basmalah Pictures, Images and Photos
11/02/21 - Our Islamic Story

Choose your Language

Kisah Nabi dan Rasul, Membuktikan Kebohongan Klaim Bani Israel Atas Palestina  Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Denge...

Kisah Nabi dan Rasul, Membuktikan Kebohongan Klaim Bani Israel Atas Palestina 

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Pernahkah Bani Israel menempati wilayah tertentu secara langgeng? Mari pelajaran kisah Nabi Ishaq, Yaqub, Yusuf, Musa, Yusya, Dawud dan Sulaiman.

Bagaimana dengan keturunan Nabi Ismail di Mekkah? Tidak pernah ada migrasi dari satu tempat ke tempat lain seperti keturunan Nabi Ishaq.

Nabi Ibrahim dari Iraq. Bermigrasi ke Palestina. Nabi Ishaq dan Ismail lahir di Palestina. Putra Nabi Ishaq, Nabi Yaqub, yang dipanggil Israel, bermigrasi ke Mesir

Nabi Yaqub dan keluarganya hanya sementara tinggal di Palestina, lalu mengikuti putranya Nabi Yusuf yang menjadi mentri keuangan di Mesir.

Jadi leluhur Nabi Yaqub bukan asli Palestina. Dia dan generasinya pun tidak pernah tinggal menetap di Palestina. Semua generasinya menetap di Mesir.

Bila hari ini Bani Israel mengklaim bahwa mereka berasal dari Palestina dan berhak menempatinya atas dasar sejarah, bisakah?

Dari periode Nabi Yusuf hingga Nabi Musa, Bani Israel tinggal di Mesir. Sebab kekejaman Firaun, mereka bermigrasi ke Palestina yang sudah ada bangsa Kan'an

Tiba di Palestina, Bani Israel tidak berani memasuki gerbang pintu-pintu Palestina. Mereka meminta Nabi Musa, Harun dan Tuhan yang berperang. Di era Nabi Musa dan Harun menolak menetap di Palestina. Sekarang, mengapa minta kembali lagi?

Bani Israel pun tak jadi tinggal di Palestina. Mereka tersesat di Sinai selama 40 tahun. Nabi Harun dan Musa pun wafat di era ini.

Pelayan Nabi Musa saat bertemu Nabi Khaidir, Yusya bin Nun, diangkat menjadi Nabi. Dia memimpin memasuki kota Jericho Palestina

Saat memasuki Palestina, Bani Israel merasa menang karena kekuatannya. Padahal Allah telah menahan matahari agar tidak tenggelam sebelum mereka menang.

Pendapat sebagaian sejarawan, janji Allah terhadap Bani Israel atas Palestina sudah terrealiaasi era Nabi Yusya. Tuntaslah janji Allah pada Bani Israel

Mengapa sekarang Yahudi menjajah Palestina atas dasar tanah yang dijanjikan Tuhan? Padahal Allah telah merealisasikan di era Nabi Yusya? Ini keserakahan nyata

Mimpi Azan Umar ibn Khathab Penegasan  Keunggulan Muslimin di Madinah  Umat Islam hidup di Madinah dengan tenang. Mereka menjala...

Mimpi Azan Umar ibn Khathab Penegasan  Keunggulan Muslimin di Madinah 

Umat Islam hidup di Madinah dengan tenang. Mereka menjalankan shalat tanpa rasa takut. Mereka akan berkumpul untuk melaksanakan shalat jika waktunya tiba, tanpa tanda panggilan shalat. Rasulullah ingin menggunakan terompet seperti orang Yahudi untuk memanggil kaum muslim. beliau tidak menyukai terompet. Lalu ada yang mengusulkan lonceng sebagai penanda tiba waktu shalat sebagaimana orang Nasrani. Untuk membuat lonceng itu, Umar diberi tugas membeli kayu. Saat itu Umar sedang tidur di rumahnya. Setelah bangun dan tahu tentang rencana lonceng itu, ia berkata, "Jangan gunakan lonceng, tetapi untuk shalat serukan adzan

Esoknya, Umar pergi menemui Rasulullah memberi tahukan mimpinya. "Ya Rasulullah, semalam aku seperti bermimpi tentang laki-laki berpakaian hijau lewat di depanku membawa lonceng. Aku bertanya kepadanya, 'Hai hamba Allah, apakah lonceng itu akan kaujual?" Orang itu balik bertanya, 'Memangnya ingin kaugunakan untuk apa? Sebagai panggilan shalat,' jawabku. 'Maukah aku tunjukkan yang lebih baik daripada itu?" tanyanya lagi. Kemudian, ia menyebutkan kepadaku lafal adzan 

Rasulullah lalu menyuruh Bilal dan ia menyerukan adzan dengan lafal tersebut. Umar di rumahnya mendengar suara adzan itu, ia keluar menemui Rasulullah dan berkata, "Wahai Rasulullah, demi Yang Mengutus Anda dengan sebenarnya, aku bermimpi seperti itu."

Sejak saat itu, suara adzan bergema di Madinah setiap hari lima kali, dan menjadi semacam penegasan bahwa kaum muslim kini telah unggul.

Sumber:
The Great of Two Umars, Fuad Abdurahman, Zaman 

Umar Memasuki Yerusalem dengan Berjalan Kaki, Sedang Budaknya Menaiki Unta Ketika pengepungan kaum Muslimin atas Baitul Maqdis s...

Umar Memasuki Yerusalem dengan Berjalan Kaki, Sedang Budaknya Menaiki Unta


Ketika pengepungan kaum Muslimin atas Baitul Maqdis semakin kuat tahun 636 M, Patriark Sofronius melihat para pengepung dari atas tembok kota. Dia pun berkata kepada mereka, "Kami akan menyerah tetapi dengan syarat kami menyerah langsung kepada pemimpin kalian."

Maka datanglah pemimpin pasukan mereka kepadanya. Lalu Sofronius berkata, "Tidak, tetapi kami ingin pemimpin besar, kami ingin Amirul Mukminin." Maka pemimpin pasukan itu bersurat kepada Umar bin Khatab, "Sesungguhnya kaum ini ingin menyerahkan kota, tetapi mereka memberikan syarat menyerahkannya langsung kepada anda."

Umar pun berangkat dari Madinah menuju Baitul Maqdis dengan membawa satu unta tunggangan dan satu budak. Ketika berada di kawasan luar Madinah dia berkata kepada budaknya, " Kita ada dua orang dan satu unta. Jika aku naik unta dan engkau berjalan maka aku menzalimimu. Jika engkau naik unta dan aku berjalan maka engkau menzalimiku. Jika kita berdua naik unta maka kita akan menghancurkan punggungnya. Sebaiknya kita bagi tiga giliran."

Umar menaiki unta dalam satu perjalanan, menggiring unta dalam satu perjalanan, dan membiarkan unta itu tidak dinaiki keduanya dalam satu perjalanan. Demikian Umar membagi giliran perjalanan itu antara dirinya, budaknya dan untanya, dari Madinah sampai mencapai gunung yang berada di atas Yerusalem. Bertepatan dengan sampainya Umar, giliran berkendaraannya telah habis maka bertakbirlah dia dari atas untanya.

Selesai bertakbir, dia berkata kepada budaknya, "Sekarang giliranmu,.... tunggangilah." Maka budaknya pun berkata, "Wahai Amirul Mukminin, jangan Anda turun dan saya tidak akan naik. Sungguh kita menuju ke suatu kota yang beradab dan berkebudayaan
 Disana terdapat kuda-kuda menawan yang berpelana dan berkereta-kereta berlapis emas. Jika kita memasukinya dalam kondisi ini - Saya naik unta dan Amirul Mukminin menggiring dan membawa tali kekangnya- mereka akan menghina dan merendahkan kita. Bisa jadi hal ini akan mempengaruhi kemenangan kita."

Umar pun berkata, "Giliranmu, apabila sekarang adalah giliranku tentu aku tidak akan turun dan kamu tidak naik. Sedangkan sekarang giliranmu, demi Allah aku pasti turun dan kamu yang naik." Umar pun turun dan budak itu naik unta, lalu Umar mengambil tali kekangnya. Ketika sampai di tembok kota, terlihat kaum Nasrani menyambutnya di luar Gerbang. Mereka dipimpin oleh Patriark Sofronius.

Ketika mereka melihat Umar memegang tali kekang unta sedang  budaknya berada di atas untanya, mereka pun mengagungkannya dan tersungkur sujud padanya. Maka budaknya pun mengibaskan tongkatnya dari atas untanya dan berkata kepada mereka, "Celakalah engkau, angkat kepala kalian. Sungguh tidak selayaknya sujud kecuali kepada Allah."

Setelah mengangkat kepala mereka, Patriark Sofronius merunduk dan menangis. Umar merasa tersentuh dengan hal ini, maka Umar pun menghampirinya, memperbaiki suasana hatinya dan menghiburnya, "Jangan bersedih, santai saja! Dunia ini berputar, terkadang memihak kepadamu dan terkadang berpaling darimu."

Patriark Sofronius berkata, "Apakah engkau mengira bahwa kami menangis karena kehilangan kekuasaan? Demi Allah, bukan karena itu kami menangis. Tetapi karena saya yakin bahwa negri kalian akan bertahan sampai akhir zaman sampai akhir zaman dan tidak akan terputus. Pemerintah zalim hanya akan bertahan sesaat dan pemerintah adil akan bertahan sampai akhir zaman."

Sumber: 
Siapa Orang Asli Palestina?, Zafarul Islam Khan, Alvabet 
 

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (184) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (48) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (219) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (198) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (209) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (136) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (403) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (142) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (189) Sirah Sahabat (113) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (88) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)