basmalah Pictures, Images and Photos
07/27/23 - Our Islamic Story

Choose your Language

Memahami Akar Tanaman Dalam Optimalisasi Tanah Oleh: Nasrulloh Baksolahar Manajemen ragam tanam dalam satu bidang tanah yang sem...

Memahami Akar Tanaman Dalam Optimalisasi Tanah

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Manajemen ragam tanam dalam satu bidang tanah yang sempit. Bagaimana polanya? Tanaman tidak seperti manusia yang memiliki kebebasan dan hawa nafsu. Tanaman memiliki pola yang tetap. Pola yang baku inilah yang harus dibaca dalam manajemen ragam tanaman.

Tanaman saling membunuh? Saling berebut untuk hidup? Saling mengeksploitasi? Pada dasarnya tidak, bila memahami pola yang tetap dan beberapa prinsipnya. Tanaman itu senantiasa bertasbih, berdzikir dan bersujud. Bila demikian, pantaskah tanaman memiliki sifat seperti manusia yang serakah, tamak, dan dengki?

Yang mendatangi unsur hara tanah, akar tanaman ataukah unsur hara?  Yang dibutuhkan oleh tumbuhan lebih banyak di tanah atau udara? Mengapa akar terus berkembang? Hanya berkaitan mencari unsur hara atau menopang ketinggian pohon?

Panjang akar tergantung tingginya pohon. Setelah itu mati. Artinya, panjang akar tanam memiliki pola tertentu sesuai ketinggian pohon. Semakin tinggi pohon semakin panjang dan dalam akarnya. Semakin pendek pohon semakin dangkal dan pendek akarnya. Kekuatannya pencarian unsur hara ada di ujung akarnya. Dengan pola seperti ini, apakah terjadi eksploitasi antar tanaman? Pahami pola ketinggian tanam itulah salah satu prinsip pola ragam tanaman dalam satu bidang yang sempit.

Perpaduan pola tanaman yang tinggi dan rendah. Perpaduan pola batang pohon yang keras dan lunak, membuat tidak terjadinya perebutan unsur hara. Artinya ragam tanaman bisa sama suburnya dan menghasilkan panen yang sama bagusnya. Pahami pola tinggi-rendah dan kekerasan batangnya.

Unsur hara bagi tanaman 95 persennya ada di udara. 4 persennya diambil oleh akar melalui udara. Artinya, keberlimpahan unsur hara tidak ada di tanah. Kontribusi tanah hanya 1 persen saja. Untuk itulah berkembang teknologi hidropik dan airponik dalam membesarkan tanaman.

Keterbatasan tanah semestinya bisa dikelola  dengan memahami karakter akar tanam dan sumber utama hara tanaman sehingga dalam keterbatasan tanah bisa menanam ragam tanaman tanpa saling mengganggu dan merusak dengan hasil panen yang tetap baik.

Energi  Panas Kemarau Oleh: Nasrulloh Baksolahar Selalu muncul kegairahan juga kesabaran setelah berkebun. Kegairahan dari mempe...



Energi  Panas Kemarau

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Selalu muncul kegairahan juga kesabaran setelah berkebun. Kegairahan dari memperhatikan keajaiban fenomena tanah dan tumbuhan. Kesabaran karena segala sesuatu sudah ada waktu dan ukurannya. Tak bisa dipercepat atau perlambat waktunya. Seperti ajal manusia.

Keajaiban musim kemarau, pertumbuhan pohon Alpukat dan pisang justru terlihat lebih baik. Rerumputan yang kering menjadi hijau hanya dengan sedikit hujan saja. Tumbuhan hanya butuh kelembaban saja. Embun di dedaunan sudah cukup menyegarkan tumbuhan.

Energi panas matahari sangat maksimal di musim kemarau. Energi solar sistemnya membuat akar memiliki kekuatan lebih kuat untuk menerobos tanah juga menarik unsur hara di tanah. Jadi bantulah tanaman dengan merengkahkan tanah di sekitarnya. Dengan tanah menjadi bongkahan kecil membuat akar lebih mudah menarik nitrogen dari udara dan butiran embun mudah masuk ke tanah.

