Memikirkan yang Tidak Ada
Acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga lupa dan tidak tahu apa yang sudah ada.
Jiwa mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera, padahal kita masih mengenggam kunci kebahagiaan, karunia, kesehatan, dan kenikmatan lainnya. Maka, pikirkan semua itu, dan syukurilah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَفِيْٓ اَنْفُسِكُمْ ۗ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ
(Begitu juga ada tanda-tanda kebesaran-Nya) pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan?
(Aż-Żāriyāt [51]:21)
Pikirkan dan renungkanlah apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, pekerjaan, kesehatan dan apa yang tersedia di sekeliling kita. Dan janganlah termasuk golongan,
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يَعْرِفُوْنَ نِعْمَتَ اللّٰهِ ثُمَّ يُنْكِرُوْنَهَا وَاَكْثَرُهُمُ الْكٰفِرُوْنَ
Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang kafir.
(An-Naḥl [16]:83)
Sumber:
Aidh Al-Qarni, La Tahzan, Qisthi Press, 2005
0 komentar: