basmalah Pictures, Images and Photos
Sejarah Awal Bangsa Arab: Tanah yang Subur dan Bangsa yang Telah Punah (Al-Ba'idah) - Our Islamic Story

Choose your Language

Sejarah Awal Bangsa Arab: Tanah yang Subur dan Bangsa yang Telah Punah (Al-Ba'idah) Dari mana sebenarnya kisah bangsa Arab h...

Sejarah Awal Bangsa Arab: Tanah yang Subur dan Bangsa yang Telah Punah (Al-Ba'idah)

Sejarah Awal Bangsa Arab: Tanah yang Subur dan Bangsa yang Telah Punah (Al-Ba'idah)


Dari mana sebenarnya kisah bangsa Arab harus dimulai?

Jika tujuan kita adalah memahami asal-usul Quraisy—suku tempat Nabi Muhammad ï·º dilahirkan—maka kita tidak bisa langsung memulai dari Makkah. Kita harus menelusuri akar yang jauh lebih tua, memasuki "hutan" suku-suku Arab yang selama ribuan tahun membentuk wajah Jazirah Arab.

Quraisy bukanlah sebuah pohon yang tumbuh sendirian. Ia hanyalah satu pohon di tengah hutan yang sangat lebat, terdiri atas ratusan suku, baik yang besar maupun kecil, yang tua maupun yang muda. Ketika Quraisy mulai tampil sebagai kekuatan penting, sekitar dua abad sebelum diutusnya Nabi Muhammad ï·º pada masa Jahiliyah akhir, seluruh Jazirah Arab telah dipenuhi oleh jaringan suku yang saling berhubungan.

Wilayah mereka bahkan tidak terbatas pada Jazirah Arab. Jejak mereka membentang hingga Syam, Irak bagian selatan, Semenanjung Sinai, dan gurun timur Mesir. Hanya hamparan gurun pasir yang benar-benar tandus—seperti An-Nafud, Ash-Shaman, dan Ar-Rub' al-Khali—yang nyaris tidak dihuni. Orang Arab bahkan menyebut kawasan itu sebagai "laut pasir", karena hamparannya menyerupai lautan tanpa air.

Lalu, siapakah penghuni pertama kawasan luas itu?


---

Tiga Generasi Bangsa Arab

Hampir seluruh sumber klasik sepakat bahwa sejarah bangsa Arab sebelum Islam—khususnya di luar Yaman—dapat dibagi menjadi tiga kelompok besar.

Pertama, Arab Al-Ba'idah, yaitu bangsa Arab yang telah punah.

Kedua, Arab Al-'Aribah, yaitu bangsa Arab asli yang kemudian berkembang terutama di wilayah Yaman.

Ketiga, Arab Al-Musta'ribah, yaitu bangsa Arab yang memperoleh identitas Arab melalui keturunan Nabi Ismail a.s., dan dari kelompok inilah kemudian lahir bangsa Adnani, termasuk Quraisy.

Menariknya, para sejarawan klasik hampir tidak berselisih mengenai keberadaan Arab Al-Ba'idah. Perbedaan pendapat justru lebih banyak muncul ketika menjelaskan batas antara Arab Al-'Aribah dan Arab Al-Musta'ribah, karena secara bahasa kedua istilah itu memiliki makna yang sangat berdekatan.

Namun mengenai Arab Al-Ba'idah, gambaran besarnya relatif sama. Mereka dipandang sebagai bangsa Arab paling awal yang pernah mendiami bagian tengah dan utara Jazirah Arab sebelum akhirnya lenyap dari panggung sejarah.


---

Siapakah Arab Al-Ba'idah?

Siapa saja yang termasuk dalam kelompok ini?

Nama-nama seperti 'Ad, Tsamud, Thasam, Jadis, Umaim, Iram, Qathur, Ashhabur-Rass, Ashhabul-Aikah, dan beberapa bangsa kuno lainnya selalu disebut dalam literatur klasik.

Sebagian benar-benar musnah tanpa meninggalkan keturunan. Sebagian lagi diduga masih memiliki sisa-sisa kecil yang kemudian melebur ke dalam kelompok Arab berikutnya.

Al-Qur'an sendiri menyebut beberapa di antara mereka.

> "Dan sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan kaum 'Ad yang pertama, dan kaum Tsamud, tidak seorang pun yang ditinggalkan-Nya."
(QS. An-Najm: 50–51)



Sebagian ahli tafsir memahami bahwa penyebutan "'Ad yang pertama" mengisyaratkan adanya kelompok-kelompok keturunan yang masih bertahan setelah kehancuran besar tersebut. Namun, pada akhirnya mereka pun hilang dan berasimilasi dengan masyarakat Arab sesudahnya.


---

Ketika Jazirah Arab Masih Hijau

Apakah Jazirah Arab sejak dahulu merupakan gurun tandus seperti sekarang?

Temuan geologi justru menunjukkan gambaran yang sangat berbeda.

Pada masa-masa awal era Kuarter (Quaternary), terutama pada zaman Pleistosen atau zaman es, Jazirah Arab pernah dipenuhi padang rumput, pepohonan, sungai musiman, dan berbagai jenis satwa liar. Kawasan yang kini menjadi gurun dahulu merupakan lingkungan yang jauh lebih ramah bagi kehidupan.

Pada masa itu, lapisan es yang sangat luas menutupi sebagian besar belahan bumi utara. Ketika es mulai mencair, air mengalir ke berbagai wilayah, membentuk danau, sungai, dan lembah-lembah baru.

Sebagian air tersebut mencapai Jazirah Arab.

Setelah air surut, tanah yang ditinggalkannya menjadi sangat subur. Tumbuhan kembali tumbuh. Hewan-hewan berdatangan. Manusia pun mengikuti jalur kehidupan baru tersebut.

Dengan kata lain, gurun yang kita kenal sekarang pernah mengalami masa ketika kehidupan berkembang jauh lebih subur dibandingkan kondisi saat ini.


---

Jejak Geologi dan Arkeologi

Bagaimana para ilmuwan mengetahui semua itu?

Melalui penelitian lapisan tanah, fosil, sedimen, dan penanggalan radiokarbon, para ahli geologi berhasil merekonstruksi perubahan iklim yang terjadi selama puluhan hingga ratusan ribu tahun.

Menariknya, jauh sebelum ilmu geologi modern berkembang, ilmuwan Muslim Abu Rayhan Al-Biruni telah mengamati adanya fosil-fosil laut dan cangkang kerang di wilayah Hijaz. Dari pengamatan itu, ia menyimpulkan bahwa sebagian besar Jazirah Arab pernah berada di bawah permukaan air.

Kesimpulan tersebut ternyata sejalan dengan banyak temuan geologi modern.


---

Unta, Kuda, dan Kehidupan Baru

Ketika iklim mulai menghangat, kehidupan perlahan kembali.

Berbagai spesies hewan muncul kembali, meskipun dengan ukuran tubuh yang lebih kecil daripada sebelumnya. Fosil-fosil menunjukkan bahwa unta purba yang ditemukan di selatan Irak dan utara Yaman berukuran jauh lebih kecil dibandingkan unta modern. Hal serupa juga terjadi pada kuda purba yang ditemukan di kawasan Asia Tengah.

Kelak, dua hewan inilah yang akan mengubah sejarah manusia.

Kuda menjadi tulang punggung mobilitas berbagai peradaban besar, sedangkan unta menjadikan Jazirah Arab mampu dihuni, dilintasi, dan dipersatukan oleh jalur-jalur perdagangan yang panjang.


---

Al-Qur'an dan Bangsa-Bangsa yang Hilang

Ketika membaca kisah kaum Nuh, 'Ad, Tsamud, kaum Luth, maupun penduduk Madyan, yang merupakan kelompok bangsa Arab Baidah, apakah Al-Qur'an sekadar sedang menceritakan sejarah?

Tidak.

Al-Qur'an mengajak manusia mengambil pelajaran dari hukum-hukum Allah yang berlaku dalam sejarah.

Kaum Nuh dihancurkan oleh banjir.

Kaum 'Ad dibinasakan oleh angin yang sangat dahsyat.

Kaum Tsamud dihancurkan oleh gempa dan suara yang mengguntur.

Kaum Luth ditimpa hujan batu.

Penduduk Madyan dibinasakan oleh gempa setelah menolak dakwah Nabi Syuaib.

Semua kisah itu berulang dalam berbagai surah dengan satu pesan yang sama: ketika kekuatan, kesombongan, dan kerusakan mencapai puncaknya, datanglah sunnatullah yang mengakhiri sebuah peradaban.


---

Apakah Sains dan Al-Qur'an Bertentangan?

Sebaliknya, keduanya justru berbicara pada ranah yang berbeda.

Sains menjelaskan bagaimana sebuah peristiwa alam terjadi.

Al-Qur'an menjelaskan mengapa peristiwa itu memiliki makna dalam perjalanan manusia.

Gempa, banjir, letusan gunung berapi, dan perubahan iklim adalah fakta yang dipelajari ilmu pengetahuan. Namun Al-Qur'an mengingatkan bahwa di balik seluruh peristiwa itu terdapat pelajaran moral tentang iman, kesombongan, dan tanggung jawab manusia terhadap Allah.

Karena itu, keduanya tidak selalu saling menggantikan, tetapi dapat saling melengkapi dalam memahami sejarah.


---

Sebuah Awal bagi Sejarah Arab

Dengan demikian, kisah Arab Al-Ba'idah bukan sekadar kisah tentang bangsa-bangsa yang telah lenyap.

Mereka adalah bab pembuka sejarah Jazirah Arab.

Mereka menunjukkan bahwa wilayah yang kini tampak gersang pernah menjadi tempat lahir dan runtuhnya berbagai peradaban. Mereka juga menjadi pengingat bahwa tidak ada bangsa yang kekal. Sebesar apa pun sebuah peradaban, ketika ia berpaling dari petunjuk Allah dan tenggelam dalam kesombongan, sejarah mencatat bahwa kejatuhannya hanyalah soal waktu.

Dari reruntuhan bangsa-bangsa itulah kemudian muncul generasi berikutnya, yakni Arab Al-'Aribah, yang kelak mewarisi sebagian wilayah Jazirah Arab, sebelum akhirnya lahir Arab Al-Musta'ribah dari keturunan Nabi Ismail a.s.—garis keturunan yang pada akhirnya melahirkan Quraisy dan menjadi tempat Allah mengutus penutup para nabi, Muhammad ï·º.


Sumber:
Husain Mu'nis, Quraisy, Pustaka Al-Kautsar, 2022, Hal. 9-15

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (50) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (19) Kecerdasan (319) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (51) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (102) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (266) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (664) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (300) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (248) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (171) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (34) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)