basmalah Pictures, Images and Photos
Kerusakan dan Pengusiran Yahudi yang Pertama - Our Islamic Story

Postingan Popular Pekan ini

Kerusakan dan Pengusiran Yahudi yang Pertama  Perlu ditegaskan di si...

Kerusakan dan Pengusiran Yahudi yang Pertama

Kerusakan dan Pengusiran Yahudi yang Pertama 



Perlu ditegaskan di sini bahwa di antara para mufassirin terdapat perbedaan dalam menafsirkan, siapa yang meng-hancurkan kedua kesombongan dan kedua kerusakan yang dimaksudkan oleh ayat dalam kitab itu:

"Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali, dan kamu pasti akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar. Maka apabila datang saat hukuman bagi kejahatan pertama dari kejahatan itu, Kami mendatangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan besar, lalu mereka mencarimu keluar masuk kampung (dan lorong) ke seluruh negeri. Suatu ketetapan yang pasti akan terlaksana." (Al-Isra': 4-5)

Ada yang mengatakan bahwa pasukan Babilonia di bawah pimpinan Nebukadnezar yang menghancurkannya.

Qutaadah mengatakan:

"Allah mengirimkan kepada mereka pasukan Jalut yang perkasa."

Mujahid berkata:

"Mereka diserang oleh pasukan Parsi dan Babilonia di bawah pimpinan Nebukadnezar."

Muhammad bin Ishak berkata: 

"Mereka dihancurkan oleh pasukan Raja Sinhareb dari Assuria. Ada lagi yang mengatakan mereka dihancurkan oleh bangsa 'Amaliqah yang mendiami Palestina Selatan."

Demikianlah perselisihan pendapat di kalangan mufassirin. Namun kalau kita melihat pada ayat-ayat itu secara objektif, kita akan temukan hal-hal sebagai berikut:

Pertama. Kalau kita perhatikan, ayat-ayat yang berbicara tentang dua kali kesombongan dan kerusakan yang hendak dilakukan oleh bangsa Yahudi itu, diturunkan di kota Mekah. 

Lalu timbul pertanyaan:

Apakah mereka sudah melakukannya sebelum turunnya ayat-ayat?

Menurut sejarah, bangsa Yahudi sudah berkali-kali dihancurkan oleh lawan-lawannya sebelum datangnya Islam dan sebelum ayat-ayat itu diturunkan. Mereka ditawan oleh bangsa Babilonia. Mereka juga pernah dihancurkan oleh bangsa Romawi. Mungkin saja hal itu sebagai hukuman dan pertanda kemurkaan Allah Ta'ala kepada mereka akibat kejahatan dan kedengkian mereka terhadap Allah dan nabi-nabi-Nya, sehingga setiap bangsa yang ada di sekitarnya berusaha ingin menggempur dan menghina mereka, seperti yang tertera dalam surat Al-Baqarah ayat 61:

"Lalu ditimpakan kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu terjadi karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Demikian itu terjadi karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas." 

Kemudian dikukuhkan dengan ayat lain di dalam surat yang lain bahwa siksaan Allah terhadap bangsa Yahudi itu akan terus berlanjut hingga hari kiamat: 

"Dan ketika Tuhanmu memberitahukan bahwa sesungguhnya Dia akan mengirimkan kepada mereka (bangsa Yahudi) sampai hari kiamat orang-orang yang akan menimpa-kan kepada mereka azab yang seburuk-buruknya." (Al-A'raf: 167)

Jadi tidak heran kalau kerusakan dan kesombongan bangsa Yahudi serta kehancurannya terjadi berulang kali sebelum Islam datang, dan bukan hal yang aneh apabila kerusakan dan kesombongan yang lebih dahsyat akan mereka ulangi, kemudian Allah Ta'ala melenyapkan mereka dari permukaan bumi ini.

Sekali lagi tidak ada salahnya kalau kerusakan, kesombongan dan kemudian hukuman penghancuran terhadap mereka terjadi sesudah turunnya ayat-ayat tersebut. 

Kenyataannya, bagi yang mengamati ayat-ayat ini dengan cermat akan menemukan bahwa kedua kerusakan dan kesombongan yang diisyaratkan oleh surat Al-Isra', kemudian hukuman kehancurannya akan datang sesudah turunnya ayat tersebut. 

Kami ajak Anda mengamati kembali firman Allah agar lebih yakin:

"Dan kami telah menetapkan terhadap Bani Israil dalam kitab itu: Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di bumi ini dua kali, dan kamu pasti akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar. Maka apabila datang saat hukuman bagi kejahatan pertama dari kedua kejahatan itu."

Perhatikan arti penggunaan huruf "lam" pada awal kedua kata kerja mudhari' di atas. "Lam" disini berarti akan datang dan bersifat suatu kepastian.

Jadi arti "La-tus dunna" dan "La-ta'lunna" yaitu: Kamu pasti akan melakukan kerusakan dan kamu pasti akan melakukan kesombongan.

La-tufsidunna, diberi keterangan bilangan dua kali sedang la lunna diberi keterangan lebih tegas: "Uluwan", dengan suatu kesombongan yang sifatnya: "Kabiran", yakni: besar sekali.

Kemudian disusul dengan huruf "Idza", kata dharfiah (adverb) Adanya kata "idza" di sini berati: apabila, yaitu menunjukan akan terjadinya sesuatu masa yang akan datang yang tidakada hubungannya dengan peristiwa sebelumnya.

Jadi adanya kata "idza" dalam ayat itu menunjukkan bahwa kerusakan, kesombongan, kemudian penghancuran yang pertama akan segera datang dan belum berlalu, seperti juga penggunan kata "idza" untuk yang kedua menunjukkan sesuatu yang akan datang, bukan hal yang sudah berlalu.

Kemudian Allah Swt. melanjutkan firman-Nya,

بَعَثْنَا عَلَيْكُمْ عِبَادًا لَنَا أَوْلِي بَأْسٍ شَدِيدٍ فَجَاسُوا خِلَالَ الدِّيَارِ : الإسراء: ه :

"Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mem-punyai kekuatan besar, lalu mereka mencarimu keluar-masuk kampung (dan lorong) di seluruh negeri."

Dari firman-Nya itu sangat jelas dan mudah untuk dapat kita fahami, bahwa orang-orang yang mendapat kehormatan untuk menghancurkan mereka ialah kaum mukminin, yaitu orang-orang yang mendapat kehormatan dengan "ibadan lana", hamba-hamba Kami, seperti dalam firman-Nya yang lain

وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجِهَلُونَ قَالُوا سَلما

"Dan hamba-hamba Ar-Rahman yang berjalan di atas bumi, (memiliki sifat) rendah hati dan apabila ditegur-sapa oleh orang-orang jahil, mereka mengucapkan: Selamat!" (Al-Furqan: 63)

قُلْ يُعِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللهِ

"Katakanlah (Muhammad): Hai hamba-hamba-Ku yang me-lampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah." (Az-Zumar: 53)

سبْحَنَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ

"Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya.'

(Al-Isra': 1)

Allah Ta'ala juga memuliakan kedudukan Nabi Saw dengan mengakuinya sebagai "Abdullah wa Rasuluh", hamba Allah dan Rasul-Nya. Dalam At-Tahiyaat juga kita diperintah. kan mengucapkan,

السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ

"Moga-moga selamat sejahtera dilimpahkan kepada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang salehin."

Sudah tentu gelar kehormatan dan predikat kemuliaan yang bersifat imani itu tidak sesuai dengan karakteristik bangsa Babilonia dan Romawi yang watsani. Tetapi ia lebih tepat di peruntukkan kepada Rasulullah Saw. dan para sahabatnya yang hijrah ke Madinah, ke pusat kekuasaan, pengaruh politik, dan ekonomi bangsa Yahudi.

Maka tidak heran kalau aktivitas Rasulullah Saw. yang pertama di Madinah ialah; menyusun perjanjian politik antara beliau dengan wakil-wakil bangsa Yahudi yang menyatakan bahwa bangsa Yahudi itu adalah suatu Jamaah merdeka, dan umat Islam juga merupakan suatu jamaah merdeka pula.

Sesudah bangsa Yahudi menyusun persekongkolan rahasia dan melanggar materi serta jiwa perjanjian yang sudah di sepakati bersama sesuai dengan watak dan adat istiadat, maka Allah Ta'ala berkenan "mendatangkan kepadamu hamba-hamba Kami (kaum muslimin) yang mempunyai kekuatan besar, lalu mereka mencarimu keluar masuk kampung (dan lorong) di seluruh negeri.”

Maka berakhirlah wibawa dan ke kuasaan bangsa Yahudi di Madinah, di Khaibar, dan di Taima Bahkan lenyaplah seluruh pengaruh mereka di seluruh Jazirah Arab, sesudah penghancuran kubu-kubu pertahanan Ban Quraidza, Bani An-Nadhir dan pertempuran di Khaibar yang tersohor itu. 

Kiranya lebih objektif kita mendengar berita dan ceritanya dari yang Mahatahu, firman-Nya,

هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ دِيَارِهِمْ لا وَلِ الْحَشْرِ مَا ظَنَنْتُمْ أَنْ تَخَرْجُوا وَظَلُّوا أَنَّهُمْ مَا نِعَتُهُمْ حُصُونَهُمْ مِنَ اللَّهِ فَأَتَهُمُ اللهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِم الرُّعْبَ يُخْرِبُونَ بُيُوتَهُمْ بِأَيْدِيهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِينَ فَاعْتَبِرُوا يَا وُلِي الْأَبْصَالَ

"Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir dari ahli kitab itu dari negeri-negeri mereka pada waktu pengusiran yang pertama kali. Kamu tiada menyangka bahwa mereka akan keluar, dan mereka pun yakin bahwa benteng-benteng mereka akan mampu mempertahankan mereka dari hukuman Allah. Kemudian Allah mendatangkan kepada mereka sangka-sangka, dan Allah mencampakkan ke dalam hati mereka rasa takut (ngeri). Mereka menghancurkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman (kaum muslimin). Maka kejadian itu hendaklah di-jadikan pelajaran, hai orang-orang yang berpandangan jauh." (Al-Hasyar: 2)


0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adam (5) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Akhirat (8) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (57) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (18) Dakwah (30) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) ekonomi (3) Ekonomi (27) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum (2) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (22) Kecerdasan (342) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (61) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (118) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) nabi adam (1) Nabi Adam (75) nabi Adam. Adam (1) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (11) Nusantara (312) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (749) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) politik (1) Politik (9) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (336) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (248) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (173) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (36) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)