Musim kemarau dimanfaatkan untuk menyehatkan tanah dari penyakit juga menyeimbangkan kelebihan unsur hara di musim hujan. Pengolahan tanah di musim kemarau dapat menyeimbangkan virus, bakteri dan jamur yang berlebihan. Seperti demam panas tubuh yang berguna untuk membunuh penyakit secara alami.

Tubuh butuh energi panas untuk membakar lemak berlebihan. Tubuh membutuhkan panas untuk membunuh penyakit. Terapi alami manusia seperti fisioterapi dan olahraga membutuhkan panas. Tanda kematian adalah tidak adanya panas tubuh. Di musim kemarau, bagaimana manusia membantu tanah dan tumbuhan agar teriknya matahari bermanfaat seperti panas tubuh pada manusia? Inilah peran khalifah bagi manusia.

Api neraka membakar dosa dan kesalahan sehingga manusia bersih menuju surga. Setiap manusia harus melewati neraka sebelum menuju ke surga. Api neraka berbahan bakar manusia dan syetan. Kelolalah musim kemarau untuk mengolah tanah dan tanaman sehingga siap menuju musim hujan.

Pasca kemarau, tanah akan semakin subur sebab dedaunan dan tangkai dikeringkan oleh teriknya matahari sehingga mudah menjadi kompos. Pasca kemarau, tanah menjadi lebih sehat karena penyakit tanah sudah dikendalikan. Mensyukuri musim kemarau dengan memahami kekuatan panas bagi bumi.

Syarat Karamah Oleh: Nasrulloh Baksolahar Nabi Ibrahim dan Siti Sarah melalangbuana, saat usia senja kedatangan tamu para malaik...

Syarat Karamah

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Nabi Ibrahim dan Siti Sarah melalangbuana, saat usia senja kedatangan tamu para malaikat yang mampir terlebih dahulu sebelum mereka ke kaumnya Nabi Luth. Nabi Ibrahim agak khawatir atas kedatangannya. Ternyata sang malaikat mengabarkan berita gembira atas kelahirannya putra pertamanya.  Saat tua dan mandul, mendapatkan putra? Itulah kekuatan doa dan keyakinan.

Nab Zakaria terus berdoa. Dia tidak pernah kecewa dalam berdoa kepada Allah. Saat tua renta dan istri sudah mandul, tiba-tiba kedatangan tamu para malaikat yang menginformasikan terkabulnya doa akan kelahiran putranya yang bernama Yahya. Nabi yang diberkahi saat kelahiran, wafat dan saat dibangkitkan.

Siti Maryam, melahirkan anak tanpa pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun. Saat dilahirkan sang bayi sudah pandai berbicara. Dalam hidup ini selalu ada proses dan kejadian yang diluar nalar manusia. Semuanya atas kehendak Allah. Bagaimana agar bisa terus terjadi?  Ambil peran hidup seperti para Nabi dan Rasul.

Mengapa para ulama, wali Allah dan orang shaleh diberikan karamah? Bukan kehebatan manusianya. Tetapi Allah yang memberikannya.  Mengapa? Sebab mereka mengambil tanggungjawab sebagai pewaris para Nabi. Mereka meneruskan peran kenabian dan kerasulan. Hanya itu syaratnya.

Bacalah ragam kitab yang berhubungan dengan sepak terjang para ulama, kisahnya dipenuhi banyak karamah. Karamah hadir untuk menghadapi kebuntuan persoalan umat, menjaga martabat para ulama yang istiqamah dan menunaikan janji Allah untuk memberikan jalan keluar yang tak terduga oleh siapapun.

