basmalah Pictures, Images and Photos
Miliarder di Balik Layar Sayap Kanan dan Islamfobia Eropa: Fakta Mengejutkan tentang Ambisi Global Musk dan Thiel - Our Islamic Story

Postingan Popular Pekan ini

Miliarder di Balik Layar Sayap Kanan dan Islamfobia Eropa: Fakta Mengejutkan ten...

Miliarder di Balik Layar Sayap Kanan dan Islamfobia Eropa: Fakta Mengejutkan tentang Ambisi Global Musk dan Thiel


Miliarder di Balik Layar Sayap Kanan dan Islamfobia Eropa: Fakta Mengejutkan tentang Ambisi Global Musk dan Thiel


Dunia saat ini sedang menyaksikan pergeseran kekuasaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Di tengah kecemasan akan masa depan teknologi yang tak terkendali dan jurang kesenjangan kekayaan yang kian lebar, muncul sosok-sosok yang bukan sekadar pengusaha sukses, melainkan arsitek tatanan dunia baru.

Elon Musk dan Peter Thiel bukan lagi sekadar penonton dalam panggung politik; mereka adalah pemain kunci yang sedang membentuk ulang realitas global. Strategi mereka sangat licik namun presisi: mengalihkan kemarahan publik atas ketimpangan ekonomi yang mereka ciptakan menuju kebencian terhadap "pihak lain".


Berikut adalah enam fakta mendalam yang membedah ambisi global para miliarder ini:

1. Akar di Apartheid: Warisan yang Membentuk Pandangan Dunia

Pandangan dunia Musk dan Thiel tidak muncul dari ruang hampa. Keduanya, bersama figur seperti penggalang dana David Sacks, merupakan bagian dari "pipa penyalur" ideologi yang berasal dari Afrika Selatan era apartheid.

Kekayaan keluarga mereka tidak berakar pada inovasi digital awal, melainkan pada sektor inti ekonomi apartheid: penambangan berlian dan uranium. Pengalaman ini membentuk visi "Darwinian" yang melihat dunia sebagai medan perang tanpa belas kasihan.

Profesor Quinn Slobodian dari Boston University menjelaskan bagaimana masa lalu ini menjadi fondasi ideologi mereka:

"Sentralitas Afrika Selatan bagi kelompok kanan jauh dan neoliberal sangatlah luar biasa. Bagi Musk sendiri, pengalaman tumbuh besar di sana... adalah pengalaman yang sangat dystopian. Musk melihat Afrika Selatan sebagai perang 'Darwinian' di mana semua orang melawan semua orang."

Visi ini bukan sekadar trauma masa kecil, melainkan kerangka kerja bagi kelompok elit baru untuk mendorong dunia menuju fasisme dan perang sipil global.


2. ROI Politik: Ketika Investasi Kampanye Berbuah Ratusan Miliar Dolar

Dalam sejarah politik, miliarder biasanya berperan sebagai donatur di balik layar. Namun, Musk telah mengubah paradigma ini menjadi investasi bisnis dengan imbal hasil (ROI) yang mencengangkan. Musk menggelontorkan sekitar $ 200 miliar—sebuah rekor imbal hasil yang melampaui mekanisme pasar mana pun.

Transisi ini menandai era di mana miliarder tidak lagi sekadar memengaruhi kebijakan, tetapi langsung memegang kendali pemerintahan:

Pemangkasan Agresif: Musk mengambil peran langsung untuk memotong anggaran pemerintah Amerika Serikat, bertindak bagaikan "gergaji mesin" (chainsaw) terhadap birokrasi negara, mirip dengan gaya kepemimpinan Javier Milei di Argentina.

Kabinet Oligarki: Setidaknya 13 miliarder telah ditunjuk untuk mengisi jabatan penting dalam pemerintahan baru, menggeser peran politisi karier dengan penguasa teknologi.

Akses Tanpa Batas: Mereka bertransformasi dari investor politik menjadi pengelola langsung kebijakan publik yang memengaruhi hajat hidup orang banyak secara global.

3. Teknologi sebagai Senjata: AI, Surveillance, dan Parasit Sektor Publik

Peter Thiel, melalui perusahaannya Palantir, telah mengubah AI menjadi instrumen militer dan pengawasan yang menakutkan. Palantir menyediakan sistem pengambilan keputusan berbasis AI (AIP) yang digunakan secara aktif di medan perang seperti Gaza dan Ukraina.

Ironisnya, meskipun Thiel sering berkhotbah tentang ketakutannya terhadap "apokalips" nuklir, perusahaannya justru mengembangkan teknologi yang mempercepat risiko konflik global tersebut.

Sifat parasitik dari ambisi ini terlihat jelas di Inggris. Thiel berhasil mengambil alih data NHS (layanan kesehatan publik) melalui kontrak senilai $600 juta, padahal ia secara terbuka menghina institusi tersebut.

Thiel menyatakan dengan nada sinis:

"Jalan raya menciptakan kemacetan, kesejahteraan menciptakan kemiskinan, sekolah membuat orang menjadi bodoh, dan NHS membuat orang sakit."


4. Strategi "Pengalihan Isu": Menciptakan Musuh untuk Melindungi Harta

Miliarder ini menyadari risiko politik jika masyarakat menyadari bahwa kekayaan mereka adalah hasil eksploitasi. Oleh karena itu, mereka menggunakan platform teknologi untuk memastikan publik tidak "menghubungkan titik-titik" ketimpangan tersebut. 

Strateginya adalah menciptakan narasi tentang "The Other"—migran, Muslim, dan kelompok 'woke'—sebagai target kebencian utama.

Platform X di bawah Musk telah menjadi inkubator untuk menyebarkan narasi Dystopia dan menghasut "perang saudara".

Dengan mendukung tokoh radikal seperti Tommy Robinson dan menyebarkan teori Great Replacement, mereka memicu Islamofobia untuk mengalihkan kemarahan kelas pekerja. Selama masyarakat sibuk membenci imigran, harta triliunan dolar milik para miliarder tetap aman dari tuntutan pajak yang adil atau regulasi yang ketat.


5. Visi Nihilistik dan Ketakutan akan "Satu Pemerintah Dunia"

Musk dan Thiel secara konsisten menentang regulasi pemerintah dengan dalih takut akan munculnya "pemerintahan dunia yang totaliter". Mereka memandang segala bentuk kontrol negara terhadap kapitalisme teknologi sebagai ancaman eksistensial.

Inilah alasan Thiel mengejek aktivis iklim seperti Greta Thunberg; baginya, regulasi lingkungan hanyalah penghambat akumulasi modal.

Ketajaman ideologi mereka bahkan mencapai tingkat yang ekstrem. Thiel pernah memberikan isyarat bahwa Senator Bernie Sanders, yang vokal melawan ekonomi yang dimanipulasi elit, bisa jadi adalah sosok "Anti-Kristus". Namun, di balik narasi besar tersebut, mereka tetap rapuh secara moral.

Thiel menunjukkan kegugupan yang luar biasa saat ditanya mengapa publik bersimpati pada pembunuhan CEO UnitedHealthcare, sebuah simbol kemarahan masyarakat terhadap sistem yang ia bela dengan gigih.


Narasi kebencian, ketakutan akan migran, dan histeria anti-Muslim yang dibangun oleh Musk dan Thiel adalah alat politik yang dirancang untuk mempertahankan status quo kekuasaan mereka.

Dengan membiarkan masyarakat saling bertikai, mereka bebas mengeksploitasi sumber daya global dan mengamankan dominasi teknologi tanpa gangguan.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adam (5) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Akhirat (8) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (70) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (19) Dakwah (36) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) ekonomi (3) Ekonomi (42) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum (3) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) ikhtilaf (1) Ikhtilaf (9) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (22) Kecerdasan (342) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (61) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (120) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) nabi adam (1) Nabi Adam (75) nabi Adam. Adam (1) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (11) Nusantara (321) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (780) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) politik (3) Politik (22) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (338) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (252) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (173) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (36) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)