basmalah Pictures, Images and Photos
Mampukah Manusia Menghapus Jejak yang Dijaga Allah? Upaya Zionis Menghancurkan Baitul Maqdis - Our Islamic Story

Choose your Language

Mampukah Manusia Menghapus Jejak yang Dijaga Allah? Upaya  Zionis Menghancurkan Baitul Maqdis  Di Yerusalem, tepat di kawasan Ma...

Mampukah Manusia Menghapus Jejak yang Dijaga Allah? Upaya Zionis Menghancurkan Baitul Maqdis

Mampukah Manusia Menghapus Jejak yang Dijaga Allah? Upaya  Zionis Menghancurkan Baitul Maqdis 


Di Yerusalem, tepat di kawasan Masjidil Aqsha, selama puluhan tahun berlangsung penggalian arkeologi yang selalu memicu kontroversi. Sebagian kelompok Zionis menjadikan pencarian "Kuil Sulaiman" sebagai dasar bagi berbagai aktivitas ekskavasi di sekitar kompleks suci tersebut. Bagi umat Islam, persoalannya bukan sekadar sengketa arkeologi, tetapi menyangkut identitas sejarah, kesucian tempat ibadah, dan kebenaran wahyu.

Pertanyaan yang kemudian muncul bukan hanya bersifat politik, tetapi juga teologis:

Mampukah manusia menghapus suatu fakta sejarah yang telah Allah tetapkan di dalam Al-Qur'an?

Al-Qur'an Tidak Hanya Menjaga Wahyu, tetapi Juga Menjaga Kesaksiannya

Allah berfirman,

«"Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya."
(QS. Al-Hijr: 9)»

Janji ini pertama-tama dipahami sebagai penjagaan terhadap Al-Qur'an. Namun Al-Qur'an bukan sekadar kumpulan lafaz, melainkan kitab yang terus-menerus menunjuk kepada fakta sejarah, tanda-tanda kekuasaan Allah, dan pelajaran bagi manusia.

Karena itu, banyak ulama memandang bahwa Allah juga memelihara berbagai ayat kauniyah—tanda-tanda di alam dan sejarah—yang menjadi saksi kebenaran wahyu.

Allah berfirman,

«"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu benar."
(QS. Fussilat: 53)»

Mengapa Allah Menyisakan Jejak Sejarah?

Al-Qur'an berulang kali memerintahkan manusia agar berjalan di bumi dan memperhatikan bekas-bekas umat terdahulu.

«"Tidakkah mereka berjalan di bumi lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka?"
(QS. Ar-Rum: 9)»

«"Maka berjalanlah kamu di bumi, lalu perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan."
(QS. Al-An'am: 11)»

Karena itu, sejarah dalam Al-Qur'an bukan sekadar kisah, melainkan bukti yang dapat ditelusuri.

Fir'aun menjadi contoh paling jelas.

Allah berfirman,

«"Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu agar engkau menjadi pelajaran bagi orang-orang sesudahmu."
(QS. Yunus: 92)»

Yang diselamatkan bukan kehormatan Fir'aun, melainkan jasadnya sebagai bukti sejarah agar manusia mengambil pelajaran.

Demikian pula kaum 'Ad, Tsamud, dan Saba'. Bekas-bekas mereka disebut dalam Al-Qur'an sebagai pelajaran bagi orang yang mau berpikir.

Masjidil Aqsha Bukan Sekadar Bangunan Bersejarah

Berbeda dengan reruntuhan kaum yang diazab, Masjidil Aqsha adalah tempat yang dimuliakan Allah.

Allah berfirman,

«"Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya..."
(QS. Al-Isra': 1)»

Ayat ini memberikan status yang sangat khusus.

Masjidil Aqsha disebut langsung oleh Allah sebagai masjid, dan kawasan di sekitarnya dinyatakan sebagai wilayah yang diberkahi.

Karena itu, kedudukannya tidak semata-mata ditentukan oleh sejarah manusia, tetapi oleh ketetapan Allah sendiri.

Antara Arkeologi dan Politik

Penggalian di sekitar Masjidil Aqsha sering dikaitkan dengan pencarian Kuil Sulaiman.

Di kalangan arkeolog sendiri terdapat perbedaan pandangan. Sebagian peneliti menilai bukti arkeologis mengenai bentuk dan lokasi pasti kuil tersebut masih menjadi perdebatan. Karena itu, penggunaan arkeologi sebagai dasar klaim politik terus menjadi kontroversi.

Dengan demikian, persoalan yang terjadi bukan hanya persoalan ilmiah, tetapi juga menyangkut identitas, kedaulatan, dan legitimasi sejarah.

Belajar dari Abrahah

Al-Qur'an mengabadikan kisah Abrahah yang hendak menghancurkan Ka'bah.

«"Tidakkah engkau memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?"
(QS. Al-Fil: 1–5)»

Pelajaran utamanya bukan sekadar tentang burung Ababil, melainkan bahwa ketika Allah menghendaki suatu tempat menjadi bagian dari syiar-Nya, perlindungan Allah dapat datang melalui cara yang tidak pernah diperkirakan manusia.

Namun kisah ini tidak boleh dijadikan dasar untuk bersikap pasif. Al-Qur'an juga memerintahkan manusia untuk berikhtiar menjaga amanah yang Allah titipkan.

Cahaya Allah Tidak Dapat Dipadamkan

Apa pun bentuk upaya mengubah sejarah, Allah telah memberikan prinsip yang berlaku sepanjang zaman.

«"Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya sekalipun orang-orang kafir membencinya."
(QS. Ash-Shaff: 8)»

Demikian pula firman-Nya,

«"Mereka membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka. Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya."
(QS. Ali 'Imran: 54)»

Ayat-ayat ini memberikan keyakinan bahwa kebenaran wahyu tidak bergantung pada kekuatan politik manusia.

Tugas Umat Bukan Menunggu Mukjizat

Keyakinan bahwa Allah menjaga agama-Nya bukan berarti umat Islam boleh berpangku tangan.

Al-Qur'an justru memerintahkan umat untuk menjadi saksi atas kebenaran.

«"Demikianlah Kami jadikan kamu umat yang pertengahan agar kamu menjadi saksi atas manusia."
(QS. Al-Baqarah: 143)»

Menjadi saksi berarti menjaga ilmu, sejarah, literasi, penelitian, diplomasi, dan menyampaikan fakta secara jujur.

Membela Masjidil Aqsha tidak hanya dilakukan dengan emosi, tetapi juga dengan penguasaan sejarah, penguatan ilmu, doa, kepedulian kemanusiaan, serta komitmen terhadap keadilan.

Penutup

Al-Qur'an menunjukkan sebuah pola yang menarik.

Allah menyisakan bekas kaum yang dibinasakan sebagai peringatan, menyelamatkan jasad Fir'aun sebagai pelajaran, dan memuliakan Masjidil Aqsha sebagai salah satu tempat paling suci dalam Islam.

Karena itu, seorang mukmin meyakini bahwa segala sesuatu berada di bawah kehendak Allah. Namun pada saat yang sama, ia tidak mengklaim mengetahui secara pasti bagaimana Allah akan menjaga tempat-tempat suci-Nya. Yang menjadi kewajibannya adalah berusaha menjaga amanah tersebut dengan ilmu, kejujuran, dan tindakan yang benar, seraya meyakini firman Allah:

«"Dan katakanlah: Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap. Sesungguhnya yang batil itu pasti lenyap."
(QS. Al-Isra': 81)

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (16) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (5) Kecerdasan (266) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (34) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (33) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (3) Nusantara (249) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (647) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (263) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (6) Sirah Penguasa (243) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (160) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (23) Sirah Ulama (157) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)