basmalah Pictures, Images and Photos
Pertanyaan Pertama Fir'aun kepada Nabi Musa Saat Tiba di Istana - Our Islamic Story

Choose your Language

Pertanyaan Pertama Fir'aun kepada Nabi Musa Saat Tiba di Istana Di balik kemegahan istana Mesir, tersimpan salah satu dialo...

Pertanyaan Pertama Fir'aun kepada Nabi Musa Saat Tiba di Istana



Pertanyaan Pertama Fir'aun kepada Nabi Musa Saat Tiba di Istana

Di balik kemegahan istana Mesir, tersimpan salah satu dialog paling penting dalam sejarah dakwah para nabi. Atas perintah Allah, Nabi Musa dan Nabi Harun mendatangi Fir'aun, penguasa yang mengaku sebagai tuhan bagi rakyatnya. Misi mereka bukan sekadar menyampaikan pesan, melainkan menantang fondasi kekuasaan yang dibangun di atas kesombongan dan penyembahan kepada selain Allah.

Menurut riwayat yang dikutip dalam Tafsir Tahlili Kementerian Agama, Musa dan Harun harus menunggu cukup lama di depan istana karena penjagaan yang sangat ketat. Setelah akhirnya diizinkan masuk, keduanya berdiri di hadapan Fir'aun beserta para pembesar kerajaannya. Di sinilah dialog bersejarah itu dimulai.

Pertanyaan Pertama Fir'aun

Fir'aun tidak langsung membahas tuntutan pembebasan Bani Israil. Pertanyaan pertamanya justru menyentuh inti dakwah yang dibawa Musa.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

قَالَ فَمَنْ رَّبُّكُمَا يٰمُوْسٰى

"Dia (Fir'aun) berkata, 'Siapakah Tuhanmu berdua, wahai Musa?'" (QS. Ṭāhā [20]: 49)

Pertanyaan itu ditujukan kepada Musa, meskipun Harun juga hadir. Tafsir menjelaskan bahwa Musa menjadi juru bicara utama, sedangkan Harun berperan sebagai pendamping dalam menyampaikan risalah.

Jawaban Nabi Musa: Definisi Rabb yang Sangat Mendasar

Musa tidak menjawab dengan menyebut nama Allah semata. Ia menjelaskan sifat Rabb melalui bukti penciptaan dan pemeliharaan seluruh alam.

Allah berfirman:

قَالَ رَبُّنَا الَّذِيْٓ اَعْطٰى كُلَّ شَيْءٍ خَلْقَهٗ ثُمَّ هَدٰى

"Tuhan kami ialah Tuhan yang telah menganugerahkan kepada segala sesuatu bentuk penciptaannya yang layak, kemudian memberinya petunjuk." (QS. Ṭāhā [20]: 50)

Jawaban ini mengandung dua prinsip besar.

Pertama, Allah menciptakan setiap makhluk dengan bentuk, susunan, dan perangkat yang paling sesuai dengan tugasnya. Mata diciptakan untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan untuk bekerja, dan seluruh anggota tubuh memiliki fungsi yang sempurna.

Kedua, Allah tidak hanya menciptakan, tetapi juga memberi petunjuk kepada setiap makhluk. Semua makhluk mengetahui fungsi dan jalan hidupnya sesuai ketetapan Allah. Manusia pun diberi petunjuk melalui fitrah, akal, dan wahyu agar mampu membedakan jalan kebenaran dan kesesatan.

Dengan satu kalimat yang singkat, Musa membongkar klaim ketuhanan Fir'aun. Seorang manusia mungkin mampu memerintah rakyatnya, tetapi tidak mampu menciptakan satu makhluk pun, apalagi memberi petunjuk kepada seluruh alam.

Fir'aun Mengalihkan Pembicaraan

Mendengar jawaban yang sulit dibantah, Fir'aun tidak membalas argumentasi Musa secara langsung. Ia justru mengubah arah pembicaraan.

Allah berfirman:

قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُوْنِ الْاُوْلٰى

"Dia (Fir'aun) bertanya, 'Bagaimana keadaan generasi-generasi terdahulu?'" (QS. Ṭāhā [20]: 51)

Tafsir Tahlili menjelaskan bahwa pertanyaan ini merupakan upaya Fir'aun mengalihkan perhatian dari pokok persoalan. Ia ingin membawa dialog kepada pembahasan tentang nasib umat-umat terdahulu agar Musa tidak lagi melanjutkan hujah yang dapat menggoyahkan keyakinan rakyat Mesir.

Strategi seperti ini sering digunakan oleh pihak yang tidak mampu membantah argumen utama. Alih-alih menjawab substansi, mereka menggeser pembahasan ke isu lain.

Nabi Musa Tidak Terjebak

Musa tidak mengikuti arah permainan Fir'aun. Ia menjawab secara singkat dan mengembalikan persoalan gaib kepada Allah.

Allah berfirman:

قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّيْ فِيْ كِتٰبٍۚ لَا يَضِلُّ رَبِّيْ وَلَا يَنْسَى

"Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku di dalam sebuah Kitab. Tuhanku tidak akan salah dan tidak pula lupa." (QS. Ṭāhā [20]: 52)

Jawaban ini menegaskan bahwa nasib generasi terdahulu merupakan perkara gaib yang sepenuhnya berada dalam ilmu Allah. Semua amal manusia telah tercatat di Lauḥ Maḥfūẓ dan akan diadili secara sempurna. Tidak ada satu amal pun yang luput dari pengetahuan-Nya.

Bukti Ketuhanan Allah Melalui Alam Semesta

Setelah menjelaskan bahwa Allah Maha Mengetahui, Musa kembali mengarahkan pembicaraan kepada tanda-tanda kekuasaan-Nya.

Allah berfirman:

الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ مَهْدًا...

"Dialah Tuhan yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu, membuat jalan-jalan di atasnya, menurunkan air dari langit, lalu menumbuhkan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan." (QS. Ṭāhā [20]: 53)

Kemudian Allah berfirman:

كُلُوْا وَارْعَوْا اَنْعَامَكُمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى النُّهٰى

"Makanlah dan gembalakanlah ternakmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal." (QS. Ṭāhā [20]: 54)

Musa mengajak Fir'aun melihat bukti yang ada di hadapannya: bumi yang dapat dihuni, jalan-jalan yang memudahkan perjalanan, hujan yang menumbuhkan tanaman, serta rezeki bagi manusia dan hewan. Semua itu menjadi saksi bahwa Rabb yang sejati adalah Pencipta dan Pengatur alam semesta, bukan penguasa yang hanya menguasai sebuah kerajaan.

Pelajaran dari Dialog Istana Fir'aun

Dialog ini memperlihatkan beberapa pelajaran penting.

Pertama, dakwah selalu dimulai dari pengenalan terhadap Rabb, bukan dari persoalan-persoalan cabang.

Kedua, hujah yang kuat dibangun di atas fakta penciptaan, bukan sekadar retorika.

Ketiga, ketika lawan mengalihkan pembahasan dari pokok persoalan, seorang pendakwah tidak perlu larut mengikuti arah yang diinginkan, tetapi tetap fokus pada inti kebenaran.

Keempat, alam semesta merupakan bukti yang terus-menerus menunjukkan keesaan Allah. Siapa pun yang menggunakan akalnya dengan jujur akan menemukan bahwa seluruh ciptaan menunjuk kepada Rabb Yang Maha Mencipta, Maha Mengatur, dan Maha Memberi Petunjuk.

Dialog singkat di istana Fir'aun ini bukan sekadar catatan sejarah. Ia menjadi pelajaran sepanjang zaman tentang bagaimana kebenaran disampaikan dengan argumentasi yang jernih, tenang, dan berlandaskan wahyu.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (38) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (18) Kecerdasan (311) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (46) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (72) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (265) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (653) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (291) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (245) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (169) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (26) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)