Hasan bin Ali merupakan cucu pertama Rasulullah ﷺ yang lahir pada bulan Ramadhan tahun 3 Hijriyah. Kelahirannya disambut dengan penuh kebahagiaan oleh Nabi ﷺ.
Ali bin Abi Thalib meriwayatkan bahwa saat Hasan lahir, ia sempat memberi nama “Harb”. Ketika Rasulullah ﷺ datang, beliau bertanya:
“Mana cucuku? Apa nama yang kalian berikan kepadanya?”
Kami menjawab, “Namanya Harb.”
Rasulullah ﷺ bersabda,
“Namanya bukan Harb, tetapi Hasan.”
Perubahan nama ini menunjukkan perhatian langsung Rasulullah ﷺ terhadap identitas dan makna nama cucunya.
Kegembiraan Rasulullah ﷺ tidak hanya tampak dari pemberian nama, tetapi juga dari tindakan-tindakan penuh keberkahan yang beliau lakukan. Abu Rafi’ meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ mengumandangkan azan di telinga Hasan saat kelahirannya.
Kemudian Fatimah bertanya,
“Wahai Rasulullah, apakah aku perlu menyembelih hewan untuk aqiqahnya?”
Beliau menjawab,
“Tidak. Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak seberat rambut tersebut kepada orang miskin.”
---
Kelahiran Husain dan Pola yang Sama
Setahun kemudian, pada bulan Sya’ban tahun 4 Hijriyah, lahirlah Husain bin Ali. Peristiwa yang sama kembali terulang.
Ali bin Abi Thalib kembali memberi nama “Harb”. Namun Rasulullah ﷺ menggantinya dengan nama “Husain”.
Hal yang sama terjadi pada anak ketiga Ali, yang awalnya juga dinamai “Harb”, lalu oleh Rasulullah ﷺ diganti menjadi “Muhassan”.
Ketika ditanya alasan penamaan tersebut, Rasulullah ﷺ menjelaskan:
“Aku menamakan mereka seperti nama anak-anak Harun: Syabar, Syubair, dan Musyabbar.”
Ini menunjukkan bahwa penamaan tersebut memiliki akar spiritual dan historis dalam tradisi kenabian sebelumnya.
---
Tradisi Tahnik dan Doa Keberkahan
Aisyah meriwayatkan bahwa bayi-bayi yang baru lahir biasa dibawa kepada Rasulullah ﷺ. Beliau kemudian mendoakan keberkahan dan melakukan tahnik.
Menurut Imam Nawawi, jika bayi kaum Muslimin saja didoakan dan ditahnik oleh Rasulullah ﷺ, maka cucu-cucu beliau tentu lebih utama mendapatkan hal tersebut.
Tahnik adalah proses mengunyah kurma lalu menyuapkannya ke mulut bayi. Sementara doa keberkahan berarti memohon kebaikan dan masa depan yang baik bagi sang anak.
---
Aqiqah dan Amalan Hari Ketujuh
Diriwayatkan dari Ja’far bin Muhammad bahwa Fatimah mencukur rambut Hasan dan Husain pada hari ketujuh kelahiran mereka.
Tentang aqiqah, terdapat riwayat bahwa Rasulullah ﷺ sendiri yang melaksanakannya. Sebagian riwayat menyebut satu ekor kambing untuk masing-masing, sementara riwayat lain menyebut dua ekor kibas berwarna putih kehitaman.
Pada hari yang sama, Rasulullah ﷺ juga:
Memberikan sebagian daging (paha kambing) kepada orang yang membantu persalinan
Melumuri rambut bayi dengan wewangian
Mengkhitankan Hasan dan Husain
---
Penutup
Dari rangkaian peristiwa ini terlihat bahwa kegembiraan Rasulullah ﷺ atas kelahiran cucunya tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang sarat makna:
pemberian nama yang baik
doa keberkahan
perhatian pada kebersihan dan sedekah
serta pelaksanaan syariat sejak hari pertama kehidupan
Kelahiran Hasan dan Husain bukan sekadar peristiwa keluarga, tetapi juga menjadi teladan bagaimana Islam menyambut kehidupan baru dengan penuh kasih, makna, dan keberkahan.
Sumber:
Adz-Dzahabi, Siyar A'lam An-Nubala, Pustaka Azzam, 2011
Ali Muhammad Ash-Shallabi, Biografi Hasan bin Ali, Ummul Qura, 2017
0 komentar: