basmalah Pictures, Images and Photos
Kapan Kekuatan Hebat yang Tak Berguna? - Our Islamic Story

Choose your Language

Kapan Kekuatan Hebat yang Tak Berguna? Peradaban manusia hampir selalu mengukur kemenangan dengan satu ukuran: kekuatan. Siapa y...

Kapan Kekuatan Hebat yang Tak Berguna?



Kapan Kekuatan Hebat yang Tak Berguna?


Peradaban manusia hampir selalu mengukur kemenangan dengan satu ukuran: kekuatan.

Siapa yang memiliki tentara terbesar, kekayaan paling melimpah, teknologi paling maju, atau pengaruh politik paling luas, dialah yang diperkirakan akan menentukan masa depan. Sejarah manusia pun sering ditulis dari sudut pandang para pemenang yang memiliki kekuatan.

Namun Al-Qur'an justru membongkar cara berpikir tersebut.

Menurut Al-Qur'an, kekuatan bukanlah penentu kemenangan. Kekuatan hanyalah alat. Yang menentukan hasil akhirnya adalah keputusan Allah. Sebesar apa pun kekuatan manusia, ia tidak mampu mengubah ketetapan-Nya.

Surah Ghafir membangun prinsip ini secara bertahap.

Allah terlebih dahulu menetapkan sebuah kaidah besar:

«"Allah memutuskan dengan hak (benar dan adil), sedangkan apa yang mereka sembah selain-Nya tidak mampu memutuskan sesuatu pun. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Ghafir: 20)»

Ayat ini memindahkan pusat kendali sejarah dari manusia kepada Allah. Keputusan akhir bukan berada di tangan raja, penguasa, panglima, hartawan, ataupun kekuatan militer. Tidak ada satu pun yang mampu menentukan hasil selain Allah.

Ketika Kekuatan Menjadi Sandaran

Setelah menetapkan prinsip tersebut, Al-Qur'an mengajak manusia meneliti sejarah.

«"Apakah mereka tidak berjalan di bumi lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka? Mereka lebih kuat daripada mereka dan lebih banyak meninggalkan bekas-bekas peradaban di bumi. Tetapi Allah menghukum mereka karena dosa-dosa mereka, dan tidak ada sesuatu pun yang dapat melindungi mereka dari azab Allah." (QS. Ghafir: 21)»

Ini bukan sekadar ajakan melihat reruntuhan bangunan kuno.

Al-Qur'an mengajak manusia menyelidiki sebab kehancuran sebuah peradaban.

Bangsa-bangsa terdahulu memiliki hampir seluruh indikator kejayaan yang selama ini dipuja manusia: kekuatan fisik, jumlah penduduk, teknologi pembangunan, pertanian, kemakmuran, dan peradaban yang maju.

Namun seluruh kekuatan itu tidak mampu menyelamatkan mereka.

Mengapa?

Penyebab Kehancuran yang Sebenarnya

Al-Qur'an langsung memberikan jawabannya.

«"Yang demikian itu karena rasul-rasul datang kepada mereka membawa bukti-bukti yang nyata, tetapi mereka mengingkarinya. Maka Allah menghukum mereka. Sesungguhnya Dia Mahakuat lagi Mahakeras hukuman-Nya." (QS. Ghafir: 22)»

Penyebab kehancuran mereka bukan lemahnya ekonomi.

Bukan pula kekalahan teknologi.

Bukan kekurangan sumber daya alam.

Sebab utamanya adalah sikap mereka terhadap para rasul.

Mereka menolak, mendustakan, melawan, bahkan sebagian membunuh utusan-utusan Allah.

Di sinilah Al-Qur'an mengubah cara membaca sejarah. Faktor spiritual bukan ditempatkan sebagai pelengkap, melainkan sebagai penentu arah perjalanan sebuah peradaban.

Studi Kasus: Tiga Pilar Kekuatan Mesir

Setelah menjelaskan kaidah umum, Surah Ghafir menghadirkan sebuah studi kasus yang sangat menarik: Mesir pada masa Nabi Musa.

Allah mengutus Musa dengan ayat-ayat dan mukjizat yang nyata.

Namun dakwah itu berhadapan dengan tiga pusat kekuasaan sekaligus.

«"Kepada Fir'aun, Haman, dan Qarun. Lalu mereka berkata, '(Musa) hanyalah seorang penyihir dan pendusta.'" (QS. Ghafir: 24)»

Ketiga tokoh ini bukan sekadar individu.

Mereka mewakili tiga pilar utama sebuah negara.

Fir'aun adalah simbol kekuasaan politik dan militer.

Haman melambangkan birokrasi, administrasi negara, serta mesin kekuasaan yang menopang pemerintahan.

Qarun mewakili kekuatan ekonomi, kekayaan, dan kendali finansial.

Dengan kata lain, seluruh instrumen kekuasaan berada di satu pihak, sedangkan Nabi Musa datang hanya membawa wahyu.

Secara perhitungan manusia, hasil pertarungan ini seharusnya sudah dapat ditebak.

Namun Al-Qur'an menunjukkan hasil yang berbeda.

Ketika Negara Menggunakan Seluruh Kekuatannya

Penolakan mereka tidak berhenti pada propaganda.

Mereka meningkatkan eskalasi dengan kebijakan represif.

«"Ketika Musa datang membawa kebenaran dari Kami, mereka berkata, 'Bunuhlah anak-anak laki-laki orang-orang yang beriman bersamanya dan biarkan perempuan-perempuan mereka hidup.' Tetapi tipu daya orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah sia-sia." (QS. Ghafir: 25)»

Seluruh instrumen negara digerakkan.

Kekuasaan politik.

Birokrasi.

Propaganda.

Teror.

Pembantaian.

Semuanya digunakan untuk mempertahankan kekuasaan dan menghentikan dakwah Nabi Musa.

Tetapi Al-Qur'an memberikan satu kalimat penutup yang menghancurkan seluruh strategi itu:

«"Tipu daya orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah sia-sia."»

Inilah ironi terbesar dalam sejarah.

Mereka memiliki seluruh kekuatan.

Namun tidak memiliki keputusan.

Keputusan tetap berada di tangan Allah.

Pelajaran Besar Surah Ghafir

Surah Ghafir mengajarkan bahwa ukuran keberhasilan bukanlah seberapa besar kekuatan yang dimiliki, melainkan kepada siapa kekuatan itu diabdikan.

Kekuatan yang digunakan untuk mendustakan para nabi berubah menjadi sebab kehancuran.

Sebaliknya, perjuangan yang berdiri bersama para rasul, meskipun tampak lemah menurut ukuran manusia, berada dalam pertolongan Allah.

Karena itu, pertanyaan terpenting bukanlah:

"Seberapa besar kekuatan yang kita miliki?"

Melainkan:

"Apakah kekuatan itu berada di jalan para nabi dan rasul, atau justru digunakan untuk menentang mereka?"

Sebab sejarah yang dipaparkan Al-Qur'an menunjukkan satu kesimpulan yang tidak pernah berubah:

Kekuatan tidak pernah menentukan kemenangan.

Yang menentukan kemenangan hanyalah keputusan Allah.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (19) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (12) Kecerdasan (291) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (40) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (51) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (4) Nusantara (253) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (650) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (277) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (10) Sirah Penguasa (243) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (160) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (23) Sirah Ulama (157) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)