basmalah Pictures, Images and Photos
10/29/21 - Our Islamic Story

Choose your Language

Paus Eugene IV dan Kardinal Cesarini Membujuk Penghianatan Atas Perjanjian Damai Terhadap Sultan Murad Tahun 1444 Masehi Sultan ...

Paus Eugene IV dan Kardinal Cesarini Membujuk Penghianatan Atas Perjanjian Damai Terhadap Sultan Murad


Tahun 1444 Masehi Sultan Murad (ayah Muhammad Al Fatih) membuat perjanjian damai dengan Raja Ladeslase dari Hongaria (Maghyar) selama 10 tahun. Saat itu usia Muhammad Al Fatih baru 14 tahun. Setelah perjanjian ditandatangani sang Sultan ingin mengundurkan diri dari kerajaan karena sudah tua. Hendak pulang ke Asia Kecil dan mengikuti Thariqat Maulawiyah.

Kerjaannya pun diserahkan ke Muhammad Al Fatih. Menurut perhitungan sultan, dengan perjanjian damai 10 tahun, maka tidak akan ada lagi peperangan antara Turki Utsmani dengan kerajaan Eropa. Apalagi perikatan perjanjian disumpah dengan Al-Qur'an bagi sultan dan Injil bagi raja Ladeslase. Setelah 10 tahun putranya akan berumur 24 tahun sehingga sudah sanggup memimpin peperangan.

Akan tetapi pihak kerajaan Eropa, Kardinal Cesarini wakil Paus Eugene IV, mengetahui rencana peralihan kekuasaan di Turki Utsmani ini. Dipikirannya, inilah waktu paling tepat untuk menghancurkan Turki Utsmani dan menghapuskan pengaruh Islam. Tidak ada waktu setepat saat itu. Maka dibujuklah raja Ladeslase supaya menghianati perjanjian tersebut.

Kardinal Cesarini juga membujuk Paus untuk mendukung rencana ini. Paus justru bergembira menerima usulan ini. Dasarnya, raja Ladeslase tidak meminta pertimbangan Paus saat membuat perjanjian tersebut dibuat. Kemudian dikirimlah surat dari Paus untuk seluruh kerajaan di Eropa untuk menyokong raja Ladeslase untuk menyerang Turki Utsmani. 

Raja Ladeslase awalnya menolak usulan tersebut. Namun karena mendapatkan surat dari Paus bahwa dia akan diberi anugerah pengampunan dosa maka ikutlah dia. Kardinal Cesarini juga meyakinkan raja Ladeslase dengan mengangkat tangan ke dada dan bersembahyang bahwa tidak berdosa jika orang Kristen memungkiri janji dengan orang Islam. Maka disusunlah Angkatan Perang Salib yang besar untuk menghancurkan Turki Utsmani.

Informasi ini sampai ke Sultan Murad. Dia paham, anaknya Muhammad Al Fatih belum mampu menghadapi pertempuran besar ini. Sang Sultan pun meninggalkan tasawufnya sementara waktu. Bersegera ke Istana. Diperintahkan Muhammad Al Fatih berburu. Selama Al Fatih berburu, sang Sultan memimpin peperangan dan mengelola pemerintahan.

Sang Sultan memberikan hadiah kepada armada Genua agar keluar dari pihak Salib. Armada Genua justru dimanfaatkan untuk membawa pasukan Turki ke Eropa dengan imbalan satu dinar emas untuk satu pasukan. Akhirnya 40 000 pasukan Turki dibawa ke Eropa.

Pertempuran berkecamuk. Sultan Murad menghadapi raja Ladeslase. Walaupun sultan sudah tua namun kemahiran bertempurnya belum padam. Sultan berhasil menghujam kan tombaknya dengan tepat ke dada Ladeslase hingga tembus ke punggung. Sedangkan Kardinal Cesarini melarikan diri dari pertempuran tersebut.

Sumber:
Tafsir Al Azhar Jilid 4, Buya Hamka, GIP

Tiga Tenaga Medis di Era Rasulullah saw https://m.republika.co.id/berita/q7svtw430/tiga-tenaga-medis-di-zaman-nabi-muhammad Sepa...

Tiga Tenaga Medis di Era Rasulullah saw

https://m.republika.co.id/berita/q7svtw430/tiga-tenaga-medis-di-zaman-nabi-muhammad


Sepanjang sejarah dan bahkan sejak masa Nabi Muhammad, ada wanita muslim yang memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat mereka. Mereka secara aktif berpartisipasi dalam manajemen, pendidikan, agama, kedokteran dan kesehatan karena mereka termotivasi oleh kepedulian mereka terhadap urusan rakyat.

Syariah (hukum Islam) menuntut umat Islam untuk memiliki perhatian besar bagi masyarakat di semua bidang kehidupan. Jadi, sepanjang sejarah Islam, pencarian ilmu pengetahuan dianggap sebagai bagian dari sebuah pengabdian.

Perempuan Islam pun hadir sebagai dokter dan memperlakukan sama antara perempuan dan laki-laki terutama di medan perang. Namun, pemisahan ketat antara laki-laki dan perempuan berarti bahwa perempuan memiliki sedikit atau tidak ada kontak dengan laki-laki di luar keluarga dekat mereka.

Jadi perawatan kesehatan wanita Muslim terutama ditangani oleh wanita lain, terutama karena secara sosial tidak pantas bagi seorang pria untuk memeriksa seorang wanita mengenai masalah kesehatannya.

Berikut ini adalah beberapa contoh dari beberapa wanita Muslim yang berkontribusi pada kemajuan kedokteran.

