basmalah Pictures, Images and Photos
Cerdas Memahami Perguliran Waktu dalam Kisah Para Nabi - Our Islamic Story

Cerdas Memahami Perguliran Waktu dalam Kisah Para Nabi  Mengapa Rasulullah SAW menganjurkan agar makanan dan minuman ditutup pad...

Cerdas Memahami Perguliran Waktu dalam Kisah Para Nabi

Cerdas Memahami Perguliran Waktu dalam Kisah Para Nabi 


Mengapa Rasulullah SAW menganjurkan agar makanan dan minuman ditutup pada malam hari?

Mengapa sebagian penyakit lebih banyak muncul pada musim tertentu?

Mengapa petani, nelayan, pedagang, bahkan investor begitu memperhatikan pergantian musim dan perubahan waktu?

Pertanyaan-pertanyaan itu membawa kita pada sebuah kesimpulan sederhana namun mendasar: waktu bukan sekadar penunjuk jam. Waktu adalah sistem yang mengatur kehidupan.

Siapa yang memahami iramanya akan mampu mengantisipasi perubahan. Sebaliknya, siapa yang mengabaikannya berisiko tertinggal oleh zaman.

Ketika Allah Bersumpah Demi Waktu

Di dalam Al-Qur'an, Allah beberapa kali bersumpah dengan waktu: demi fajar, demi dhuha, demi malam, demi siang, demi masa (al-'Ashr).

Sumpah-sumpah ini bukan sekadar penegasan tentang pentingnya waktu sebagai ukuran kehidupan. Ia juga mengajak manusia memperhatikan bahwa setiap rentang waktu memiliki karakter, hukum, dan peristiwa yang berbeda.

Malam bukan sekadar kebalikan siang.

Musim hujan bukan sekadar kebalikan musim kemarau.

Setiap waktu menghadirkan peluang sekaligus tantangan yang berbeda.

Karena itu, memahami waktu berarti memahami sunnatullah yang bekerja di alam semesta.

Nabi Yusuf dan Ilmu Membaca Siklus

Contoh paling jelas terdapat dalam kisah Nabi Yusuf.

Beliau tidak hanya menafsirkan mimpi Raja Mesir.

Beliau membaca pola waktu.

Tujuh tahun masa subur akan disusul tujuh tahun masa paceklik.

Yang menyelamatkan Mesir bukan ramalan.

Yang menyelamatkan Mesir adalah kemampuan membaca siklus, kemudian menyusun strategi berdasarkan siklus tersebut.

Pada masa kelimpahan, hasil panen disimpan.

Pada masa krisis, cadangan itu digunakan.

Pelajarannya sangat jelas.

Orang yang memahami pergiliran waktu tidak hanya menikmati masa baik, tetapi juga mempersiapkan diri menghadapi masa sulit.

Quraisy dan Kecerdasan Membaca Musim

Al-Qur'an juga mengabadikan keunggulan kaum Quraisy.

Mereka membangun kekuatan ekonomi melalui perjalanan dagang pada musim dingin dan musim panas.

Mereka memahami kapan suatu wilayah aman dilalui.

Mereka mengetahui kapan kebutuhan pasar meningkat.

Mereka membaca perubahan musim sebagai peluang ekonomi.

Bukan semata-mata kerja keras yang membuat mereka berhasil, tetapi kemampuan membaca momentum.

Musim berubah.

Strategi pun harus berubah.

Pergantian Malam dan Siang Bukan Kebetulan

Allah berfirman:

«"Dialah yang menidurkan kamu pada malam hari dan mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari. Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari agar disempurnakan umur yang telah ditentukan bagimu..." (QS. Al-An'am: 60).»

Ayat ini menunjukkan bahwa pergantian malam dan siang merupakan bagian dari sistem kehidupan yang Allah tetapkan.

Malam menjadi waktu istirahat.

Siang menjadi waktu bekerja.

Dengan pergiliran itulah umur manusia terus berkurang hingga tiba saat kembali kepada Allah.

Demikian pula Allah berfirman:

«"...Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat..." (QS. Al-A'raf: 54).»

Pergiliran siang dan malam berlangsung secara terus-menerus tanpa pernah terlambat.

Seluruh alam bergerak mengikuti ketetapan Allah.

Matahari, bulan, dan bintang berjalan menurut orbitnya.

Tidak ada yang bergerak secara acak.

Jika alam memiliki keteraturan, mengapa manusia mengabaikan keteraturan waktunya sendiri?

Waktu Melahirkan Perubahan

Setiap musim membawa konsekuensinya.

Musim hujan menghadirkan jenis penyakit yang berbeda dengan musim kemarau.

Petani memiliki musim tanam dan musim panen.

Nelayan mengenal musim angin.

Dunia usaha mengenal siklus permintaan pasar.

Bahkan kehidupan sosial mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman.

Karena itu, orang yang peka terhadap perubahan waktu akan lebih siap menghadapi perubahan keadaan.

Mereka melakukan riset.

Membaca tren.

Mengantisipasi risiko.

Menyiapkan inovasi.

Perhatian terhadap waktu melahirkan kemampuan merencanakan masa depan.

Sejarah Pun Bergerak Berdasarkan Waktu

Bukan hanya alam yang dipahami melalui periode waktu.

Sejarah juga demikian.

Para sejarawan membagi perjalanan umat manusia ke dalam berbagai periode agar perubahan dapat dipahami secara utuh.

Dalam sejarah Islam, pembagian paling mendasar adalah periode Makkah dan Madinah.

Pembagian ini bukan sekadar kronologi.

Ia menunjukkan perubahan strategi dakwah Rasulullah SAW.

Periode Makkah: Membangun Fondasi

Selama sekitar tiga belas tahun di Makkah, wahyu lebih banyak menanamkan tauhid, keimanan kepada hari akhir, pembentukan akhlak, dan keteguhan jiwa.

Ini adalah masa membangun manusia.

Fondasi didahulukan sebelum bangunan didirikan.

Periode Madinah: Membangun Peradaban

Setelah hijrah ke Madinah, wahyu mulai mengatur kehidupan masyarakat.

Turunlah ayat-ayat tentang keluarga, ekonomi, hukum, pemerintahan, hubungan antarumat, hingga pertahanan.

Jika Makkah adalah masa penanaman, maka Madinah adalah masa pembangunan.

Memahami perbedaan kedua periode ini membantu kita memahami mengapa setiap fase kehidupan membutuhkan strategi yang berbeda.

Jangan Melawan Irama Zaman

Kesalahan terbesar bukanlah hidup pada zaman yang sulit.

Kesalahan terbesar adalah menggunakan strategi yang salah untuk zamannya.

Orang yang sedang berada pada masa belajar tetapi ingin segera memanen akan kecewa.

Sebaliknya, orang yang terus menunda ketika peluang telah datang akan kehilangan momentum.

Sunnatullah mengajarkan bahwa setiap waktu memiliki tugasnya sendiri.

Ada waktu menanam.

Ada waktu memelihara.

Ada waktu memanen.

Ada pula waktu menyimpan hasil panen untuk menghadapi musim berikutnya.

Penutup

Waktu bukan sekadar angka yang bergerak di atas jam.

Ia adalah bahasa Allah yang mengatur alam semesta.

Pergantian malam dan siang, datangnya musim, perubahan masyarakat, bahkan perkembangan sejarah menunjukkan bahwa kehidupan berjalan mengikuti hukum-hukum yang telah Allah tetapkan.

Karena itu, kecerdasan bukan hanya diukur dari banyaknya ilmu yang dimiliki.

Kecerdasan juga tampak dari kemampuan membaca momentum, memahami perubahan, dan menyesuaikan ikhtiar dengan pergiliran waktu.

Mereka yang mampu membaca irama waktu akan lebih siap menghadapi perubahan.

Sedangkan mereka yang mengabaikannya berisiko tergilas oleh zaman yang terus bergerak tanpa pernah menunggu siapa pun.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adam (5) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Akhirat (5) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (55) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (18) Dakwah (23) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) ekonomi (2) Ekonomi (21) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (21) Kecerdasan (338) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (59) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (115) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) nabi adam (1) Nabi Adam (75) nabi Adam. Adam (1) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (11) Nusantara (305) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (729) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) politik (1) Politik (5) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (331) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (248) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (173) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (36) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)