basmalah Pictures, Images and Photos
08/31/22 - Our Islamic Story

Choose your Language

Mengapa Firaun dan Namrudz Resah? Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Bila menjadi orang terkaya dan berku...

Mengapa Firaun dan Namrudz Resah?

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)

Bila menjadi orang terkaya dan berkuasa, apakah tak memiliki masalah lagi? Persoalannya hidupnya adalah bisikan yang muncul dari hatinya. Saat tak beriman kepada Allah, manusia akan menjadi lemah dan tak bisa mengelola besitan hatinya. Padahal inilah pondasinya.

Yang jauh dari Allah, akan selalu dirundung kemalangan luar biasa. Bukankah sakit hati lebih sakit dari sakit gigi? Bukankah penyakit jiwa lebih sengsara daripada sakit tubuh? Bukankah untuk mengobati tubuh yang sakit dimulai dari penyembuhan jiwanya?

Yang jauh dari Allah, apapun capaian hidupnya akan senantiasa dipenuhi bisikan dan hasutan syetan. Apa itu? Samudera ketakutan, was-was dan keresahan. Syetan akan selalu membisikan was-wasnya. Ingatkah kisah seorang Rahib yang telah beribadah seratus tahun? Sekali bermaksiat syetan akan terus memasukkan was-was ketakutan dan keresahan. Di akhir hayatnya, dia mengakui syetan sebagai tuhannya.

Rasa was-was, ketakutan dan keresahan tak bisa diobati dengan akal dan ilmu. Tak bisa diobati dengan menghindari yang ditakutkan. Tak bisa diobati dengan ikhtiar untuk mengobati ketakutan. Hanya dengan rahmat Allah saja ketakutan, was-was dan keresahan  akan lenyap.

Rasa was-was, ketakutan dan keresahan hanya lenyap bila bersahabat dengan malaikat. Malaikatlah yang memasukkan ke dalam hati manusia rasa ketentraman. Seperti saat perang Badar, Malaikat menyelipkan ketentraman kepada muslimin.

Firaun resah karena lahir seorang bayi walaupun telah dinobatkan sebagai tuhan. Namrudz resah dengan seorang pemuda, walaupun dia penguasa yang kuat. Pemilik kebun dalam surat Al-Kahfi resah bila ada fakir miskin yang meminta hasil panennya. Saat pelindung dan penolongnya selain Allah maka kekuatannya seperti rumah sarang laba-laba.

Terus berjalan menapaki ketakutan, keresahan dan was-was, itulah bila teman perjalanannya syetan atau selain Allah. Akhirnya kelemahan jiwa sebab was-was. Terus berjalan menjalani kezaliman yang paling zalim untuk menghancurkan ketakutannya dalam kehidupannya. Itulah dua jalan yang pasti terjadi saat manusia menjauhi Allah.

Mengkhawatirkan Masa Depan, Belajarlah pada Nabi Ibrahim Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Nabi Ibrahim ...

Mengkhawatirkan Masa Depan, Belajarlah pada Nabi Ibrahim

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)

Nabi Ibrahim meninggal Mekah dengan penuh kekhawatiran. Daerah gersang tak berair. Dia hanya mengikuti perintah Allah saja. Didekatnya hanya ada tumpukan  batu Baitullah.  Seorang Nabi tak bisa memberikan kemanfaatan dan kemudharatan walaupun kepada istri dan anaknya sendiri. Dia meninggalkan Siti Hajar dan bayi Ismail. Apa bekal keyakinannya?

Doa adalah kemukjizatan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Doa adalah sarana pertolongan, perlindungan dan fasilitas kemudahan. Nabi Ibrahim berdoa tidak hanya untuk Istri dan putranya, juga untuk generasinya hingga hari kiamat.

Apa yang dikhawatirkan terhadap keturunan dan generasi berikutnya? Apa yang dikhawatirkan terhadap masa depan putri kita? Masa depan yang tandus tanpa harapan? Kehidupan yang tandus seorang diri tanpa pertolongan, perlindungan dan kemudahan? Belajarlah pada Nabi Ibrahim.

Siapakah yang mencintai anak keturunan kita? Allah lebih mencintai seorang anak manusia dari pada seorang ibu yang mencintai bayinya. Allah lebih mencintai seorang anak daripada kecintaan ayah dan ibunya. Allah maha peduli, tak pernah lelah mengurusi dan terus mencurahkan rezeki dari pada bapak dan ibunya.

Setiap Allah menciptakan sesuatu maka Allah menyediakan petunjuk dan rezeki terhadap yang diciptakannya. Setiap makhluk sudah ditetapkan tempat tinggalnya dan tempat rezekinya. Setiap makhluk-Nya memiliki peran khusus di alam jagat raya ini. Adakah yang masih harus dikhawatirkan?

Nabi Ibrahim hanya berdoa agar negri tempat Siti Hajar dan bayi Ismail tinggal, diberkahi dan aman. Keturunannya dalam kondisi berserah diri, tidak menyekutukan Allah, diajarkan cara beribadah, hikmah, pembersih diri dan diutusnya Rasul. Doa merupakan bekal dan arahan yang tersimpan di langit agar kelak dicurahkan kepada generasi berikutnya di saat yang tepat.

Apakah masih khawatir tentang masa depan keturunan kita? Belajarlah pada Nabi Ibrahim. Tetap optimis dengan doanya walaupun meninggalkan keturunannya di lembah yang tandus, tak ada sumber air, tak ada kehidupan sedikit pun. Kuncinya doa dan setiap kiprahnya  berasal dari tuntunan Allah.

Cara Nabi Sulaiman Mengelola Kekuasaan Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Nabi Sulaiman mengawasi manusia...

Cara Nabi Sulaiman Mengelola Kekuasaan

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)

Nabi Sulaiman mengawasi manusia, jin dan ragam makhluk yang sedang bekerja. Dalam diam tak berbicara. Dengan tongkat yang menjadi tumpuannya. Tak ada perintah, petunjuk, saran, komando dan koordinasi. Dalam diamnya Nabi Sulaiman, seluruhnya bekerja dengan baik.

Bisakah mengelola kekuasaan dan lembaga seperti Nabi Sulaiman yang tengah duduk terdiam? Dianggap masih hidup padahal sudah wafat. Dalam diam, seluruhnya bekerja dengan sempurna. Filosofi ini bisa dicontoh dalam mengelola kekuasaan dan ragam institusi.

Nabi Sulaiman memahami semua bahasa makhluk dan  hewan.  Paham bahasa jin, manusia, angin, burung, semut dan sebagainya.  Bisakah pemimpin memahami bahasa seluruh timnya? Walau beragam latarbelakang? Memahami, awal untuk dipahami. Memahami bahasa awal untuk memahami jiwa, hati dan akal. Inilah awal sinergi.

Nabi  Sulaiman paham peran burung Hud-hud. Menggali informasi, sebagai intelejen dan  menyebarkan informasi. Nabi Sulaiman paham peran jin, menggali kekayaan yang tersimpan di lautan dan membangun infrastruktur. Kuds, angin dan awan dimanfaatkan untuk membawanya menjelajahi pelosok negri. Tempatkan dan berdayakan sesuai tujuan penciptaannya.

Nabi Sulaiman paham jeritan hati, harapan, dan mimpi yang tak terdengar oleh siapapun. Suara semut dapat didengarnya. Harapan semut dipenuhinya. Ketundukan hati, penyerahan diri, konsisten pada tujuan peran Nabi dan Rasul yang membuatnya mampu mendengar harapan, keinginan dan jeritan yang tersembunyi. Itulah kepekaan pemimpin.

Nabi Sulaiman memiliki pasukan yang terdiri dari manusia, jin dan burung. Mereka bergerak dengan rapih, teratur dan tertib. Bisakah menggabungkan unsur yang berbeda dalam keteraturan? Nabi Sulaiman bermusyawarah dalam hal apa yang dilakukannya terhadap ratu Bilqis? Jin bersiap mengerahkan kekuatannya. Manusia yang berilmu bersiap mengerahkan ilmunya.  Bermusyawarah untuk mendayagunakan seluruh sumberdaya.

Apa yang mengeratkan hati seluruh makhluk di jagat raya? Keadilan. Allah memberikan hidayah keadilan kepada Nabi Sulaiman yang melampaui Nabi Dawud. Semuanya puas dengan putusan hukumnya Nabi Sulaiman. Berhimpun dan menghimpun. Bersatu dan bergerak bersama hanya bisa dilakukan dengan ikatan keadilan.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (193) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (49) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (220) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (205) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (151) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (422) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (190) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (90) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)