Pertarungan Doa dan Musibah
Saat bersanding dengan musibah, doa memiliki tiga kondisi:
1. Doa lebih kuat daripada musibah
Maka dari itu, doa mampu mencegah terjadinya musibah
2. Doa lebih lemah dari musibah
Akibatnya, ia terkalahkan sehingga musibah pun menimpa orang bersangkutan. Tetapi, doa bisa meringankan musibah tersebut meski hanya sedikit.
3. Satu sama lain saling menyerang dan saling menghilangkan
Rasulullah saw bersabda,
"Sikap waspada tidak mampu menolak takdir. Doa itu memberikan manfaat kepada hal-hal yang telah terjadi dan belum terjadi. Pada saat musibah itu turun, doa segera menghadapinya. Keduanya saling bertarung hingga tiba hari Kiamat."
Sumber:
Ibnu Qayyim, Ad-Daa' Wa Ad-Dawaa', Pustaka Imam Syafi‘i, 2026
0 komentar: