basmalah Pictures, Images and Photos
09/01/22 - Our Islamic Story

Choose your Language

Cara Nabi Ayub Mengelola Ujian Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Berapa lama Allah mengembalikan yang hi...

Cara Nabi Ayub Mengelola Ujian

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)

Berapa lama Allah mengembalikan yang hilang dari Nabi Ayyub? Berapa lama, keluarga, kekayaan dan kesehatannya pulih kembali? Semua sesuai kehendak Allah. Allah yang memberi dan mencabut ujian. Jadi jangan pernah mempersoalkan waktu, kapan ujiannya dicabut Allah?

Malam hari ada jangka waktunya. Terbitnya fajar ada waktunya. Lamanya siang hari sudah ditetapkan. Datangnya malam sudah ditentukan. Apakah ilmu, teknologi dan kekuatan jagat raya bisa merubah waktu pergiliran siang dan malam?

Yang terpenting, apa aktivitas yang utama di saat siang dan malam? Apa ikhtiar yang dilakukannya? Apa arahan dan bimbingan Allah dan Sunnah Rasulullah saw di waktu siang dan malam. Urusan Allah, serahkan pada Allah. Bagian yang telah ditetapkan bagi manusia, jalankanlah.

Bila saatnya tiba, air pun bisa menjadi obat bagi Nabi Ayub. Bukankah Nabi Ayub terbiasa mandi juga? Mengapa tiba-tiba air dipemandian berubah menjadi penyembuh sakitnya? Mengapa tiba-tiba serangga disekitarnya menjadi emas permata? Semuanya kehendak Allah, fokus utamanya hanya apa bimbingan Allah dan Sunnah Rasulullah saw yang harus dijalankan?

Menjalankan perintah Allah dan Sunnah Rasulullah saw lebih berharga dari dicabutnya ujian. Lebih berharga daripada balasan Allah  terhadap ujian yang dijalani. Sebab di surga nanti, istri di dunia lebih berharga daripada balasan bidadari surga. Karena pada istri, terdapat jejak-jejak ibadah kepada Allah.

Hakikat manusia ada pada jiwanya bukan fisiknya. Fisik akan kembali ke tanah. Tak berarti apa-apa. Sedang jiwa terus menjejakkan kaki ke akhirat. Sebab itulah kisah Nabi Ayub berisi tentang bimbingan jiwa, bagaimana interaksi jiwa terhadap ujian. Bagaimana persepsi dan cara menjalaninya.

Jiwa yang benar dalam menghadapi ujian adalah ketentraman. Ketentraman menjadi indikator apakah jiwa benar dalam berinteraksi dengan ujian kehidupan? Belajarlah pada Nabi Ayyub tentang bagaimana diri menghadapi kehidupan.

Menyeru Diri, Metode Dakwahnya Nabi Ayub Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Apakah ada kisah Nabi Ayub me...

Menyeru Diri, Metode Dakwahnya Nabi Ayub

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)

Apakah ada kisah Nabi Ayub menyeru kepada kaumnya? Tapi lebih banyak berkutat pada persoalan atau ujian pribadinya. Kehilangan keluarganya, kekayaannya dan kesehatannya. Dari sekian banyak ujian, mengapa yang sering diungkap dalam Al-Qur'an hanya kesehatannya saja?

Saat dihempas persoalan kesehatan, mengapa yang banyak dibahas bukan liku-liku mencari obat-obatan fisik? Namun, mengapa di era sekarang, saat sakit justru yang diributkan tentang pengobatan fisik kimiawi, herbal dan alternatif? Seolah-olah saat fisik sakit yang diobati hanya fisiknya saja.

Pada saat sakit, mengapa Allah menghiburnya dengan pemberian pahala, dihapuskannya kesalahan dan dosa, dan diganti dengan pembalasan yang lebih baik lagi? Semuanya berkaitan dengan jiwa bukan fisik.

Dakwah itu bukan sekadar menyeru orang lain, tetapi juga tentang menyeru diri sandiri. Bermuhasabah, meneguhkan janji diri kepada Allah, menasihati diri, berbincang dengan diri, bertafakur dan bertadabur merupakan dakwah kepada diri sendiri. Dakwah kepada diri pada setiap helaan nafas, karena bisikan nafsu dan syetan terus mengepung setiap saat dari semua penjuru dan panca indra.

Bagaimana cara diri mengelola diri dan kehidupan? Bagaimana cara diri mengelola ujian? Merupakan dakwah kepada orang lain juga. Bukankah cara Nabi Ayub mengelola ujian dari Allah menjadi petunjuk bagi generasi berikutnya? Biografi, otobiografi, kisah hidup seseorang akan menjadi panutan generasi berikutnya. Ini pun sebuah gerakan dakwah juga.

Hilangnya keluarga dan kekayaan tak ada kaitannya dengan dirinya, sebab mereka hanya titipan. Bukankah saat dilahirkan dan mati sendirian? Bukankah saat mempertanggungjawabkan hidup dihadapan Allah pun sendirian pula? Namun bila kesehatan yang hilang, maka ada satu yang hilang.

Saat sakit, sebenarnya jiwanya yang sakit. Obatnya hanyalah bersabar, bertawakal dan menyerahkan diri total kepada Allah. Bila terus melawan, sakitnya akan semakin parah, segala obat fisik akan tertolak. Sedangkan pencarian obat fisik merupakan fitrah dasar manusia yang tidak perlu diajarkan. Seperti kucing yang mencari rerumputan di saat sakit walaupun tak ada yang mengajarkan. Oleh sebab itulah, kisah Nabi Ayub lebih banyak mengajarkan pengelolaan jiwa saat menghadapi sakit, sebab inilah substansinya manusia.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (208) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (50) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (225) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (283) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (46) Nabi Daud (1) Nabi Ibrahim (2) Nabi Isa (2) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (2) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (191) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (431) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (155) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (195) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (95) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)