Karamah dihadirkan Allah bagi mereka yang di hatinya tidak ada selain Allah. Obsesi hidupnya hanya Allah. Bergantung pada Allah. Meyakini janji Allah. Tak lagi mengandalkan apa yang ada di bumi. Tak mengandalkan kekuatan apapun selain Allah. Tentram bersama Allah. Tentara Allah ada disetiap sudut, ruang, tempat dan waktu. Hanya Allah yang tahu.  Hanya menunggu "kun fayakun" saja.

Fakir dan Fana. Fakir, hanya mengandalkan Allah. Fana, meleburkan diri pada kehendak Allah. Di saat hidup sudah sejalan dengan Allah, tak ada lagi yang perlu ditakutkan dan dikhawatirkan. Alam semesta dan seluruh kekuatan akan tunduk dengan ijin Allah. Mengapa manusia memilih hidup yang sulit? Mengikuti nafsu, keinginan dan obsesinya sendiri.

Syarat Karamah Oleh: Nasrulloh Baksolahar Nabi Ibrahim dan Siti Sarah melalangbuana, saat usia senja kedatangan tamu para malaikat yang mamp...


Syarat Karamah

Oleh: Nasrulloh Baksolahar


Nabi Ibrahim dan Siti Sarah melalangbuana, saat usia senja kedatangan tamu para malaikat yang mampir terlebih dahulu sebelum mereka ke kaumnya Nabi Luth. Nabi Ibrahim agak khawatir atas kedatangannya. Ternyata sang malaikat mengabarkan berita gembira atas kelahirannya putra pertamanya.  Saat tua dan mandul, mendapatkan putra? Itulah kekuatan doa dan keyakinan.

Nab Zakaria terus berdoa. Dia tidak pernah kecewa dalam berdoa kepada Allah. Saat tua renta dan istri sudah mandul, tiba-tiba kedatangan tamu para malaikat yang menginformasikan terkabulnya doa akan kelahiran putranya yang bernama Yahya. Nabi yang diberkahi saat kelahiran, wafat dan saat dibangkitkan.

Siti Maryam, melahirkan anak tanpa pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun. Saat dilahirkan sang bayi sudah pandai berbicara. Dalam hidup ini selalu ada proses dan kejadian yang diluar nalar manusia. Semuanya atas kehendak Allah. Bagaimana agar bisa terus terjadi?  Ambil peran hidup seperti para Nabi dan Rasul.

Mengapa para ulama, wali Allah dan orang shaleh diberikan karamah? Bukan kehebatan manusianya. Tetapi Allah yang memberikannya.  Mengapa? Sebab mereka mengambil tanggungjawab sebagai pewaris para Nabi. Mereka meneruskan peran kenabian dan kerasulan. Hanya itu syaratnya.

Bacalah ragam kitab yang berhubungan dengan sepak terjang para ulama, kisahnya dipenuhi banyak karamah. Karamah hadir untuk menghadapi kebuntuan persoalan umat, menjaga martabat para ulama yang istiqamah dan menunaikan janji Allah untuk memberikan jalan keluar yang tak terduga oleh siapapun.

Karamah dihadirkan Allah bagi mereka yang di hatinya tidak ada selain Allah. Obsesi hidupnya hanya Allah. Bergantung pada Allah. Meyakini janji Allah. Tak lagi mengandalkan apa yang ada di bumi. Tak mengandalkan kekuatan apapun selain Allah. Tentram bersama Allah. Tentara Allah ada disetiap sudut, ruang, tempat dan waktu. Hanya Allah yang tahu.  Hanya menunggu "kun fayakun" saja.

Fakir dan Fana. Fakir, hanya mengandalkan Allah. Fana, meleburkan diri pada kehendak Allah. Di saat hidup sudah sejalan dengan Allah, tak ada lagi yang perlu ditakutkan dan dikhawatirkan. Alam semesta dan seluruh kekuatan akan tunduk dengan ijin Allah. Mengapa manusia memilih hidup yang sulit? Mengikuti nafsu, keinginan dan obsesinya sendiri.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (196) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (49) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (220) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (205) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (1) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (154) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (424) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (144) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (192) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (90) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)