Perawat pertama Islam adalah Rufayda Binti Saad Al Aslamiyya. Tapi nama-nama perempuan lain tercatat sebagai perawat dan praktisi kedokteran pada awal kebangkitan Islam adalah Nusayba Binti Kaab Al-Mazeneya, salah satu wanita Muslim yang menyediakan layanan keperawatan untuk prajurit di pertempuran Uhud (625 H), Umm Sinan Al-Islami (dikenal juga sebagai Umm Imara), yang menjadi seorang Muslim dan meminta izin dari Nabi Muhammad untuk pergi keluar dengan para prajurit untuk merawat yang terluka dan menyediakan air, Umm Matawe 'Al-Aslamiyya, yang dengan sukarela menjadi perawat di tentara setelah terjadinya perang Khaybar, Umm Waraqa Bint Hareth, yang berpartisipasi dalam mengumpulkan Al-Quran dan memberikan layanan keperawatannya kepada para prajurit di perang Badar.

Kali ini dikisahkan, tiga tenaga medis wanita pada masa awal Islam:

Rufayda binti Sa'ad

Rufayda binti Sa'ad juga dikenal sebagai Rufayda al-Aslamiyyah, dianggap sebagai perawat pertama dalam sejarah Islam, hidup pada masa Nabi Muhammad. Dia merawat yang terluka dan sekarat dalam perang bersama Nabi Muhammad dalam pertempuran Badar pada 13 Maret 624 H.

Rufayda belajar sebagian besar pengetahuan medisnya dengan membantu ayahnya, Saad Al Aslamy, yang adalah seorang dokter. Rufayda mengabdikan dirinya untuk merawat orang-orang yang sakit kemudian dikenal sebagai ahli pengobatan.

Dia melatih keterampilannya di tenda rumah sakit darurat di berbagai pertempuran bersama Nabi. Nabi biasa memerintahkan agar semua korban dibawa ke tendanya sehingga dia dapat merawat mereka dengan keahlian medisnya.

Rufayda digambarkan sebagai perawat yang baik dan empati terhadap pasien. Dengan keterampilan klinisnya, ia melatih wanita lain untuk menjadi perawat dan bekerja di bidang perawatan kesehatan.

Dia juga bekerja sebagai pekerja sosial, membantu menyelesaikan masalah sosial yang terkait dengan penyakit. Selain itu, ia membantu anak-anak yang membutuhkan dan merawat anak yatim, disabilatas, dan orang-orang miskin.

Syifa binti Abdullah

Syifa binti Abdullah al Qurashiyah al Adawiyah merupakan seorang wanita yang namanya tercatat dalam sejarah Islam. Dia dikenal sebagai wanita yang bijak di masanya.

Syifa merupakan satu wanita yang pandai membaca dari banyaknya wanita yang masih buta huruf. Karena kepandaiannya dia dilibatkan dalam kegiatan administrasi publik dan dunia kedokteran.

Nama aslinya adalah Laila, Syifa sendiri berarti penyembuhan karena profesiya sebagai perawat. Salah satu metode pengobatannya yang terkenal adalah pengobatan dan pencegahan terhadap gigitan semut.

Nabi menyetujui metodenya dan meminta dia untuk melatih wanita muslim lainnya.

Nusayba binti Harits al-Ansari

Nusayba binti Harits al-Ansari, juga disebut Umm 'Atia, merawat korban di medan perang dan memberi mereka air, makanan dan pertolongan pertama. Selain itu, dia juga bisa melakukan sunat. 

Cara Umar bin Abdul Aziz dan Nurudin Zanky, Mengejar Ketertinggalan Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Youtube Dengerin Hati) M...

Cara Umar bin Abdul Aziz dan Nurudin Zanky, Mengejar Ketertinggalan

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Youtube Dengerin Hati)


Mengejar ketertinggalan, bagaimana cara yang termudah dan tercepat di tengah hantaman badai?

Umar bin Abdul Aziz menghadapi persoalan besar di tengah carut marutnya kekhalifahan Bani Ummayah. Bagaimana solusinya?

Umar bin Abdul Aziz segera mengumpulkan sahabatnya, mencari dan mengumpulkan  surat-surat, keputusan dan kebijakan di era Umar bin Khatab. Lalu diterapkan.

Cinta seorang keturunan kepada leluhurnya, Umar bin Khatab. Itulah cara mendongkrak kinerja pemerintah sang cicit di era Bani Ummayah

Nurudin  Zanky, kekhalifahan Abbasiyah sedang melemah. Pasukan Salib, gabungan Eropa, bersatu meluluhlantah Baitul Maqdish. Apa yang dilakukannya?

Nurudin Zanky bersama Shalahuddin Al Ayubi, mengumpulkan kebijakan Umar bin Abdul Aziz dan Umar bin Khatab, lalu diterapkan. Inilah ungkapan cinta.

Cara termudah dan mempercepat menaikan derajat keilmuan dan karya dengan cara adalah dengan cinta. Cinta ciptaan lompatan.

Seorang Sahabat ingin disejajarkan dengan Rasulullah saw di surga. Tetapi tak memiliki kualitas seperti Rasulullah saw. Bagaimana caranya?

Umat akhir zaman tak bisa sejajar dengan kualitas para Sahabat. Namun bagaimana melampuinya dengan amal seadanya?

Cinta kepada Rasulullah saw dan cinta kepada Sahabat di tengah carut marutnya huru hara di akhir zaman. Itulah lompatan dari umat akhir zaman

Menggenggam bara api. Beristiqamah dengan sunah Rasulullah saw dan Sahabat dalam segala kondisi, itulah cara cepat sekualitas mereka.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (203) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (50) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (222) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (222) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (173) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (429) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (194) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (91) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)