basmalah Pictures, Images and Photos
Mengintai Pengelolaan Pasar di Era Umar bin Khattab - Our Islamic Story

Choose your Language

Mengintai Pengelolaan Pasar di Era Umar bin Khattab Pasar adalah jantung sebuah peradaban. Di sanalah kebutuhan masyarakat dipen...

Mengintai Pengelolaan Pasar di Era Umar bin Khattab

Mengintai Pengelolaan Pasar di Era Umar bin Khattab



Pasar adalah jantung sebuah peradaban.

Di sanalah kebutuhan masyarakat dipenuhi, kekayaan beredar, dan kejujuran maupun kecurangan saling berhadapan setiap hari.

Karena itu, Khalifah Umar bin Khattab tidak menyerahkan urusan pasar semata-mata kepada mekanisme perdagangan.

Beliau turun sendiri.

Mengawasi.

Memeriksa.

Menegur.

Bahkan menghukum bila diperlukan.

Pedang yang selalu menyertai Umar bukanlah simbol kekerasan.

Ia adalah lambang kewibawaan hukum.

Dengan pedang itu Umar memerangi kezaliman, tetapi tidak menggunakannya untuk berbuat zalim.

Itulah sebabnya manusia segan kepadanya, bahkan dalam banyak riwayat disebutkan bahwa setan pun menghindari jalan yang dilalui Umar.

Mengapa Umar Begitu Sering Berada di Pasar?

Bagi Umar, pasar bukan sekadar tempat jual beli.

Pasar adalah ruang pendidikan akhlak, pusat distribusi kesejahteraan, sekaligus cermin kualitas sebuah masyarakat.

Kerusakan pasar akan menjalar menjadi kerusakan sosial.

Karena itu, beliau menjadikan pasar sebagai salah satu fokus utama pengawasan negara.

Seleksi Pedagang Sebelum Berdagang

Salah satu kebijakan Umar yang paling terkenal adalah memastikan bahwa para pedagang memahami hukum-hukum muamalah.

Diriwayatkan bahwa beliau berkata:

«"Janganlah berjual beli di pasar kami kecuali orang yang memahami agama (fikih muamalah)."»

Pesan ini lahir dari sebuah kesadaran mendalam.

Orang yang tidak memahami hukum transaksi dapat terjerumus ke dalam riba, gharar, penipuan, atau akad yang rusak, meskipun tanpa niat berbuat curang.

Bagi Umar, ketidaktahuan bukan sekadar kelemahan pribadi.

Dalam aktivitas ekonomi, ketidaktahuan dapat merugikan masyarakat luas.

Karena itu, ilmu menjadi syarat sebelum memperoleh keuntungan.

Inspeksi yang Tidak Pernah Berhenti

Umar tidak hanya membuat aturan dari balik meja.

Beliau berkeliling pasar.

Memeriksa timbangan.

Mengawasi kualitas barang.

Memastikan tidak terjadi penimbunan.

Mengingatkan pedagang yang melanggar.

Dalam konsep Islam, tugas ini dikenal sebagai hisbah, yaitu pengawasan pasar demi menjaga keadilan transaksi.

Negara hadir bukan untuk mematikan perdagangan, melainkan menjaga agar perdagangan tetap berlangsung secara jujur.

Menjaga Kualitas Sebelum Barang Sampai ke Konsumen

Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Umar juga sangat memperhatikan kualitas produk yang dijual di pasar, termasuk persoalan penyembelihan hewan.

Jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan syariat yang dapat merugikan masyarakat, beliau tidak segan melarang pelakunya berjualan sampai persoalannya diperbaiki.

Bagi Umar, perlindungan konsumen bukan sekadar urusan kesehatan.

Ia juga merupakan bagian dari amanah agama.

Sebuah Firasat tentang Kedaulatan Ekonomi

Dalam sebagian literatur sejarah disebutkan adanya riwayat bahwa Umar pernah menegur kalangan Quraisy karena semakin menjauh dari aktivitas perdagangan dan merasa cukup dengan harta fa'i.

Terlepas dari penilaian terhadap kekuatan riwayat tersebut, pesan yang terkandung di dalamnya menarik untuk direnungkan.

Umar memahami bahwa sebuah masyarakat tidak boleh meninggalkan sektor produktif.

Kekayaan yang hanya bersumber dari distribusi negara tidak akan membangun kemandirian.

Perdagangan, produksi, dan kewirausahaan harus tetap hidup.

Ekonomi yang sehat membutuhkan manusia-manusia yang berilmu, berintegritas, dan bertanggung jawab.

Pedang Umar dan Keadilan Pasar

Sebagian orang mengingat Umar sebagai pemimpin yang keras.

Namun ketegasan beliau selalu diarahkan kepada pelanggaran, bukan kepada orang yang lemah.

Pedangnya menjaga aturan.

Cambuknya menegakkan disiplin.

Kewibawaannya membuat para pelaku pasar berpikir berkali-kali sebelum berbuat curang.

Dalam bahasa modern, Umar sedang membangun kepastian hukum.

Pasar yang adil tidak lahir hanya karena banyaknya pedagang.

Pasar yang adil lahir ketika setiap orang yakin bahwa kecurangan akan ditindak.

Apa Pelajaran bagi Masa Kini?

Perkembangan teknologi telah mengubah bentuk pasar.

Kini perdagangan berlangsung melalui aplikasi digital, kecerdasan buatan, hingga transaksi lintas negara.

Namun persoalannya tetap sama.

Penipuan.

Manipulasi.

Monopoli.

Asimetri informasi.

Eksploitasi konsumen.

Karena itu, prinsip-prinsip Umar tetap relevan.

Bukan dalam bentuk menyalin seluruh kebijakannya secara literal, melainkan mengambil nilai-nilai dasarnya.

Pertama, pasar membutuhkan pelaku yang berilmu.

Kedua, negara wajib menjadi pengawas yang adil.

Ketiga, perlindungan konsumen harus menjadi prioritas.

Keempat, etika harus berjalan beriringan dengan kebebasan ekonomi.

Menjaga Detak Jantung Peradaban

Umar bin Khattab memahami bahwa kekuatan negara tidak hanya dibangun oleh pasukan yang tangguh atau wilayah yang luas.

Ia juga dibangun oleh pasar yang jujur.

Jika pasar dipenuhi kebohongan, maka kepercayaan masyarakat akan runtuh.

Jika kepercayaan runtuh, maka peradaban pun perlahan akan kehilangan fondasinya.

Karena itu, Umar tidak sekadar mengawasi transaksi.

Beliau sedang menjaga detak jantung peradaban agar tetap berdenyut dengan irama keadilan.

Sebab dalam pandangan Islam, pasar bukan hanya tempat mencari keuntungan.

Pasar adalah tempat menguji amanah, ilmu, dan ketakwaan manusia.

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (43) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (19) Kecerdasan (312) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (51) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (94) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (266) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (655) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (297) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (247) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (171) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (27) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)