Menangisnya Umar Saat Pembebasan Negeri
Di masa Umar bin Khattab, kemenangan kaum Muslimin terjadi secara luar biasa. Wilayah Persia, Romawi, dan Mesir berhasil dibebaskan, sementara negeri Syam lepas dari kekuasaan Romawi. Kota Madinah pun dipenuhi dengan berbagai perbendaharaan dari negeri-negeri tersebut.
Namun, di tengah gelombang kemenangan itu, sikap Umar justru di luar dugaan. Ia tidak larut dalam kegembiraan, tetapi malah menangis.
Sambil menangis, Umar berkata,
“Jika ini adalah kebaikan, mengapa semua ini tidak terjadi di masa Rasulullah Muhammad dan Abu Bakar Ash-Shiddiq?”
Ia kemudian melanjutkan dengan introspeksi yang mendalam,
“Mengapa ini terjadi di masaku? Apakah Allah hendak memisahkanku dari kedua kekasihku?”
Sumber:
Salim A Fillah, Jalan Cinta Para Pejuang, Pro U Media, 2009
0 komentar: