basmalah Pictures, Images and Photos
09/20/21 - Our Islamic Story

Choose your Language

Buya Hamka: Sehat Dengan Bermusyafir Buku: Akhlakul Karimah Jika bukan syara' yang menyuruh kita menjaga kesehat...

Buya Hamka: Sehat Dengan Bermusyafir

Buku: Akhlakul Karimah


Jika bukan syara' yang menyuruh kita menjaga kesehatan, tentu tidak akan ada perintah bangun pagi-pagi, bahkan ada hadits yang menyatakan bahwa bangun pada siang hari itu ialah sebagai perbuatan warisan orang kafir.

Jika bukan menyuruh menjaga kesehatan, tentu tidak ada larangan meminum minuman keras. Rasulullah saw. bersabda, "Jauhilah oleh kamu akan khamr, bahwasanya hal itu adalah kunci tiap-tiap kesehatan."

Kata hukama, "Khamr adalah bencana yang terletak di dalam gelas."

Jalan untuk mencapai kesehatan pun dibukakan juga. Melancong keluar negeri, musafir, seperti yang dilakukan oleh orang Eropa, piknik ke tempat-tempat yang indah, tamasya (dengan menjauhi perbuatan maksiat) semuanya adalah tuntutan dari syara'.

Sabda Rasulullah saw. disampaikan oleh Abu Hurairah r.a. dan dirawikan oleh Imam Ahmad, "Bermusyafirlah agar sehat badanmu."

Pepatah Arab menyatakan, "Tingggalkanlah tanah airmu untuk mencari kemuliaan dan musafirlah karena ada lima faedah dari musafir itu. Di antaranya menghilangkan kedukaan, mencari rezeki, mencari ilmu, menambah adab, dan mencari teman dan sahabat yang berbudi.

Jika ada orang berkata bahwa berjalan jauh itu menghinakan diri, memayahkan badan, penat, dan sukar, lebih baik dia mati saja dari hidup di dalam lingkungan kerendahan dan kehinaan, di antara cemooh dan hasad dengan orang.

Kita hidup bukan untuk mencari pujian, bukan pula supaya kelihatan di atas dari orang lain, tetapi meskipun itu tidak kita cari, meskipun kita tahan, dan tidak kita harapkan, jika sekiranya kita tidak pandai menjaga kebersihan, kehormatan kita akan jatuh di mata orang banyak.

Sabda Rasulullah saw. berbunyi, "Perbaguslah pakaian kamu, perbaikilah kendaraan kamu sehingga dapat kamu laksanakan sebutir tahi lalat di tengah-tengah pipi di dalam pergaulan dengan manusia banyak."

Lima kali sehari semalam kita disuruh berwudhu setiap akan melakukan shalat, kemudian, meskipun wudhu belum lepas, disunnahkan pula memperbaruinya. 

Dalam pada itu, oleh ahli-ahli tasawuf diterangkan, hikmah berwudhu itu pada batin. Mencuci tangan dengan air, membasuh kaki, muka, dan lain-lain demikian pula. Mereka mencari hikmah-hikmah seperti itu, meskipun di dalam hadits dan dalil tidak bertemu supaya manusia jangan hanya membersihkan lahirnya saja. 

Apabila batin kotor, loba, tamak, atau rakus wudhu yang lima kali sehari itu tidak diterima oleh Allah SWT dan shalat tidak menjauhkan dari fahsya dan munkar.

Buya Hamka: Wajib Menjaga Kesehatan Buku: Akhlakul Karimah  Yang menjadi hak diri juga ialah menjaga kesehatan dan m...


Buya Hamka: Wajib Menjaga Kesehatan

Buku: Akhlakul Karimah 

Yang menjadi hak diri juga ialah menjaga kesehatan dan mengobatinya jika ditimpa penyakit. Ada orang yang mengatakan bahwa berobat hanya sunnah yaitu berpahala jika dilakukan, tidak berdosa jika tidak dilakukan. Pendapat itu tidak dapat diterima oleh akal, sebab kita diwajibkan Allah SWT berusaha dan bukan yang semacam itu yang bernama tawakal.

Orang yang telantar mencari penghidupan, padahal tiap-tiap penyakit itu ada obatnya. Telantar mencari penghidupan menyebabkan telantar pula makanan anak, istri, sekolah, dan segala keperluannya. Dengan demikian, mengobati penyakit itu adalah wajib.

Tidak dapat diterima orang yang mengatakan berobat itu sunnah. Ulama-ulama kita telah mengatakan, "Jika sekiranya pekerjaan yang wajib tidak dapat di sempurnakan melainkan dengan dia, maka itu pun wajib pula." Kita disuruh di dunia berjuang mencari nafkah menghidupi beberapa jiwa yang terserah penjagaannya kepada kita. Kita wajib selamatkan. 

Bagaimana kita menunaikan kewajiban, kalau jiwa kita tidak sehat, tidaklah wajib menjaga kesehatan badan? Wajib menjaga diri, jangan dipikulkan kepadanya barang yang tidak sepadan dengan kekuatannya, beri dia istirahat untuk mendatangkan kegembiraan dan bawa juga diri itu mengambil udara baru, untuk mendatangkan pikiran baru.

Dengan demikian, akan tercapailah segala maksud dari segala cita-cita dan itu pulalah maksud dari sabda Nabi saw.,

"Bahwa diri engkau sendiri mempunyai hak atas engkau."

Hadits ini menegaskan bahwa kesehatan adalah hak tubuh yang mesti dijaga, sebagaimana menjaga hak tubuh yang lain. Kekuatan dan kesehatan itu sebagian besar timbul dari penjagaan.

Setengah dari jalan kesehatan yang telah dibukakan Islam ialah menjaga kebersihan. Islam telah memerintah kebersihan lebih dari perintah yang didatangkan oleh agama lain. Tidak sah ibadah jika badan tidak suci bersih lebih dahulu. Di dalam pengajian fiqih bab thaharah berada di bab yang pertama, Sebelum shalat disuruh berwudhu dengan air yang suci lagi menyucikan, bukan air musyammas yang telah kena matahari, bukan pula air yang telah terpakai untuk keperluan lain.

Dengan sebab itu, timbulkan teknologi untuk memakai air bersih. Bukan air yang telah 70 macam baunya dan 100 macam warnanya, di kolam atau di muka mushala yang penuh dengan lumut. Bukan itu karena bertentangan dengan ajaran agama dan jauh pula dari yang dikehendaki oleh Imam asy-Syafi'i.

Setelah habis bersuci dan berwudhu, hendaklah tempat shalat dibersihkan pula, bukan tikar shalat dibersihkannya pula, bukan tikar shalat yang telah berkesan kening, yang mana tiap-tiap orang yang shalat di sana sehingga tembus karena itu, bisa pula membawa penyakit. Jika sudah demikian, nyatalah bahwa ilmu kedokteran modern sejalan dengan asal muasal dari pokok ajaran Islam mengenai kebersihan. Dalam hadits Nabi saw.
bersabda, 

"Kebersihan itu bagian dari iman." 
"Allah Ta'aala bersih dan suka pada yang bersih."

Sebagian penyakit datang dari kotoran. Oleh sebab itu, kebersihan bukanlah mengenai tempat-tempat ibadah dan kolam saja, tetapi rumah tangga, kediaman, pakaian, kamar tidur, air minum dan udara yang kita hirup di sekitar kita ini. Di dalam hadits yang tersebut sebagai tolakan dari orang yang sebentar-sebentar menyebut takdir, lagi-lagi takdir.

"Orang itu pun dari takdir pula, dan memberi manfaat pula dengan izin Allah SWT." 

Dengan demikian i'tikad baik, tetapi terpelihara sebab dinyatakan bahwa obat adalah sebab, dan sebab itu termasuk takdir juga. Takdir berjalan dengan lulus menuruti yang telah digariskan Allah SWT yaitu jalan sebab dan akibat.

Jika kita berobat dengan sungguh-sungguh, penyakit kita tentu akan sembuh. Jika tidak sembuh, barangkali belum sesuai di antara obat dengan penyakit. Jika mati padahal sudah berobat tidaklah menyesal, jika dibandingkan dengan mati, tetapi tidak mau berobat terlebih dahulu.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (185) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (48) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (219) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (198) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (209) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (137) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (406) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (190) Sirah Sahabat (113) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (89) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)