dan minuman menjadi berlimpah. Lalu bagaimana blokade ini selesai? Allah cukup mengutus makhluk-Nya yang bernama rayap. Semuanya tuntas.

Makhluk kecil tak berdaya yang bernama rayap, memakan kertas perjanjian kesepakatan para kabilah Quraisy hingga habis. Kecuali, kalimat bismillah. Hancurnya kertas perjanjian blokade, berarti selesai juga blokade tersebut. Adakah campur tangan manusia?

Kabah hendak dihancurkan oleh Abrahah. Mekah sudah terkepung. Tak ada yang bisa mengalahkan pasukan super power tersebut. Akhirnya, pasukan tersebut hancur hanya dengan serbuan burung Ababil yang melemparkan bebatuan berapi. Tak ada campur tangan manusia sedikit pun.

Rasulullah saw di Madinah, dikepung oleh 10.000 pasukan gabungan dari Musyrikin Quraisy, kabilah Arab, Munafikin dan Yahudi. Bagaimana cara menghadapinya? Cukup membuat parit. Allah pun mengirimkan angin, hujan dan petir. Ada yang mengadu domba di antara mereka. Bukankah ini proses kemenangan yang tak diduga?

Nabi Musa keluar dari kepungan pasukan Firaun dengan cara tak terduga. Lautan terbelah dan Firaun tenggelam. Rakyat Palestina hanya  butuh bersabar dan beristiqamah dalam berjihad. Setelah itu, Allah akan penganugerahan kemenangan dan kemerdekaan yang prosesnya tanpa diduga oleh siapapun.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (207) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (50) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (222) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (244) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (8) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (183) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (431) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (155) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (194) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (91) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)