basmalah Pictures, Images and Photos
07/11/23 - Our Islamic Story

Choose your Language

Meraih Berkah dari yang Wafat Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Sebelum Ramadhan, berziarah ke beberapa ...

Meraih Berkah dari yang Wafat

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)


Sebelum Ramadhan, berziarah ke beberapa makam para ulama. KH Noer Ali Bekasi, Pahlawan Nasional,  Syeikh Quro, penyebar Islam di Karawang, dan KH Zulfikor, Ulama kharismatik Bojonggede. Berziarah secara jasadi sudah tidak bisa karena kewafatannya. Hanya bisa berziarah ilmiyah dan ruhiyah.

Tertarik berziarah ke KH Noer Ali Bekasi, Pahlawan Nasional, karena sering mendengar kisah perjuangannya dalam menuntut ilmu hingga ke Mekkah dan memperjuangkan kemerdekaan. Kisah perang gerilya, perjalanannya ke Jogyakarta menemui Jendral Soedirman hingga karamah yang dianugerahkan Allah selama perang Gerilya.

Tertarik berziarah ke KH Zulfikor Bojonggede, karena sering mendengarkan perumpamaan tentang ikhlas dan istiqamah, keteguhannya dalam berdakwah walaupun hujan, banjir, serta tidak ada yang datang, jalan politiknya di era Orde Baru, dan praktek pertaniannya.

Seorang pencari ilmu dari Afrika Utara belajar kitab Al-Muwatha imam Malik. Ditemui sang imam di Madinah, namun sang imam sudah wafat. Sang pencari ilmu mencari muridnya yang pernah bertemu dan belajar langsung dengan imam Malik, sang pencari ilmu pun mencari murid kepercayaan imam Malik hingga bertemu dan belajar langsung dengan murid imam Malik, itulah cara mendapatkan keberkahan ilmu dari mereka yang sudah wafat.

Sang pencari ilmu menjadi pendakwah pertama di Afrika Utara, kelak dia pun menjadi pelopor berdirinya kesultanan di Afrika hingga membuka wilayah baru hingga ke Eropa. Menuntut ilmu, menyerap energi spiritual dari imam Malik dengan belajar kepada muridnya.

Berikhtiar meraih keberkahan para ulama yang telah wafat dengan bersilaturahmi dan berguru pada murid-muridnya yang pernah langsung bertemu dengannya. Seperti para Tabiin yang mendapatkan keberkahan karena bertemu dan belajar dengan para Sahabat yang bertemu dan belajar langsung dengan Rasulullah saw.

Seperti Tabiin at Tabiin yang mendapatkan keberkahan dengan bersilaturahmi dan berguru dengan para Tabiin yang bertemu dan berguru dengan Tabiin. Inilah rangkaian sanad yang tidak boleh terputus. Rasulullah saw bersabda bahwa bila di dalam pasukan masih terdapat para Sahabat, Tabiin dan Tabiin at Tabiin maka pasukan tersebut tak terkalahkan.

Rangkaian ketersambungan generasi masa lalu dengan masa depan, dalam ilmu hadist disebut sanad, dalam dunia keilmuan disebut ijazah, dalam dunia pergerakan disebut baiat, dalam dunia tasawuf disebut talqin. Inilah ketersambungan keberkahan yang tak pernah terputus.

Obsesi Semakin Berumur Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Semakin berumur, obsesi semakin sederhana. Pagi...

Obsesi Semakin Berumur

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)


Semakin berumur, obsesi semakin sederhana. Pagi - Dzuhur hanya mengelola dan mengolah hasil kebun. Dzuhur - Ashar mengajar di madrasah diniyah informal. Magrib hingga bada Isya mengajar baca Al-Qur'an Iqra di mushalla. Mengulang kembali masa kecil.

Dahulu terobsesi menjadi konsultan, trainer, coach dan pembicara hebat. Berkumpul dengan orang-orang hebat, pintar dan sukses. Sekarang, ternyata lebih nikmat mengajar informal di lokasi yang sunyi dan terpencil di sebuah madrasah dan mushalla yang tak dikenal. Bercengkrama dengan warga petani.

Dahulu terobsesi memiliki kedudukan tertinggi di kantor. Keliling Nusantara. Dihormati banyak orang. Sekarang, ternyata yang paling nikmat, memegang golok, pacul, dan garpu untuk mengolah tanah. Menanam pohon dan tumbuhan kecil. Mengamati, mengurus dan memanennya.

Dahulu terobsesi dengan berwisata dari satu kota ke kota lain dengan kendaraan sendiri. Sekarang, ternyata lebih indah dan nikmat, mengamati satu tanaman ke tanaman lain. Menikmati keindahan bukit, hutan dan pegunungan. Menikmati air yang mengalir jernih di sungai dan selokan.

Dahulu terobsesi mendengar musik dan syair yang indah. Sekarang, ternyata lebih nikmat mendengarkan daun dan dahan yang dihempas oleh angin. Derunya angin. Dahan yang saling bergesek. Suara hewan tanah dan burung. Suara aliran air sungai yang menghempaskan bebatuan.

Dahulu terobsesi dengan rumah yang mewah, tempat tidur dan kursi yang empuk. Sekarang, ternyata lebih indah rumah panggung yang terbuat dari pagar bambu. Tidur dan duduk di atas bale-bale bambu dengan pemandangan sawah yang membentang.

Semakin hari dunia semakin tak indah lagi. Dunia semakin semerawut dengan kehendak-kehendak manusia yang terus memburu dan mengeksploitasi dunia. Hiruk pikuk politik dan bisnis. Hiruk pikuk ketenaran dan keharuman nama baik. Hiruk-pikuk saling berbangga dan merasa lebih baik dan benar. Padahal yang terindah itu hanya bersama Allah saja.

Sinkronisasi Karakter Tanah dan Tanaman Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Al-Qur'an tidak banyak men...

Sinkronisasi Karakter Tanah dan Tanaman

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)


Al-Qur'an tidak banyak menyebutkan tanah yang subur dan hama tanaman. Tetapi lebih banyak membahas ragam tanaman, tanah dan air yang mengalir. Sebab pada dasarnya semua tanah subur karena mendapatkan kesuburan dari air hujan, sisa tumbuhan dan hewan tanah.

Tugas manusia, bagaimana mensikronisasikan karakter tumbuhan dengan karakter tanah? Agar tumbuhan tumbuh berkembang dengan baik. Tugas manusia, bagaimana  mensinkronisasikan karakter hama dengan karakter kombinasi tumbuhan? Agar hama tidak menyerang namun menjadi penopang pertumbuhan tanaman.

Bagaimana mengetahui kesesuaian karakter tanah dengan karakter tumbuhan? Perhatikan tumbuhan yang hidup disekitarnya. Perhatikan tumbuhan yang berbuah lebat di daerah sekitarnya. Atau membawa tanah ke laboratorium untuk diuji karakternya lalu disesuaikan dengan karakter tumbuhan yang cocok.

Ada tanaman yang "bandel" ada juga yang "manja". Ada yang butuh terpaan matahari yang maksimal, ada juga yang hanya bisa hidup dibawah naungan pohon lainnya. Ada yang menyuntikkan unsur hara ke tanah, ada juga yang menghabiskan. Ada yang menghabiskan air tanah, ada yang menjaga air tanah dan mengalirkan ke permukaan tanah.

Ada yang bisa di panen dalam hitungan hari, bulan, setahun, 2-3 tahun dan puluhan tahun. Ada yang berbuah sepanjang tahun atau musim tertentu saja. Ada yang dipanen daun, akar, umbi,  bunga, buah dan kayunya. Jadi apa yang ditanam? Sesuaikan dengan kebutuhan dan target pasarnya.

Al-Qur'an selalu menyebutkan beberapa tanaman secara bersamaan. Ragam karakter tanaman disebutkan dalam satu ayat atau ayat-ayat yang beriringan dan berdekatan. Artinya, hasil yang optimum bila menanam lebih dari satu jenis tanaman dengan karakter yang saling menopang, melengkapi atau saling mengisi.

Gambaran surga adalah sebagian besar gambaran tentang kebun, taman, buah-buahan dan air mengalir. Sedikit yang menggambarkan tentang rumah dan perlengkapan, perhiasan dan bidadari. Artinya bertani dan berkebun lebih membahagiakan dibandingkan membangun rumah, kendaraan dan perhiasan.

Diajarkan Allah Oleh: Nasrulloh Baksolahar (Channel Yotube Dengerin Hati) Bagaimana agar Allah mengajarkan kita? Melimpahkan ilm...

Diajarkan Allah

Oleh: Nasrulloh Baksolahar
(Channel Yotube Dengerin Hati)



Bagaimana agar Allah mengajarkan kita? Melimpahkan ilmu? Memberikan solusi? Apakah meraih ilmu hanya dengan proses belajar, membaca, mendengar dan berfikir? Apakah proses ilmu hanya dengan berinteraksi dengan buku, tulisan,  jurnal dan penelitian ilmiah?

Saat imam Malik pertama kali bertemu dengan seorang anak kecil yang bernama Syafii, beliau berpesan, "Jangan engkau padamkan cahaya hati dengan kemaksiatan." Saat remaja Syafii belajar dan lupa akan pelajarannya, sang guru berkata, "Kemaksiatan menjadi sebab hafalanmu hilang."

Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa yang menyebabkan Allah mengajarkan sesuatu adalah rasa takut pada Allah. Mengapa Allah mengangkat seseorang mencapai derajat ulama? Karena ulama adalah hamba-Nya yang sangat takut kepada Allah.

Andai seluruh ilmu manusia ditimbang dengan ilmu Abu Bakar. Bila ilmu manusia ditimbang dengan ilmu Umar bin Khatab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Hasan bin Ali, maka ilmu seluruh manusia tak sanggup menandingi ilmu para Khalifatur Rasyidin. Apa sebabnya?

Umar bin Abdul Aziz menjadi mashyur dengan ilmu dan keadilannya disebabkan karena takut kepada Allah. Takut kepada Allah penyebab Allah mengajarkan manusia segala ragam yang dibutuhkan untuk mengarungi kehidupannya. Seperti Shalahuddin Al Ayubi, menghadapi serbuan tentara salib dengan takut kepada Allah. Isak tangisnya menemani malamnya.

Bukan mencari ilmu, tetapi bagaimana agar Allah yang mendatangkan ilmu ke dada? Bukan belajar, tetapi bagaimana agar Allah yang mengajarkan? Perhatikan para Nabi dan Rasul, setiap menghadapi apa pun, Allah mengutus dan mendatangkan Malaikat Jibril untuk  mengajarkan firman Allah. Bukankah Rasulullah saw itu Ummi?

Mengapa lelah dalam belajar? Mengapa penat  dan sulit dalam mencari ilmu? Padahal ragam methodelogi, sarana dan prasarana terus dikembangkan? Karena mengandalkan ikhtiar, bukan bagaimana agar Allah yang langsung mengajarkan dan melimpahkan kepahaman. Hidupkan rasa takut pada Allah dengan ragam pertanggungjawaban di akhirat, maka Allah yang akan mengajarkan ragam ilmu dan hikmah ke dada manusia.

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Qur'an (207) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (50) Cerita kegagalan (1) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (6) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) Kecerdasan (222) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) Kisah Para Nabi dan Rasul (244) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (8) Nabi Ibrahim (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Musa (1) Nabi Nuh (3) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (1) Namrudz (2) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) Nusantara (210) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (183) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rehat (431) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (155) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah Penguasa (194) Sirah Sahabat (114) Sirah Tabiin (42) Sirah Ulama (91) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)