basmalah Pictures, Images and Photos
Kerangka Kisah Bani Israil dalam Surah Al-Baqarah: Penyadaran Terakhir Yahudi - Our Islamic Story

Choose your Language

Kerangka Kisah Bani Israil dalam Surah Al-Baqarah: Penyadaran Terakhir Yahudi Mengapa Surah Al-Baqarah menghabiskan begitu banya...

Kerangka Kisah Bani Israil dalam Surah Al-Baqarah: Penyadaran Terakhir Yahudi

Kerangka Kisah Bani Israil dalam Surah Al-Baqarah: Penyadaran Terakhir Yahudi

Mengapa Surah Al-Baqarah menghabiskan begitu banyak ayat untuk membahas Bani Israil?

Apakah sekadar mengisahkan sejarah?

Apakah hanya untuk mengungkap kesalahan masa lalu mereka?

Ataukah ada strategi dakwah yang lebih dalam?

Jika ditelusuri secara cermat, Al-Qur'an ternyata membangun sebuah pola yang sangat sistematis. Surah Al-Baqarah tidak langsung mencela Bani Israil. Sebaliknya, Allah terlebih dahulu membangkitkan memori kolektif mereka, mengingatkan berbagai nikmat yang pernah mereka terima, sebelum mengajak mereka mengakui kerasulan Nabi Muhammad ï·º.

Seolah-olah Al-Qur'an sedang melakukan investigasi sejarah terhadap sebuah bangsa yang pernah menjadi penerima wahyu terbanyak dalam sejarah manusia.

Babak Pertama:

Mengingatkan Nikmat Sebelum Menyampaikan Teguran

Menariknya, setiap seruan utama kepada Bani Israil dalam Surah Al-Baqarah diawali dengan kalimat yang sama:

«"Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu..."»

Allah berfirman:

«"Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu."

(QS. Al-Baqarah: 40)»

Demikian pula pada ayat 47 dan ayat 122.

Ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an tidak memulai dakwah dengan kecaman.

Allah terlebih dahulu mengingatkan sejarah kebaikan-Nya kepada mereka.

Karena manusia lebih mudah menerima koreksi setelah diingatkan tentang berbagai nikmat yang telah diterimanya.

Babak Kedua:

Seruan untuk Mengikuti Nabi Muhammad ï·º

Setelah mengingatkan nikmat, Al-Qur'an langsung masuk kepada inti persoalan.

Apa janji yang harus dipenuhi Bani Israil?

Jawabannya terdapat pada ayat berikutnya:

«"Berimanlah kepada apa yang telah Aku turunkan (Al-Qur'an) yang membenarkan apa yang ada padamu..."

(QS. Al-Baqarah: 41)»

Inilah inti dakwah kepada kaum Yahudi Madinah.

Mereka bukan orang yang asing terhadap konsep kenabian.

Mereka memiliki Taurat.

Mereka mengenal Musa.

Mereka menunggu kedatangan seorang nabi akhir zaman.

Karena itu Al-Qur'an tidak meminta mereka memulai dari nol.

Yang diminta hanyalah konsisten terhadap pengetahuan yang telah mereka miliki.

Jika mereka benar-benar memegang Taurat, maka seharusnya merekalah orang pertama yang menyambut Nabi Muhammad ï·º.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Karena itulah Allah memperingatkan:

«"Janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya."

(QS. Al-Baqarah: 41)»

Babak Ketiga:

Membuka Arsip Sejarah Bani Israil

Setelah menyeru mereka beriman, Al-Qur'an kemudian membuka kembali lembaran sejarah panjang Bani Israil.

Seakan-akan Allah bertanya:

"Sudah berapa kali Aku menyelamatkan kalian?"

"Sudah berapa kali Aku memaafkan kalian?"

"Sudah berapa kali kalian dibantu ketika berada di ambang kehancuran?"

Maka dimulailah rekonstruksi sejarah tersebut.

Pembebasan dari Firaun

«"Dan (ingatlah) ketika Kami membelah laut untukmu, lalu Kami menyelamatkanmu dan Kami tenggelamkan pengikut-pengikut Firaun, sedang kamu menyaksikan."

(QS. Al-Baqarah: 50)»

Bangsa yang tertindas itu dibebaskan melalui mukjizat yang tidak pernah dialami bangsa lain.

Pengampunan Setelah Menyembah Anak Sapi

Tidak lama setelah diselamatkan, mereka justru menyembah anak sapi.

Namun Allah masih memberi ampunan.

«"Kemudian setelah itu Kami maafkan kesalahanmu agar kamu bersyukur."

(QS. Al-Baqarah: 52)»

Naungan Awan dan Makanan dari Langit

Ketika berada di padang pasir yang tandus, Allah menyediakan kebutuhan mereka.

«"Kami menaungi kamu dengan awan dan Kami turunkan kepadamu manna dan salwa."

(QS. Al-Baqarah: 57)»

Perintah Memasuki Negeri Suci

Ketika mereka mendekati Palestina, Allah kembali memberi peluang.

«"Masuklah kamu ke negeri ini..."

(QS. Al-Baqarah: 58)»

Namun sebagian dari mereka kembali membangkang.

Meski demikian, sejarah Bani Israil terus menunjukkan pola yang sama:

nikmat, pembangkangan, lalu pengampunan.

nikmat, pembangkangan, lalu kesempatan baru.

Babak Keempat:

Mengapa Al-Qur'an Beralih kepada Nabi Ibrahim?

Setelah panjang lebar membahas sejarah Bani Israil, Al-Qur'an tiba-tiba mengalihkan perhatian kepada Nabi Ibrahim.

Mengapa?

Karena sumber utama identitas Yahudi adalah garis keturunan.

Mereka bangga sebagai keturunan Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub.

Maka Al-Qur'an mengajak mereka kembali kepada akar yang sebenarnya.

Allah berfirman:

«"Ibrahim telah mewasiatkan agama itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub..."

(QS. Al-Baqarah: 132)»

Kemudian menjelang wafatnya Ya'qub:

«"Apa yang kamu sembah sepeninggalku?"

Mereka menjawab:

"Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, Tuhan Yang Maha Esa, dan kepada-Nya kami berserah diri."

(QS. Al-Baqarah: 133)»

Perhatikan susunan nama yang disebutkan.

Ibrahim.

Ismail.

Ishaq.

Ya'qub.

Semuanya disatukan oleh satu identitas:

bukan Yahudi.

bukan Nasrani.

melainkan orang-orang yang berserah diri kepada Allah.

Dengan cara ini Al-Qur'an sedang mengoreksi klaim eksklusif Bani Israil.

Kemuliaan nenek moyang mereka tidak berasal dari etnisitas.

Tidak berasal dari garis keturunan.

Tidak pula berasal dari status bangsa pilihan.

Kemuliaan mereka berasal dari ketundukan kepada Allah.

Babak Kelima:

Kesimpulan Strategi Dakwah Al-Baqarah

Jika disusun secara berurutan, kerangka besar kisah Bani Israil dalam Surah Al-Baqarah tampak sangat sistematis:

1. Seruan untuk mengingat nikmat Allah (QS. 2:40, 47, 122).
2. Ajakan memenuhi janji dengan beriman kepada Al-Qur'an dan Nabi Muhammad ï·º (QS. 2:41-42).
3. Teguran terhadap penyimpangan ulama dan pemimpin mereka (QS. 2:42-45).
4. Pengingat tentang Hari Akhir dan perjumpaan dengan Allah (QS. 2:46).
5. Rekonstruksi sejarah pertolongan Allah sejak pembebasan dari Firaun hingga perjalanan menuju Palestina (QS. 2:49-61).
6. Penjelasan berbagai bentuk pembangkangan mereka terhadap wahyu.
7. Pengembalian mereka kepada teladan Ibrahim, Ismail, Ishaq, dan Ya'qub sebagai model ketundukan kepada Allah (QS. 2:124-141).

Dengan demikian, Surah Al-Baqarah bukan sekadar kritik terhadap Bani Israil.

Ia adalah sebuah proses penyadaran.

Allah mengingatkan nikmat.

Mengungkap sejarah.

Menunjukkan kesalahan.

Lalu mengajak mereka kembali kepada jalan yang ditempuh oleh nenek moyang yang paling mereka hormati.

Inilah strategi dakwah Al-Qur'an: bukan menghancurkan identitas mereka, tetapi mengembalikannya kepada akar tauhid yang pernah menjadi sumber kemuliaan mereka.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (11) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (2) Kecerdasan (263) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (13) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (4) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (3) Nusantara (249) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (647) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (263) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (6) Sirah Penguasa (243) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (160) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (23) Sirah Ulama (157) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)