Nabi Zakariya Tak Melanjutkan Jeritannya
Dikisahkan bahwa Nabi Zakariya عليه السلام dikejar oleh kaum Bani Israil yang hendak membunuhnya. Dalam keadaan terdesak, ia bersembunyi di dalam batang sebuah pohon.
Namun persembunyian itu akhirnya diketahui. Kaum tersebut kemudian membawa gergaji dan mulai membelah pohon tempat beliau bersembunyi.
Saat gergaji mulai mengenai tubuhnya, Nabi Zakariya sempat menjerit karena rasa sakit yang luar biasa.
Dalam sebagian riwayat dikisahkan, Allah memberi peringatan kepadanya agar tidak melanjutkan jeritan itu. Bila terus menjerit akan dihapus dari daftar kenabian.
Maka Nabi Zakariya pun menahan diri. Ia menggigit jarinya untuk meredam rasa sakit, hingga tubuhnya terbelah tanpa lagi mengeluarkan suara.
Kisah ini menggambarkan keteguhan dan kesabaran seorang nabi dalam menghadapi ujian yang sangat berat, serta upayanya menjaga ketenangan dan ketundukan di hadapan Allah, bahkan dalam kondisi paling menyakitkan sekalipun.
Sumber:
Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Republika, 2016
0 komentar: