basmalah Pictures, Images and Photos
11/29/21 - Our Islamic Story

Choose your Language

Bahan Rekonstruksi Sejarah Sebelum dan Sesudah Rasulullah saw Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Banyak ...

Bahan Rekonstruksi Sejarah Sebelum dan Sesudah Rasulullah saw

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Banyak persepsi tentang sejarah. Betapa bodohnya manusia akan masa lalu yang terus misteri, namun merasa sangat tahu.

Sejarah yang diolah dari bukti-bukti yang ditinggalkan namun dianggap kebenaran mutlak. Mengapa kisah di Al-Qur'an disebut dongeng?

Jejak-jejak masa lalu banyak yang terkikis waktu. Namun mengapa tetap dianggap kebenaran mutlak? Padahal tak tahu aktornya.

Allah telah membolehkan Nabi Sulaiman membuat patung batu dan rekayasa besi dan tembaga. Ini kemudahan Allah agar manusia tahu jejak pendahulunya

Di Era Nabi Muhammad saw, pelarangan patung dan gambar. Karena zaman sudah dipersiapkan bukti otentik sejarah yang melebihi besi dan batu.

Sejarah adalah "industry knowledge, creativity, and value" itulah sebab semua kitab suci dipenuhi sejarah

Saat kesedihan menghujam Rasulullah saw, Allah menurunkan Jibril hanya untuk berkisah dihadapan Rasulullah saw

Kaisar India dan Persia, menjadi adil dan bijaksana sebab  dikisahkan Kalilah dan Daminah. Ada intelejen yang mencuri kisah ini

Rekonstruksi sejarah dari jejak patung, bangunan, tembikar, lempengan besi cukup sulit. Allah merahmati Nabi Dawud dan Sulaiman dengan teknologi tersebut

Di era Rasulullah saw jejak sejarah dikuatkan dengan catatan, tulisan dan berita yang tervalidasi dari pihak pertama yang melihat, mendengar, dan berinteraksi

Di era Rasulullah saw, rekonstruksi sejarah tak  sulit. Fokusnya validasi sumber pertama. Islam menjaga nasab, penjagaan sejarah jadi lebih mudah

Sebelum era Rasulullah saw, validasi sejarah cukup sulit karena tidak memiliki metodelogi dalam memvalidasi pihak pertama sumber sejarah.

Interpretasi sejarah tidak hanya berkaitan dengan jejak sejarah saja, tetapi nilai kehidupan yang dimiliki. Mukminin, musyrikin atau munafikin?

Mengharmoniskan Paradoks Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Apakah bisa mengharmoniskan  dua hal yang be...

Mengharmoniskan Paradoks

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Apakah bisa mengharmoniskan  dua hal yang bertolak belakang dalam satu konsep yang harmoni.  Seperti siang dan malam, seperti panas dan dingin yang dipadukan untuk menjaga alam semesta.

Seperti rasa manis dan asin yang bisa menelurkan rasa gurih yang sebelumnya tak pernah ada.  Seperti rasa pahit yang menetralkan semua efek buruk dari berbagai rasa.

Tanda kejeniusan adalah menciptakan keharmonisan dari segala perbedaan yang kadang saling membunuh dan menghancurkan.

Hermawan Kertajaya, sang begawan marketing, menelurkan konsep baru yaitu marketing 3.0. Sebuah konsep yang menggabungkan marketing dan spiritualitas. Memadukan profit dan jiwa.

Ada yang mengharmoniskan antar ekonomi dan sunah Rasulullah. Ada yang mengharmoniskan antara politik dan dakwah. Ini sebuah kejeniusan.

Bila kita mempelajari Islam, maka akan banyak ditemukan sebuah amal yang dikira sebagai karya dunia, padahal sebenarnya karya akhirat.

Bercumbu dengan istri, mencari nafkah, tidur, makan dan sebagainya, bila niat dan  tata caranya sesuai sunnah Rasulullah saw maka semuanya berbuah pahala.

Andai kita menemukan paradoks, bila kita bisa mengukurnya dengan tepat maka yang paradoks tersebut ada sebuah titik keseimbangan yang mengharmoniskan.

Kiblat Ilmu, Kemana Tertuju? Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Rasulullah saw pernah bersabda bahwa sea...

Kiblat Ilmu, Kemana Tertuju?

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Rasulullah saw pernah bersabda bahwa seandainya iman  Abu Bakar ditimbang dengan iman seluruh manusia, maka iman Abu Bakar lebih berat timbangannya.

Rasulullah saw pernah berkata tentang Umar bahwa Allah menjadikan kebenaran pada lidah dan hatinya. Seorang sahabat pernah bercerita pula bahwa Kebenaran itu bersama Ali bin Abu Thalib.

Abdullah bin Masud pernah berkata tentang sosok Umar bin Khatab bahwa seandainya ilmu Umar ditimbang dengan ilmu orang yang hidup di bumi maka ilmu  Umar akan mengungguli ilmu mereka.

Tidak itu saja, bila kita membaca kiprah para ulama Tabiin, banyak yang menyanjung keluar biasan ilmu mereka. Banyak ungkapan untuk menunjukan ini.

Lalu apa maknanya bagi kita ? 

Bila Rasulullah saw dan para Sahabat mengakui kehebatan ilmu mereka. Bila ulama Salaf yang berilmu menyanjung ilmu mereka. Lalu mengapa kita masih enggan belajar dari referensi dan khazanah keilmuan mereka? 

Mengapa kiblat ilmu kita masih ke Barat dan ke Timur ?  Perlu rekayasa ulang bagaimana menghadapi zaman dengan kajian keilmuan mereka.

Transformasi Jiwa Menuju Kepemimpinan Peradaban  Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Daya tahan dalam men...

Transformasi Jiwa Menuju Kepemimpinan Peradaban 

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Daya tahan dalam menghadapi dan melampaui  zaman tergantung dari kecepatan transformasi jiwa. Jiwa yang fleksibel merubah bentuk menjadi modal besar untuk menggenggam zaman.

Rasulullah saw model sempurna untuk semua bidang. Rasulullah bisa mentransformasikan menjadi model terbaik dalam semua bidang kehidupan dan profesionalisme.

Beliau bisa berperan menjadi pemimpin negara, panglima perang, hakim, jaksa, guru, ilmuwan, bisnisman dan sebagainya dengan sangat sempurna dan kinerja yang terbaik. 

Ibnu Abbas seorang belia menjadi samudera keilmuan. Usamah bin Zaid  seorang belia menjadi panglima perang yang mengetarkan Romawi. Abdul Hamid menggetarkan Belanda dengan perang Jawanya meleburkan VOC.

Para kiyai dan ulama di pesantren bisa merubah total dari pendidikan pesantren menjadi pemimpin laskar kemerdekaan dan negarawan. Soedirman dari guru menjadi panglima besar TNI.

Ahmad Heriawan dan Tuan Guru Bajang dari seorang ustadz dan hafidz al Quran bisa mmembawa Jawa Barat dan NTB menjadi provinsi dengan sederet prestasi . Bagaimana bisa? 

Inilah kekuatan transformasi. Bila seseorang bisa merubah dirinya dengan keimanan, maka dalam setiap bidang kehidupan pun  bisa merubah dan memimpin berbagai bidang kehidupan.

Iman itu menghidupkan dan membangun. Iman itu energi utama untuk meledakan kekuatan diri.

Dasar hidup mereka al Qur'an dan Hadist masih ada dipangkuan kita. Penyebab kehebatan mereka masih ada dan terjaga hingga detik ini yaitu Islam.

Bukankah Rasulullah saw menjanjikan kepemimpinan dunia bagi para kabilah Arab yang mau menerima Islam? Bukankah Islam telah menjadi agama kita sekarang, namun mengapa kita tidak menjadi pemimpin peradaban dunia seperti yang dijanjikan Rasulullah ? 

Sepertinya ada yang salah dari keislaman kita !?

Belajar Mengelola Negara Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Walau kita belum berkuasa, alangkah baiknya ...

Belajar Mengelola Negara

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Walau kita belum berkuasa, alangkah baiknya bila memulai belajar mengelola negara. Mungkin saja, mengapa Allah belum memberikan kekuasaan di negri ini ? Karena belum punya ilmu bagaimana  mengelola negara.

Kita baru belajar mengelola negara ketika menjadi anggota legislatif atau kepala daerah. Bagaimana bisa ? Disaar masyarakat butuh aksi cepat tanggap, padahal kita baru belajar !

Sudah saatnya para kader dakwah mulai membuka khazanah kepemimpinan negara. Bagaimana kebijakan di masa Rasulullah saw, Khalifatur Rasyidin, Bani Umayah, Abbasiyah, Turki Utsmani, Salju dan Ayubiah. Saatnya membuka buku Muqadimah dan Ahkam Sulthaniyah.

Kader dakwah punya banyak referensi sejarah dan keilmuan tentang pengelolaan negara. Kita hanya tinggal menduplikasi dan berijitihad untuk masa kini. 

Kader dakwah punya  banyak referensi sejara tentang konflik dan rekonsiliasi internal dan eksternal . Kita hanya tinggal membaca dan menyesuaikan dengan zaman. Mudah bukan? 

Tak perlu berkiblat ke Barat dan Timur. Kita punya peradaban sendiri dan pernah sukses mengelola peradaban  dunia. Mudah bukan !

Tak perlu ragu untuk menjadi politik dan negarawan. Karena kita hanya  tinggal mengulanginya lagi.

Belajar mengelola negara melalui khazanah keilmuan para ulama, mungkin itu salah satu cara menjemput kemenangan di negri ini.

Sejarah Kejayaan, Sejarah Ketakwaan Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) Apa syarat kejayaan?  Apa syarat ...

Sejarah Kejayaan, Sejarah Ketakwaan

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)

Apa syarat kejayaan?  Apa syarat kelanggengan sebuah kejayaan ? Bila ku membaca sejarah ada dua syarat yaitu ketakwaan dan kemaslahatan.

Ketakwaan menjadi syarat dan pondasi sebuah kejayaan. Coba membaca sejarah Nabi dan Rasul?  Coba membaca sejarah Khalifatur Rasyidin? Coba membaca sejarah Umar Bin Abdul Aziz, Shalahuddin al Ayubi dan Muhammad al fatih?

Fudhail bin Iyad pernah ditanya oleh sahabatnya,"Seandainya memiliki satu doa yang diijabah, apa doa yang akan dipanjatkan? "

Fudhail bin Iyad menjawab," Aku akan meminta kepada Allah pemimpin yang bertakwa." 

Coba membaca para intelektual muslim dan para panglima perang. Semua berdiri kokoh diatas pondasi ketakwaan dan kemaslahatan bagi semesta.

Coba membaca bisnisman yang sukses dalam sejarah Islam?  Semua soal ketakwaan. Strategi dan manajemen hanya melengkapi dan mempercepat sebuah kesuksesan.

Bukankah Allah akan membuka keberkahan dari langit dan bumi dengan sebab ketakwaan?  Bagaimana Allah mencurahkan keberkahan dari segenap penjuru tersebut?  Allah Maha Tahu cara dan jalannya. Yang bisa kita lakukan hanya menumbuhkan dan menyuburkan ketakwaan.

Ketika ketakwaan menjadi syarat kejayaan, maka keberlanjutan kejayaan adalah soal apa kemanfaatan bagi manusia ? Selama kehadiran kita memberikan maslahat maka kejayaan dan kesuksesan akan terus terjaga.

Lamanya kesuksesan itu soal apakah kehadiran kita masih bermanfaat bagi semesta? 

Memotret Nusantara di Era Kelahiran Rasulullah saw Kondisi Nusantara di Era kelahiran Rasulullah, perdagangan internasional Nusa...

Memotret Nusantara di Era Kelahiran Rasulullah saw

Kondisi Nusantara di Era kelahiran Rasulullah, perdagangan internasional Nusantara terus terjalin dengan berbagai bangsa. Kerajaan Hindu yang masih berdiri adalah Tarumanegara, Kutai, dan Kendan

-----------------------------
Nabi Muhammad saw; lahir di Mekkah, 570M – meninggal di Madinah, 8 Juni 632M adalah seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Muslim. Muhammad memulai penyebaran ajaran Islam untuk seluruh umat manusia dan mewariskan pemerintahan tunggal Islam. Muhammad sama-sama menegakkan ajaran tauhid untuk mengesakan Allah sebagaimana yang dibawa nabi dan rasul sebelumnya.

---------------------
Sebuah peta kuno yang dibuat oleh Claudius Ptolomeus, salah seorang Gubernur Kerajaan Yunani yang berpusat di Aleksandria Mesir, pada abad ke-2 Masehi, juga telah menyebutkan bahwa di pesisir barat Sumatera terdapat sebuah bandar niaga bernama Barousai (Barus) yang dikenal menghasilkan wewangian dari kapur barus.

Bahkan dikisahkan pula bahwa kapur barus yang diolah dari kayu kamfer dari kota itu telah dibawa ke Mesir untuk dipergunakan bagi pembalseman mayat pada zaman kekuasaan Firaun sejak Ramses II atau sekitar 5. 000 tahun sebelum Masehi

Kerajaan Tarumanegara (358-700)
Berdasarkan catatan-catatan dalam prasasti peninggalan, Tarumanegara didirikan pada 358 oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman yang juga jadi raja pertama. Selain itu, kerajaan ini merupakan kelanjutan cerita dari Salakanegara yang menjadi kerajaan daerah.

Kerajaan Kutai (400-1635)
Di hulu sungai Mahakam daerah Kalimantan Timur kerajaan ini berlokasi. Didirikan oleh Kudungga yang juga merangkap sebagai raja pertama. Kerajaan Kutai berakhir pada masa pemerintahan Maharaja Dharma Setia. Ia tewas dan akhirnya Kutai menjadi Kesultanan bercorak Islam.

Kerajaan Kendan (536-702)
Raja pertama dan pendiri kerajaan ini adalah Raja Maha Guru Manikmaya. Selama masa pemerintahan, jabatan raja selalu diwariskan ke anak dan cucunya hingga sampai ke Wretikandayun yang mengganti kerajaan ini menjadi Kerajaan Galuh.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (185) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (48) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (219) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (198) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (209) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (137) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (406) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (190) Sirah Sahabat (113) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (89) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)