basmalah Pictures, Images and Photos
Cara Rasulullah ﷺ Memanggil Anak: Menghargai Martabat dan Perasaan Anak - Our Islamic Story

Choose your Language

Cara Rasulullah ﷺ Memanggil Anak: Menghargai Martabat dan Perasaan Anak Bagaimana Rasululla...

Cara Rasulullah ﷺ Memanggil Anak: Menghargai Martabat dan Perasaan Anak

Cara Rasulullah ﷺ Memanggil Anak: Menghargai Martabat dan Perasaan Anak


Bagaimana Rasulullah ﷺ memanggil anak-anak?

Apakah beliau sekadar menyebut nama mereka, atau ada pelajaran pendidikan yang tersembunyi di balik setiap sapaan?

Jika kita menelusuri sirah Nabi, kita akan menemukan bahwa cara beliau berbicara kepada anak-anak bukanlah hal yang sepele. Justru di sanalah tampak kemuliaan akhlak beliau. Sebuah panggilan yang hangat mampu menumbuhkan rasa aman, membangun kedekatan, sekaligus mengangkat harga diri seorang anak.

Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu pernah menceritakan bahwa ia memiliki seorang adik yang dipanggil Abu 'Umair. Meskipun masih kecil dan baru disapih, setiap kali Rasulullah ﷺ datang, beliau selalu menyapanya dengan penuh keakraban,

«"Ya Aba 'Umair..."
(HR. Bukhari)»

Sapaan itu mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi seorang anak kecil, panggilan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan kasih sayang yang membuatnya merasa dihargai.

Hal yang sama juga dialami Anas bin Malik sendiri. Ketika masih kecil, ia gemar memetik sayuran yang rasanya asam (hamzah). Rasulullah ﷺ memperhatikan kebiasaan kecil itu, lalu menjulukinya Abu Hamzah. Anas pun berkata,

«"Rasulullah ﷺ telah memberiku julukan berdasarkan sayuran yang dahulu sering kupetik."
(HR. Tirmidzi)»

Peristiwa ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ benar-benar memperhatikan dunia anak. Beliau tidak menganggap remeh permainan, kebiasaan, atau kegemaran mereka. Sebaliknya, beliau menjadikannya jembatan untuk membangun kedekatan emosional.

Bukan hanya kepada anak-anak, Rasulullah ﷺ juga mengajarkan adab dalam memanggil setiap manusia. Beliau bersabda,

«"Janganlah salah seorang di antara kalian mengatakan, 'Budakku laki-laki' atau 'budakku perempuan', karena kalian semua adalah hamba Allah. Hendaklah ia mengatakan, 'Pemuda yang melayaniku', 'Pelayan wanitaku', atau panggilan lain yang lebih baik."
(HR. Muslim dan Ahmad)»

Hadis ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengatur ibadah, tetapi juga mendidik umatnya agar menggunakan bahasa yang memuliakan manusia. Pilihan kata ternyata bukan perkara kecil. Sebuah panggilan dapat mengangkat martabat seseorang, tetapi juga dapat melukai harga dirinya.

Seandainya setiap orang membiasakan diri berbicara dengan penuh penghormatan sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ, niscaya banyak persoalan dalam keluarga maupun masyarakat akan jauh lebih mudah diselesaikan.

Apa yang Dikatakan Psikologi Perkembangan Anak?

Menariknya, apa yang dicontohkan Rasulullah ﷺ lebih dari empat belas abad yang lalu justru sejalan dengan berbagai temuan psikologi perkembangan anak modern.

1. Panggilan yang Baik Menumbuhkan Harga Diri

Mengapa Rasulullah ﷺ memanggil anak kecil dengan kunyah seperti Abu 'Umair?

Psikolog perkembangan menjelaskan bahwa panggilan yang hangat dan penuh penghormatan membantu membangun self-esteem atau harga diri anak. Ketika anak merasa dirinya dihargai, ia akan lebih percaya diri, lebih mudah menjalin hubungan dengan orang lain, dan memiliki ikatan emosional yang kuat dengan orang-orang yang menyayanginya.

Dengan kata lain, sebuah panggilan bukan sekadar sebutan. Ia adalah pengakuan atas keberadaan seorang anak.

2. Memahami Dunia Anak

Mengapa Rasulullah ﷺ menjuluki Anas sebagai Abu Hamzah?

Karena beliau memperhatikan apa yang disukai Anas.

Dalam pendekatan pendidikan modern yang berpusat pada anak (child-centered learning), perhatian terhadap minat dan aktivitas anak merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun komunikasi.

Ketika orang tua mengenal dunia anak—permainannya, hobinya, kesukaannya—anak akan merasa bahwa dirinya dipahami. Perasaan inilah yang kemudian melahirkan kedekatan, kepercayaan, dan keberanian untuk terus belajar.

Rasulullah ﷺ tidak menertawakan dunia anak. Beliau justru masuk ke dalam dunia itu.

3. Bahasa yang Memuliakan Manusia

Larangan Rasulullah ﷺ menggunakan panggilan yang merendahkan menunjukkan betapa besar perhatian Islam terhadap martabat manusia.

Psikologi sosial menjelaskan bahwa bahasa membentuk cara seseorang memandang dirinya sendiri. Anak yang setiap hari mendengar panggilan yang baik akan lebih mudah membangun identitas diri yang sehat. Sebaliknya, label-label negatif dapat membekas lama dan memengaruhi perkembangan emosinya.

Karena itu, Rasulullah ﷺ membiasakan umatnya menggunakan bahasa yang santun, menghormati, dan memuliakan setiap orang.

Pelajaran bagi Orang Tua

Lalu, apa yang dapat dipelajari oleh para orang tua dari teladan Rasulullah ﷺ?

Pertama, panggillah anak dengan nama atau julukan yang baik dan menyenangkan.

Kedua, kenalilah dunia mereka. Perhatikan apa yang mereka sukai, apa yang mereka banggakan, dan apa yang membuat mereka bersemangat.

Ketiga, hindari memberi label yang buruk. Kalimat seperti "nakal", "bodoh", atau "pemalas" mungkin hanya terucap sesaat, tetapi dapat tersimpan lama dalam ingatan seorang anak.

Keempat, biasakan menggunakan bahasa yang memuliakan. Anak yang tumbuh dengan penghormatan akan belajar menghormati orang lain.

Penutup

Ketika membaca kisah-kisah ini, kita mungkin bertanya, apakah Rasulullah ﷺ sedang mengajarkan teknik komunikasi?

Lebih dari itu.

Beliau sedang mengajarkan bahwa setiap anak memiliki hati yang harus dijaga, harga diri yang harus dihormati, dan jiwa yang harus ditumbuhkan dengan kasih sayang.

Barangkali, pendidikan terbaik bukan dimulai dari nasihat yang panjang, tetapi dari cara kita memanggil anak-anak setiap hari.

Sebab, sebuah panggilan yang lembut dapat menjadi awal lahirnya jiwa yang percaya diri, penuh kasih, dan berakhlak mulia.


Sumber:
Jamaal Abdurrahman, Tahapan Mendidik Anak, IBS, 2005, Hal. 90-91

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (54) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (19) Kecerdasan (320) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (52) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (104) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (266) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (666) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (300) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (248) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (171) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (34) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)