Kekhawatiran Seorang Ayah Ulama Tentang Penyusuan
Salah satu kisah yang sering dikutip dalam literatur tarbiyah adalah kisah keluarga Abu Muhammad Al-Juwaini, ayah dari Imam Haramain Abdul Malik Al-Juwaini, ulama besar yang kelak menjadi guru dari Imam Al-Ghazali.
Ketika putranya lahir, Abu Muhammad berpesan kepada istrinya agar tidak membiarkan perempuan lain menyusui anak mereka.
Suatu hari, istrinya jatuh sakit sehingga air susunya berhenti mengalir. Bayi kecil itu menangis kehausan. Mendengar tangisan tersebut, seorang perempuan tetangga yang merasa iba masuk ke rumah dan menyusui bayi itu beberapa saat.
Tak lama kemudian Abu Muhammad Al-Juwaini pulang.
Ketika melihat putranya sedang disusui oleh perempuan lain, ia segera menghentikan proses tersebut. Setelah perempuan itu pergi, ia berusaha mengeluarkan susu yang telah diminum anaknya.
Kemudian ia berkata:
"Aku lebih rela anak ini meninggal ketika masih kecil daripada rusak perangainya karena meminum susu perempuan yang tidak diketahui ketaatannya kepada Allah."
Bertahun-tahun kemudian, bayi itu tumbuh menjadi Imam Haramain Abdul Malik Al-Juwaini, salah satu ulama terbesar dalam sejarah Islam.
Bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa ketika beliau merasakan gejolak emosi yang kuat dalam dirinya, beliau pernah mengaitkannya dengan peristiwa penyusuan tersebut.
Sumber:
Buya Hamka, Tafsir Al-Azhar, GIP, 2021
0 komentar: