basmalah Pictures, Images and Photos
Tafakur Bayangan - Our Islamic Story

Choose your Language

Tafakur Bayangan Setiap hari kita berjalan bersama bayangan. Ia mengikuti langkah kita sejak matahari terbit hingga tenggelam. K...

Tafakur Bayangan

Tafakur Bayangan

Setiap hari kita berjalan bersama bayangan.

Ia mengikuti langkah kita sejak matahari terbit hingga tenggelam. Kadang memanjang, kadang memendek, lalu menghilang tanpa pernah menarik perhatian. Padahal, Al-Qur'an berkali-kali mengajak manusia memperhatikan makhluk yang tampak sederhana ini.

Mengapa Al-Qur'an berbicara tentang bayangan?

Mengapa Allah menjadikannya sebagai salah satu tanda kekuasaan-Nya?

Semakin dalam pertanyaan itu ditelusuri, semakin tampak bahwa bayangan bukan sekadar gejala optik, melainkan salah satu "ayat kauniyah" yang menghubungkan manusia dengan Sang Pencipta.

Bayangan: Nikmat yang Sering Terlupakan

Ketika Al-Qur'an menyebut nikmat Allah, perhatian manusia biasanya tertuju pada air, makanan, atau udara. Namun, di antara nikmat yang jarang disadari adalah bayangan.

Allah berfirman,

«"Dan Allah menjadikan tempat bernaung bagimu dari apa yang telah Dia ciptakan. Dia menjadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung dan Dia menjadikan pakaian bagimu yang memeliharamu dari panas serta pakaian (baju besi) yang memeliharamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu agar kamu berserah diri."
(QS. An-Nahl: 81)»

Menurut Imam Al-Qurthubi, kata azh-zhilal (bayangan) dalam ayat ini mencakup seluruh bentuk naungan, baik yang berasal dari pepohonan, bangunan, maupun segala sesuatu yang Allah ciptakan sebagai pelindung manusia dari sengatan matahari.

Bayangan menjadi selimut yang meneduhkan bumi. Ia menurunkan suhu, memberikan kenyamanan, dan memungkinkan manusia beraktivitas di tengah panas yang menyengat.

Namun fungsi bayangan tidak berhenti sebagai pelindung.

Sejak ribuan tahun lalu, manusia menjadikannya sebagai penunjuk waktu. Pergeseran panjang bayangan membantu menentukan waktu siang, pergantian musim, hingga menjadi dasar penentuan waktu salat Zuhur, Asar, Dhuha, dan waktu-waktu larangan salat.

Makhluk yang tampak diam itu ternyata menjadi jam alam yang bekerja tanpa pernah berhenti.

Sebuah Fenomena yang Mengundang Penyelidikan

Lalu muncul pertanyaan yang lebih mendalam.

Siapakah yang menggerakkan bayangan?

Mengapa ia memanjang pada pagi hari, memendek saat matahari meninggi, lalu kembali memanjang menjelang senja?

Mengapa ia selalu bergerak dengan keteraturan yang tidak pernah terlambat sedetik pun?

Al-Qur'an mengajak manusia menyelidiki fenomena ini.

Allah berfirman,

«"Tidakkah engkau memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang? Sekiranya Dia menghendaki, niscaya Dia menjadikannya tetap. Kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk tentangnya. Kemudian Kami menariknya kepada Kami sedikit demi sedikit."
(QS. Al-Furqan: 45–46)»

Ayat ini menggambarkan sebuah proses yang berlangsung setiap hari tetapi hampir tidak pernah disadari manusia.

Bayangan bergerak perlahan.

Tidak melompat.

Tidak berubah secara tiba-tiba.

Ia berpindah sedikit demi sedikit mengikuti hukum yang telah Allah tetapkan bagi matahari dan bumi.

Bagaimana Jika Bayangan Tidak Pernah Bergerak?

Al-Qur'an mengajukan sebuah kemungkinan yang menggugah akal.

"Sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikannya tetap."

Bayangkan apabila bayangan tidak pernah berubah.

Keadaan itu hanya mungkin terjadi apabila sistem pergerakan bumi dan matahari berhenti sebagaimana yang kita kenal sekarang.

Tafsir Kementerian Agama menjelaskan bahwa jika penyinaran matahari berlangsung terus-menerus pada satu sisi bumi, suhu akan meningkat secara ekstrem. Laut dapat menguap, kehidupan terancam, sedangkan sisi bumi lainnya mengalami pendinginan luar biasa hingga membeku.

Dengan kata lain, bergeraknya bayangan adalah bagian dari mekanisme yang menopang kehidupan.

Apa yang tampak sederhana ternyata berkaitan dengan keseimbangan kosmos.

Bayangan yang Bersujud

Al-Qur'an tidak hanya berbicara tentang fungsi bayangan.

Lebih jauh, Allah menjelaskan bahwa bayangan merupakan makhluk yang tunduk kepada-Nya.

Allah berfirman,

«"Hanya kepada Allah bersujud siapa pun yang berada di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa. Demikian pula bayang-bayang mereka pada waktu pagi dan petang."
(QS. Ar-Ra'd: 15)»

Dalam ayat lain Allah berfirman,

«"Apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu yang diciptakan Allah, yang bayang-bayangnya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri dalam keadaan bersujud kepada Allah, sedang semuanya tunduk?"
(QS. An-Nahl: 48)»

Tafsir Kementerian Agama menjelaskan bahwa perubahan arah bayangan ke timur, barat, utara, dan selatan merupakan bentuk ketundukan seluruh alam terhadap hukum Allah.

Bayangan tidak pernah melawan.

Ia bergerak sesuai ketetapan yang telah digariskan Sang Pencipta.

Setiap pagi dan petang, seluruh alam memperlihatkan "sujud" yang terus berlangsung tanpa suara.

Bayangan Menjadi Saksi Keteraturan Alam

Ilmu astronomi modern menunjukkan bahwa perubahan panjang bayangan terjadi karena perubahan sudut datang sinar matahari akibat rotasi bumi serta peredaran benda-benda langit.

Rotasi bumi yang berlangsung sekitar 24 jam menghasilkan pergantian siang dan malam.

Revolusi bumi mengelilingi matahari menyebabkan perubahan posisi matahari semu sepanjang tahun sehingga arah bayangan berubah mengikuti musim.

Semua proses itu berlangsung dengan presisi yang luar biasa.

Sedikit saja terjadi penyimpangan pada rotasi atau orbit bumi, keseimbangan suhu bumi akan terganggu dan kehidupan menjadi mustahil.

Fenomena sederhana berupa bayangan ternyata merupakan bukti bahwa alam semesta berjalan di bawah hukum yang sangat teliti.

Tafakur di Balik Bayangan

Bayangan mengajarkan bahwa seluruh alam hidup dalam kepatuhan kepada Allah.

Ia tidak pernah membangkang.

Tidak pernah terlambat.

Tidak pernah keluar dari garis edarnya.

Sementara manusia, makhluk yang diberi akal dan kehendak, justru sering melawan aturan Penciptanya.

Karena itu, ketika Al-Qur'an mengajak manusia memperhatikan bayangan, sesungguhnya yang sedang diajarkan bukan hanya ilmu tentang cahaya.

Al-Qur'an sedang mengajak manusia melihat bahwa di balik setiap gerakan alam terdapat keteraturan, hikmah, dan kekuasaan Allah.

Bayangan yang setiap hari menemani langkah manusia sesungguhnya adalah makhluk yang diam-diam sedang bertasbih, bersujud, dan menjadi saksi bahwa seluruh alam semesta tunduk kepada Rabb semesta alam.


Sumber:
Ali Muhammad Ash-Shallabi, Alam Semesta Sebelum Adam, Pustaka Al-Kautsar, 2023

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (46) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (19) Kecerdasan (319) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (51) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (101) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (266) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (661) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (299) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (247) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (171) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (33) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)