Imam Ahmad Rela Disiksa untuk Menyelamatkan Semua Orang
Imam Ahmad dalam siksaan pada era khalifah Al-Ma'mun, Al-Mu'tashim, dan Al-Wastiq karena teguh berfatwa bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah bukan makhluk.
Saat terus disiksa oleh khalifah. Salah satu muridnya ingin menyelamatkan Imam Ahmad dengan berkata,
"Wahai Imam, apa yang dimaksud dengan firman Allah, 'Dan janganlah kalian membunuh dirimu sendiri.'"
Maksudnya agar Imam mengikuti kemauan penguasa yang telah menyiksa dirinya sangat berat. Karena bisa membahayakan nyawa sang Imam.
Imam Ahmad justru berkata,
"Wahai muridku, lihatlah ke luar !"
Sang murid menyaksikan lautan manusia membawa kertas dan pena untuk mencatat fatwa Imam Ahmad tentang Al-Qur’an, kalamullah atau makhluk.
Imam Ahmad melanjutkan perkataannya,
"Wahai muridku, apakah aku boleh menyesatkan semua orang ini? Aku tentu lebih memilih dibunuh penguasa dan tidak menyesatkan semua orang itu."
Sumber:
Majdi Al-Hilali, Syarah Arkanul Baiah, 2021, hal. 275
0 komentar: