basmalah Pictures, Images and Photos
Ali Mughayat Syah, Penerus Semangat Dipati Unus: Mengusir Portugis dari Sumatera - Our Islamic Story

Choose your Language

Ali Mughayat Syah, Penerus Semangat Dipati Unus: Mengusir Portugis dari Sumatera Ketika Jatuhnya Malaka 1511 mengguncang dunia I...

Ali Mughayat Syah, Penerus Semangat Dipati Unus: Mengusir Portugis dari Sumatera

Ali Mughayat Syah, Penerus Semangat Dipati Unus: Mengusir Portugis dari Sumatera


Ketika Jatuhnya Malaka 1511 mengguncang dunia Islam di Asia Tenggara, gelombang perlawanan tidak berhenti di Jawa. Jika di utara Jawa, Dipati Unus memimpin armada menuju Malaka, maka di ujung barat Nusantara, muncul sosok yang melanjutkan bara perlawanan itu: Sultan Ali Mughayat Syah.

Ia bukan sekadar raja. Ia adalah arsitek kebangkitan Aceh—dan mimpi besar untuk memutus dominasi Portugis di Sumatera.


---

Dari Lamuri ke Aceh: Lahirnya Seorang Pemersatu

Ali Mughayat Syah lahir dari garis penguasa Kerajaan Lamuri, sebuah entitas tua yang kemudian bertransformasi menjadi kekuatan baru di bawah Dinasti Meukuta Alam. Setelah wafatnya ayahnya, Sultan Syamsu Syah, ia naik takhta sekitar akhir abad ke-15.

Namun, yang diwarisinya bukanlah kerajaan besar. Aceh saat itu terpecah, pelabuhan-pelabuhan dikuasai pihak asing, dan pengaruh Portugis mulai merayap ke pesisir-pesisir strategis.

Ali Mughayat Syah membaca situasi ini dengan jernih:
siapa yang menguasai pelabuhan, dialah yang menguasai masa depan.


---

Strategi Besar: Menguasai Pesisir, Memukul Portugis

Sekitar tahun 1520, ia memulai kampanye militernya. Targetnya jelas—wilayah pesisir utara Sumatera yang menjadi urat nadi perdagangan dunia Islam.

Dari Daya yang belum sepenuhnya tersentuh Islam, hingga Pedir dan Samudera Pasai, ekspansi dilakukan bukan sekadar penaklukan, tetapi konsolidasi kekuatan.

Di sinilah strategi Ali Mughayat Syah tampak tajam:

Mengislamkan dan mengintegrasikan wilayah

Menguasai pelabuhan strategis

Membangun armada laut

Memutus jaringan dagang Portugis


Ketika Portugis mengandalkan benteng dan kapal, Aceh menjawab dengan mobilisasi wilayah dan persatuan umat.


---

Tahun Penentuan: 1524 dan Jatuhnya Pasai

Momentum penting datang pada 1524. Bersama saudaranya, Sultan Ibrahim, Ali Mughayat Syah menyerang Samudera Pasai—yang saat itu telah berada dalam bayang-bayang Portugis.

Serangan ini bukan sekadar ekspansi. Ini adalah pukulan langsung terhadap hegemoni Portugis di Sumatera.

Pasai jatuh. Garnisun Portugis dipukul mundur.
Dan untuk pertama kalinya, dominasi Eropa di kawasan itu retak dari daratan.


---

Memburu Portugis: Dari Kuala Aceh hingga Selat Malaka

Catatan sejarah, termasuk dari penulis Portugis sendiri, menggambarkan bagaimana pasukan Aceh memburu Portugis tanpa henti:

Kekalahan pasukan Gaspar de Costa di Kuala Aceh (1519)

Hancurnya armada Jorge de Brito (1521)

Terusirnya kekuatan Portugis dari Daya, Pedir, hingga Pasai


Lebih dari itu, kemenangan ini menghasilkan sesuatu yang sangat strategis:
rampasan senjata.

Meriam, senapan, hingga teknologi militer Portugis justru memperkuat Aceh. Sejarawan seperti C. R. Boxer mencatat bahwa menjelang 1530, persenjataan Aceh bahkan menyaingi benteng Portugis di Malaka.

Ini bukan sekadar kemenangan medan perang. Ini adalah transfer kekuatan militer secara paksa.


---

Catatan Dunia Islam: Pengakuan dari Luar Nusantara

Nama Ali Mughayat Syah tidak hanya dikenal di Aceh. Seorang ulama besar dari India, Syaikh Ahmad Zainuddin Al-Malibari, dalam karyanya Tuhfatul Mujahidin, menulis dengan nada yang jarang diberikan kepada seorang penguasa:

> “Tidak ada seorang pun yang mampu merebut kota-kota pelabuhan itu selain Sultan yang mujahid, ‘Ali Al-Asyi…”



Pernyataan ini penting.
Ia menunjukkan bahwa perlawanan Aceh bukan peristiwa lokal, tetapi bagian dari jaringan jihad global melawan kolonialisme Portugis.


---

Aceh: Dari Pelabuhan Menjadi Kekuatan

Di bawah Ali Mughayat Syah, Bandar Aceh Darussalam tumbuh menjadi pusat kekuasaan baru.

Ia membangun:

Pelabuhan sebagai basis ekonomi

Armada laut sebagai kekuatan militer

Integrasi wilayah sebagai fondasi politik


Aceh bukan lagi kerajaan kecil. Ia menjelma menjadi kekuatan regional yang menantang Malaka Portugis.


---

Akhir Perjuangan: Wafatnya Sang Ghazi

Pada malam 6 Agustus 1530 (12 Dzulhijjah 936 H), Ali Mughayat Syah wafat di Banda Aceh.

Di nisannya, tertulis gelar yang merangkum seluruh hidupnya:

“Al-Ghazi fi al-Barri wa al-Bahri” —
pejuang di darat dan di laut.

Ia tidak meninggalkan istana megah.
Ia meninggalkan sesuatu yang lebih berbahaya bagi penjajah:
sebuah peradaban yang siap melawan.


---

Warisan: Dari Aceh ke Nusantara

Apa yang dilakukan Ali Mughayat Syah sejatinya adalah melanjutkan garis yang telah dibuka oleh Dipati Unus:

Menghadapi Portugis sebagai ancaman global

Menggunakan laut sebagai medan jihad

Menyatukan kekuatan Islam di Nusantara


Jika Dipati Unus mengguncang Malaka dari Jawa,
maka Ali Mughayat Syah mengunci Sumatera dari tangan Portugis.

Dan dari Aceh inilah, perlawanan terhadap kolonialisme Eropa di Asia Tenggara akan terus berdenyut—bahkan hingga berabad-abad setelahnya.


---

Inilah kisah yang sering terabaikan:
bahwa sebelum bangsa ini mengenal kata “kemerdekaan”, telah ada para pemimpin yang berjuang bukan hanya untuk wilayah—
tetapi untuk kedaulatan iman, perdagangan, dan peradaban.


Sumber:
Rachmad Abdullah, Kerajaan Islam Demak, Al-Wafi Puplishing, 2015
https://www.mapesaaceh.com/?m=1
Wikipedia

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (25) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (15) Kecerdasan (299) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (43) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (53) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (264) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (650) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (287) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (243) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (168) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (26) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)