basmalah Pictures, Images and Photos
Peristiwa Pasukan Gajah: Ketika Allah Sendiri Menjaga Rumah-Nya - Our Islamic Story

Choose your Language

Peristiwa Pasukan Gajah: Ketika Allah Sendiri Menjaga Rumah-Nya Benarkah Ka'bah pernah berada di ambang kehancuran? Bagaimana mungkin se...

Peristiwa Pasukan Gajah: Ketika Allah Sendiri Menjaga Rumah-Nya

Peristiwa Pasukan Gajah: Ketika Allah Sendiri Menjaga Rumah-Nya

Benarkah Ka'bah pernah berada di ambang kehancuran?

Bagaimana mungkin sebuah bangunan yang tidak dijaga oleh benteng, pasukan, ataupun senjata mampu selamat dari serangan sebuah kerajaan besar yang membawa pasukan gajah?

Mengapa Allah mengabadikan peristiwa ini dalam satu surah khusus di dalam Al-Qur'an?

Allah berfirman,

«"Apakah engkau tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka sia-sia? Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung-burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu-batu dari tanah yang terbakar, sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan ulat."
(QS. Al-Fil: 1–5)»

Surah Al-Fil bukan sekadar catatan sejarah. Ia adalah penegasan bahwa Allah sendiri menjaga tanah suci yang telah dipilih-Nya sebagai tempat lahirnya risalah terakhir. Makkah dipelihara bukan karena kekuatan penduduknya, melainkan karena kehendak Allah yang telah menetapkannya sebagai pusat penyebaran cahaya Islam ke seluruh penjuru bumi.

Ambisi Abrahah Mengalihkan Manusia dari Ka'bah

Peristiwa ini terjadi ketika Yaman berada di bawah kekuasaan Habasyah. Penguasanya, Abrahah, membangun sebuah gereja yang sangat megah di Sana'a. Ia menghiasinya dengan berbagai kemewahan agar menjadi pusat ziarah bangsa Arab.

Mengapa ia melakukan itu?

Abrahah melihat bahwa bangsa Arab, termasuk masyarakat Yaman sendiri, tetap memuliakan Ka'bah di Makkah. Mereka terus datang berhaji ke Baitullah karena meyakini bahwa rumah suci itu dibangun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Kebanggaan terhadap Ka'bah telah berakar kuat dalam jiwa mereka.

Harapan Abrahah agar manusia berpaling ke gereja yang dibangunnya ternyata gagal. Semakin gagal usahanya menarik hati manusia, semakin besar pula tekadnya menghancurkan Ka'bah.

Perlawanan Bangsa Arab

Ketika kabar penyerangan itu menyebar, bangsa Arab tidak tinggal diam.

Dzu Nafar, salah seorang pemimpin Yaman, mengajak kaumnya dan berbagai kabilah Arab untuk menghadang pasukan Abrahah. Namun mereka dikalahkan, sedangkan Dzu Nafar ditawan.

Perlawanan berikutnya dipimpin oleh Nufail bin Habib Al-Khats'ami bersama beberapa kabilah Arab lainnya. Hasilnya pun sama. Mereka kalah dan Nufail dipaksa menjadi penunjuk jalan menuju Makkah.

Saat pasukan itu melewati Thaif, penduduk Tsaqif justru menunjukkan jalan menuju Makkah. Mereka khawatir rumah ibadah mereka yang didedikasikan untuk Lata menjadi sasaran penghancuran. Demi menyelamatkan kepentingan mereka sendiri, mereka mengarahkan Abrahah menuju Ka'bah.

Abdul Muththalib dan Pelajaran tentang Tawakal

Sesampainya di Mughammas, Abrahah mengirim pasukan untuk merampas harta penduduk sekitar Makkah. Di antara yang dirampas adalah dua ratus ekor unta milik Abdul Muththalib, pemimpin Quraisy sekaligus kakek Nabi Muhammad ï·º.

Quraisy sempat mempertimbangkan perlawanan. Namun mereka sadar bahwa kekuatan mereka sama sekali tidak sebanding dengan pasukan Abrahah.

Lalu apa yang dilakukan Abdul Muththalib?

Abrahah mengundangnya datang menghadap. Ketika melihat kewibawaan Abdul Muththalib, Abrahah menghormatinya dan mempersilahkannya duduk di dekatnya.

Abrahah bertanya,

«"Apa keperluanmu?"»

Abdul Muththalib menjawab,

«"Aku datang untuk meminta agar dua ratus ekor untaku dikembalikan."»

Jawaban itu membuat Abrahah heran.

«"Aku mengira engkau akan berbicara tentang Ka'bah yang hendak kuhancurkan. Ternyata engkau hanya meminta unta-untamu."»

Jawaban Abdul Muththalib kemudian menjadi salah satu ungkapan paling terkenal dalam sejarah Islam.

«"Aku adalah pemilik unta-unta itu. Adapun rumah ini mempunyai Rabb yang akan menjaganya."»

Kalimat ini bukan tanda menyerah. Bukan pula sikap pasrah tanpa usaha. Abdul Muththalib telah melakukan apa yang mampu dilakukan manusia. Setelah itu, ia menyerahkan urusan yang berada di luar kemampuannya kepada Allah, Pemilik Ka'bah.

Ketika Gajah Menolak Maju

Setelah persiapan selesai, Abrahah menggerakkan pasukannya menuju Makkah.

Namun sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan terjadi.

Gajah-gajah itu berhenti. Mereka duduk dan menolak melangkah menuju Ka'bah. Semakin dipaksa, semakin mereka enggan bergerak.

Peristiwa ini ditegaskan oleh Rasulullah ï·º.

Ketika Perjanjian Hudaibiyah, unta beliau, Al-Qashwa', berhenti sebelum memasuki Makkah. Sebagian sahabat mengira unta itu mogok.

Rasulullah ï·º bersabda,

«"Al-Qashwa' tidak mogok. Ia ditahan oleh Zat yang dahulu menahan pasukan gajah."»

Dalam peristiwa Fathu Makkah beliau juga bersabda bahwa Allah telah menahan pasukan gajah dari memasuki Makkah, kemudian menyerahkan kemuliaan kota itu kepada Rasul-Nya dan kaum mukminin.

Semua ini menunjukkan bahwa kisah Pasukan Gajah bukan sekadar legenda, melainkan peristiwa nyata yang diakui dalam hadis-hadis sahih.

Pertolongan Allah Datang dari Arah yang Tidak Disangka

Ketika seluruh kekuatan manusia telah berhenti, pertolongan Allah pun datang.

Bukan melalui bala tentara yang besar.

Bukan pula melalui kerajaan yang lebih kuat.

Allah mengirimkan burung-burung yang datang berbondong-bondong. Masing-masing membawa batu-batu kecil dari tanah yang terbakar. Batu-batu itu menghantam pasukan Abrahah hingga mereka binasa.

Al-Qur'an menggambarkan keadaan mereka seperti daun-daun kering yang telah dimakan ulat: hancur, berserakan, dan tidak lagi memiliki kekuatan.

Abrahah sendiri terkena azab tersebut. Dalam perjalanan pulang menuju Sana'a, tubuhnya mulai hancur sedikit demi sedikit. Dagingnya berjatuhan hingga akhirnya ia meninggal dengan kondisi yang mengenaskan, sebagaimana disebutkan dalam berbagai riwayat sejarah.

Renungan

Apa pelajaran terbesar dari peristiwa ini?

Bukankah Allah mampu menjaga agama-Nya tanpa bergantung pada kekuatan manusia?

Bukankah sebesar apa pun kekuatan yang dibangun di atas kesombongan pada akhirnya akan runtuh?

Peristiwa Pasukan Gajah mengajarkan bahwa kemenangan bukan semata-mata ditentukan oleh jumlah pasukan, kecanggihan persenjataan, ataupun besarnya kekuasaan. Ketika manusia telah mencapai batas kemampuannya, pertolongan Allah dapat datang dari arah yang sama sekali tidak terduga.

Rumah Allah memiliki Pemilik.

Dan ketika Pemiliknya berkehendak menjaga, tidak ada satu pun kekuatan di muka bumi yang mampu merobohkannya.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adam (5) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (55) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (10) Dakwah (5) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (20) Kecerdasan (331) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (55) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (107) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) nabi adam (1) Nabi Adam (75) nabi Adam. Adam (1) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (270) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (678) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (306) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (248) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (171) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (36) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)