basmalah Pictures, Images and Photos
Era Kediktatoran: Masa Penyiapan Umat Menuju Nubuwah Kedua - Our Islamic Story

Choose your Language

Era Kediktatoran: Masa Penyiapan Umat Menuju Nubuwah Kedua Apakah era kediktatoran hanyalah kecelakaan sejarah? Ataukah ia merup...

Era Kediktatoran: Masa Penyiapan Umat Menuju Nubuwah Kedua

Era Kediktatoran: Masa Penyiapan Umat Menuju Nubuwah Kedua



Apakah era kediktatoran hanyalah kecelakaan sejarah? Ataukah ia merupakan bagian dari sunnatullah dalam membentuk generasi baru?

Pertanyaan itu menjadi semakin menarik ketika Rasulullah ï·º menggambarkan perjalanan sejarah umat Islam dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad.

«"Kenabian akan berlangsung di tengah kalian selama Allah menghendakinya. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki. Setelah itu datang Khilafah di atas manhaj kenabian selama Allah menghendakinya. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki. Setelah itu datang kerajaan yang menggigit (mulkan 'adhan), lalu Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki. Kemudian datang kerajaan yang diktator (mulkan jabariyyan), lalu Allah mengangkatnya apabila Dia menghendaki. Kemudian akan kembali Khilafah di atas manhaj kenabian." (HR. Ahmad)»

Hadis ini menunjukkan adanya fase yang disebut mulkan jabariyyan, yaitu masa pemerintahan yang bercorak pemaksaan dan kediktatoran, sebelum datang kembali fase kepemimpinan yang mengikuti manhaj kenabian.

Mengapa Era Kediktatoran Dihadirkan?

Dalam banyak periode sejarah, ketika kezaliman mencapai puncaknya, kaum muslimin sering berada pada titik terlemah. Rasulullah ï·º pernah menggambarkan keadaan itu sebagai kondisi ketika umat menjadi "buih di lautan", banyak jumlahnya tetapi kehilangan wibawa.

Darah kaum muslimin menjadi murah. Negeri-negeri mereka dipecah. Kekayaan mereka diperebutkan. Persatuan mereka dihancurkan.

Namun pertanyaannya, mengapa Allah membiarkan fase seperti ini terjadi?

Al-Qur'an mengajarkan bahwa setiap ujian memiliki hikmah. Tekanan sering kali menjadi sarana untuk membangunkan umat dari kelalaian. Ketika seluruh sandaran dunia runtuh, manusia mulai mencari kembali sandaran yang tidak pernah runtuh: Allah dan wahyu-Nya.

Sejarah Membuktikan

Tidak sedikit tokoh besar lahir justru setelah umat mengalami kehancuran.

Shalahuddin Al-Ayyubi tumbuh ketika dunia Islam masih terluka oleh pendudukan Tentara Salib.

Saifuddin Qutuz dan Sultan Baybars muncul ketika bangsa Mongol menghancurkan Baghdad dan menebarkan teror yang belum pernah disaksikan sebelumnya. Bangsa Mongol bahkan mengirim surat ancaman yang mencerminkan kesombongan luar biasa, seolah tidak ada kekuatan yang mampu menghentikan mereka.

Namun justru dari reruntuhan itulah lahir generasi yang mematahkan mitos bahwa Mongol tidak dapat dikalahkan.

Sejarah memperlihatkan sebuah pola yang berulang: semakin besar tekanan, semakin besar peluang lahirnya generasi pembaru yang kembali kepada agama.

Kembali Membuka "Kitab Jurus"

Dalam dunia persilatan, seorang pendekar yang menghadapi musuh baru akan kembali membuka kitab-kitab jurus warisan gurunya.

Demikian pula umat Islam.

Ketika seluruh strategi dunia tampak gagal, umat kembali membuka Al-Qur'an dan Sunnah. Mereka mempelajari kembali bagaimana Nabi Muhammad ï·º menghadapi tekanan di Makkah, bagaimana Nabi Musa menghadapi Fir'aun, bagaimana Nabi Yusuf mengelola krisis ekonomi, dan bagaimana generasi sahabat membangun peradaban.

Sesungguhnya solusi telah Allah siapkan jauh sebelum persoalan itu muncul.

Antibodi Peradaban

Tubuh manusia menyimpan pelajaran yang luar biasa.

