Dosa Terbesar: Buruk Sangka kepada Allah
Orang yang berburuk sangka kepada Allah berarti telah melakukan hal yang berseberangan dengan kesempurnaan-Nya yang suci. Ia telah melakukan perkara-perkara yang berlawanan dengan nama-nama dan sifat-sifat-sifat-Nya.
Apakah masih menyangka terdapat kekurangan dalam nama-nama dan sifat-sifat-Nya?
Seharusnya kita meyakini bahwa Dialah yang Maha Mengetahui segala sesuatu. Maha Kuasa atas segala sesuatu. Maha Kaya yang tidak membutuhkan sesuatu, sedangkan segala sesuatu membutuhkan-Nya.
Dia berbuat adil kepada para makhluk-Nya. Dia Esa dalam mengatur makhluk-Nya. Dia Maha Mengetahui segala rincian permasalahan, dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya.
Dia Esa dalam mencukupi makhluk, Dia tidak membutuhkan pembantu. Dia Dzat yang benar-benar Maha Pengasih. Mengasihi tanpa diminta belas kasihnya.
Masihkah berburuk sangka pada Allah?
Sumber:
Ibnu Qayyim, Ad-Daa' Wa Ad-Dawaa', Pustaka Imam Syafii, 2026
0 komentar: