basmalah Pictures, Images and Photos
Mengapa Kisah Bani Israil di Surah Al-Baqarah Lebih Banyak Berkisah tentang Perjalanan dari Mesir Menuju Palestina? - Our Islamic Story

Choose your Language

Mengapa Kisah Bani Israil di Surah Al-Baqarah Lebih Banyak Berkisah tentang Perjalanan dari Mesir Menuju Palestina? Ketika membaca Surah Al-...

Mengapa Kisah Bani Israil di Surah Al-Baqarah Lebih Banyak Berkisah tentang Perjalanan dari Mesir Menuju Palestina?

Mengapa Kisah Bani Israil di Surah Al-Baqarah Lebih Banyak Berkisah tentang Perjalanan dari Mesir Menuju Palestina?

Ketika membaca Surah Al-Baqarah secara utuh, muncul sebuah pertanyaan yang jarang diajukan.

Mengapa Allah tidak menceritakan secara panjang kisah Nabi Yusuf di Mesir? Mengapa penindasan Fir'aun hanya disinggung sekilas, sementara sebagian besar kisah justru berfokus pada perjalanan Bani Israil setelah mereka keluar dari Mesir?

Jika tujuan Al-Qur'an hanya menceritakan sejarah, seharusnya kisah penindasan di Mesir mendapat porsi yang jauh lebih besar.

Namun ternyata tidak demikian.

Fakta ini menunjukkan bahwa Surah Al-Baqarah bukan sedang menyusun kronologi sejarah Bani Israil. Surah ini sedang mendidik umat Islam Madinah yang baru saja mengalami hijrah.

Di sinilah letak kuncinya.

Dari Mekah ke Madinah: Sebuah Perjalanan yang Mirip

Ketika Surah Al-Baqarah diturunkan, umat Islam baru saja meninggalkan Mekah.

Selama tiga belas tahun mereka hidup sebagai kelompok yang tertindas.

Mereka disiksa, diboikot, kehilangan harta, bahkan dipaksa meninggalkan kampung halaman.

Situasi ini sangat mirip dengan keadaan Bani Israil ketika hidup di bawah kekuasaan Fir'aun di Mesir.

Namun menariknya, setelah hijrah ke Madinah, Allah tidak lagi banyak membicarakan penderitaan di Mekah.

Sebaliknya, Allah justru mengajak kaum Muslimin mempelajari perjalanan Bani Israil setelah mereka memperoleh kebebasan.

Mengapa?

Karena ujian terbesar ternyata bukan ketika menjadi korban.

Ujian terbesar justru dimulai ketika sebuah umat telah memperoleh kebebasan.

Mesir Bukan Tujuan Cerita

Dalam banyak surah Makkiyyah, kisah Fir'aun digunakan untuk menghibur Rasulullah SAW dan para sahabat yang sedang menghadapi penindasan.

Pesannya sederhana.

Setiap Fir'aun pasti berakhir.

Namun Surah Al-Baqarah memiliki misi yang berbeda.

Kini kaum Muslimin telah memiliki masyarakat, wilayah, dan pemerintahan sendiri di Madinah.

Mereka tidak lagi membutuhkan kisah tentang cara bertahan dari penindasan.

Mereka membutuhkan panduan membangun sebuah peradaban.

Karena itulah fokus Surah Al-Baqarah bergeser.

Bukan lagi bagaimana keluar dari Mesir.

Melainkan bagaimana tidak gagal setelah keluar dari Mesir.

Mengapa Perjalanan Menuju Palestina Menjadi Fokus?

Di sinilah kisah Bani Israil berubah menjadi cermin bagi umat Islam.

Setelah Laut Merah terbelah, persoalan mereka ternyata belum selesai.

Justru dimulailah serangkaian ujian baru.

Mereka meminta dibuatkan berhala.

Mereka menyembah anak sapi.

Mereka terus membantah perintah Allah.

Mereka enggan berjihad memasuki Tanah Suci.

Mereka mempertanyakan setiap hukum.

Semua peristiwa ini terjadi setelah mereka merdeka.

Artinya, kebebasan tidak otomatis melahirkan masyarakat yang taat.

Karakter harus dibangun terlebih dahulu.

Inilah pelajaran yang ingin ditanamkan kepada masyarakat Madinah.

Surah Al-Baqarah sebagai Manual Pembangunan Peradaban

Setelah mengisahkan kegagalan Bani Israil, Surah Al-Baqarah mulai menurunkan berbagai hukum.

Kiblat.

Puasa.

Infak.

Jihad.

Pernikahan.

Perceraian.

Wasiat.

Utang piutang.

Semua syariat itu turun kepada umat yang sedang belajar menjadi sebuah masyarakat.

Seolah-olah Allah sedang mengatakan,

"Perhatikan bagaimana umat sebelum kalian gagal mengelola nikmat kebebasan. Jangan ulangi kesalahan itu."

Karena itu, kisah Bani Israil bukanlah selingan di antara ayat-ayat hukum.

Justru kisah itulah yang menjelaskan mengapa hukum-hukum tersebut diperlukan.

Talut: Tahap Terakhir Sebelum Kedaulatan

Menjelang akhir Surah Al-Baqarah muncul kisah Talut.

Sekilas kisah ini tampak terpisah.

Namun jika diperhatikan, justru di sinilah rangkaian pendidikan itu mencapai puncaknya.

Setelah akidah dibangun.

Setelah syariat diturunkan.

Setelah karakter dibentuk.

Kini datang ujian kepemimpinan.

Pasukan Talut disaring melalui ujian sungai.

Mayoritas gagal menahan hawa nafsu.

Hanya sedikit yang bertahan.

Kelompok kecil inilah yang kemudian mengalahkan Jalut.

Pesan ini sangat relevan bagi masyarakat Madinah yang mulai menghadapi Perang Badar, Uhud, dan berbagai ekspedisi militer.

Kemenangan tidak ditentukan oleh jumlah.

Kemenangan lahir dari disiplin, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah.

Hudaibiyah dan Fathu Makkah: Pola yang Berulang

Ketika perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW mencapai Perjanjian Hudaibiyah, pola yang sama kembali terlihat.

Banyak sahabat merasa isi perjanjian itu merugikan.

Namun Nabi melihat lebih jauh.

Hudaibiyah bukan kekalahan.

Ia adalah proses pematangan.

Dua tahun kemudian lahirlah Fathu Makkah.

Puncak kemenangan itu terjadi hampir tanpa pertumpahan darah.

Pola ini mengingatkan pada perjalanan Bani Israil menuju Palestina.

Sebelum memasuki tanah yang dijanjikan, mereka terlebih dahulu diuji.

Bukan kekuatan fisiknya.

Melainkan kualitas ketaatannya.

Mengapa Semua Ini Penting?

Jika disusun secara utuh, tampak bahwa Surah Al-Baqarah sedang menggambarkan sebuah pola besar perjalanan sebuah umat.

Penindasan → Hijrah → Pendidikan → Syariat → Ujian Ketaatan → Kepemimpinan → Kedaulatan.

Bani Israil pernah menempuh jalan itu.

Sebagian mereka gagal mempertahankan amanah ketika telah memperoleh kekuasaan.

Umat Nabi Muhammad SAW diperlihatkan sejarah tersebut bukan untuk bernostalgia, tetapi agar tidak mengulanginya.

Karena itulah Surah Al-Baqarah lebih banyak berbicara tentang perjalanan dari Mesir menuju Palestina daripada kehidupan di Mesir itu sendiri.

Yang ingin dibangun oleh Al-Qur'an bukan sekadar semangat keluar dari penindasan.

Yang jauh lebih penting adalah kemampuan menjaga iman, hukum, dan akhlak setelah kemenangan diraih.

Di sinilah Surah Al-Baqarah berubah dari sekadar kisah sejarah menjadi peta jalan bagi lahirnya sebuah peradaban.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (16) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (5) Kecerdasan (266) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (31) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (30) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (3) Nusantara (249) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (647) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (263) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (6) Sirah Penguasa (243) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (160) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (23) Sirah Ulama (157) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)