Saat virus, bakteri, atau patogen baru menyerang, tubuh mungkin jatuh sakit. Namun pada saat yang sama sistem imun sedang mempelajari musuh tersebut.

Setelah mengenalinya, tubuh memproduksi antibodi yang tepat untuk menghancurkannya.

Semakin sering menghadapi ancaman, semakin matang sistem pertahanannya.

Perumpamaan ini memberikan pelajaran penting bagi umat Islam.

Al-Qur'an dan Sunnah adalah "sistem imun" peradaban. Di dalamnya Allah telah menyediakan prinsip-prinsip untuk menghadapi berbagai bentuk penyimpangan, kezaliman, fitnah, peperangan, krisis ekonomi, maupun keruntuhan moral.

Persoalannya bukan apakah wahyu memiliki solusi.

Persoalannya adalah seberapa cepat umat kembali merujuk kepada wahyu ketika menghadapi persoalan baru.

Kediktatoran sebagai Momentum Muhasabah

Sejarah menunjukkan bahwa ketika umat terlena oleh kemewahan, kekuasaan, dan perselisihan, Allah sering mengizinkan datangnya ujian besar.

Bukan untuk menghancurkan umat.

Tetapi untuk membersihkan, menyaring, dan membangunkan mereka.

Sebagaimana emas dimurnikan melalui api, demikian pula generasi terbaik sering lahir melalui tekanan sejarah.

Imam Ahmad bin Hanbal mempertahankan kemurnian akidah di tengah penyiksaan pada masa Mihnah.

Ibnu Taimiyah bangkit ketika dunia Islam diguncang serangan Mongol.

Shalahuddin mempersatukan umat setelah panjangnya perpecahan.

Mereka tidak lahir dari zaman yang nyaman, tetapi dari zaman yang penuh ujian.

Menuju Nubuwah Kedua

Jika hadis Rasulullah ï·º menjadi petunjuk, maka fase kediktatoran bukanlah tujuan akhir sejarah.

Ia hanyalah satu mata rantai sebelum Allah menghadirkan kembali kepemimpinan yang mengikuti manhaj kenabian.

Namun perubahan itu tidak terjadi secara otomatis.

Ia memerlukan manusia-manusia yang kembali membangun hubungan dengan Al-Qur'an, menghidupkan Sunnah, memperbaiki akhlak, memperkuat ilmu, mempersatukan umat, dan menegakkan keadilan.

Sejarah para nabi menunjukkan bahwa setiap kebangkitan selalu diawali oleh proses pembinaan yang panjang, bukan sekadar pergantian penguasa.

Karena itu, pertanyaan terbesar bagi umat Islam hari ini bukanlah kapan masa nubuwah kedua akan datang.

Melainkan, apakah kita sedang mempersiapkan diri menjadi generasi yang layak menyambutnya?

0 komentar:

Cari Artikel Ketik Lalu Enter

Artikel Lainnya

Indeks Artikel

!qNusantar3 (1) 1+6!zzSirah Ulama (1) Abdullah bin Nuh (1) Abu Bakar (3) Abu Hasan Asy Syadzali (2) Abu Hasan Asy Syadzali Saat Mesir Dikepung (1) Aceh (6) Adnan Menderes (2) Adu domba Yahudi (1) adzan (1) Agama (1) Agribisnis (1) Ahli Epidemiologi (1) Air hujan (1) Akhir Zaman (1) Al-Baqarah (1) Al-Qur'an (362) Al-Qur’an (43) alam (3) Alamiah Kedokteran (1) Ali bin Abi Thalib (1) An-Nadwi (1) Andalusia (1) Angka Binner (1) Angka dalam Al-Qur'an (1) Aqidah (1) Ar Narini (2) As Sinkili (2) Asbabulnuzul (1) Ashabul Kahfi (1) Aurangzeb alamgir (1) Bahasa Arab (1) Bahaya Kemunduran Umat Islam (1) Bani Israel (1) Banjar (1) Banten (1) Barat (1) Belanja (1) Berkah Musyawarah (1) Bermimpi Rasulullah saw (1) Bertanya (1) Bima (1) Biografi (1) BJ Habibie (1) budak jadi pemimpin (1) Buku Hamka (1) busana (1) Buya Hamka (53) Cerita kegagalan (1) cerpen Nabi (8) cerpen Nabi Musa (2) Cina Islam (1) cinta (1) Covid 19 (1) Curhat doa (1) Dajjal (1) dakwah (8) Dakwah (2) Dasar Kesehatan (1) Deli Serdang (1) Demak (3) Demam Tubuh (1) Demografi Umat Islam (1) Detik (1) Diktator (1) Diponegoro (2) Dirham (1) Doa (1) doa mendesain masa depan (1) doa wali Allah (1) dukun (1) Dunia Islam (1) Duplikasi Kebrilianan (1) energi kekuatan (1) Energi Takwa (1) english (6) English (6) Episentrum Perlawanan (1) filsafat (3) filsafat Islam (1) Filsafat Sejarah (1) Fiqh (1) Fir'aun (2) Firasat (1) Firaun (1) Gamal Abdul Naser (1) Gelombang dakwah (1) Gladiator (1) Gowa (1) grand desain tanah (1) Gua Secang (1) Haji (1) Haman (1) Hamka (3) Hasan Al Banna (7) Heraklius (4) Hidup Mudah (1) Hikayat (3) Hikayat Perang Sabil (2) hikmah (1) https://www.literaturislam.com/ (1) Hukum Akhirat (1) hukum kesulitan (1) Hukum Pasti (1) Hukuman Allah (1) Ibadah obat (1) Ibnu Hajar Asqalani (1) Ibnu Khaldun (1) Ibnu Sina (1) Ibrahim (1) Ibrahim bin Adham (1) ide menulis (1) Ikhwanul Muslimin (1) ilmu (2) Ilmu Laduni (3) Ilmu Sejarah (1) Ilmu Sosial (1) Imam Al-Ghazali (2) imam Ghazali (1) Instropeksi diri (1) interpretasi sejarah (1) Islam (1) ISLAM (2) Islam Cina (1) Islam dalam Bahaya (2) Islam di India (1) Islam Nusantara (1) Islampobia (1) Istana Al-Hambra (1) Istana Penguasa (1) Istiqamah (1) Jalan Hidup (1) Jamuran (1) Jebakan Istana (1) Jendral Mc Arthu (1) Jibril (1) jihad (1) Jiwa Berkecamuk (1) Jiwa Mujahid (1) Jogyakarta (1) jordania (1) jurriyah Rasulullah (1) Kabinet Abu Bakar (1) Kajian (1) kambing (1) Karamah (1) Karya Besar (1) Karya Fenomenal (1) Kebebasan beragama (1) Kebohongan Pejabat (1) Kebohongan Yahudi (1) kecerdasan (19) Kecerdasan (312) Kecerdasan Finansial (4) Kecerdasan Laduni (1) Kedok Keshalehan (1) Kejayaan Islam (1) Kejayaan Umat Islam (1) Kekalahan Intelektual (1) Kekhalifahan Islam (2) Kekhalifahan Turki Utsmani (1) Keluar Krisis (1) Kemiskinan Diri (1) Kepemimpinan (1) kerajaan Islam (1) kerajaan Islam di India (1) Kerajaan Sriwijaya (2) Kesehatan (1) Kesultanan Aceh (1) Kesultanan Nusantara (1) Ketuhanan Yang Maha Esa (1) Keturunan Rasulullah saw (1) Keunggulan ilmu (1) keunggulan teknologi (1) Kezaliman (2) KH Hasyim Ashari (1) Khaidir (2) Khalifatur Rasyidin (1) Kiamat (1) Kisah (1) Kisah Al Quran (1) kisah Al-Qur'an (1) Kisah Hadist (4) Kisah Nabi (1) Kisah Nabi dan Rasul (1) Kisah Para Nabi (1) kisah para nabi dan (2) kisah para nabi dan rasul (51) kisah para Nabi dan Rasul (1) Kisah para nabi dan rasul (91) Kisah Para Nabi dan Rasul (577) kisah para nabi dan rasul. Nabi Daud (1) kisah para nabi dan rasul. nabi Musa (2) Kisah Penguasa (1) Kisah ulama (1) kitab primbon (1) Koalisi Negara Ulama (1) Krisis Ekonomi (1) Kumis (1) Kumparan (1) Kurikulum Pemimpin (1) Laduni (1) lauhul mahfudz (1) lockdown (1) Logika (1) Luka darah (1) Luka hati (1) madrasah ramadhan (1) Madu dan Susu (1) Majapahi (1) Majapahit (4) Makkah (1) Malaka (1) Mandi (1) Matematika dalam Al-Qur'an (1) Maulana Ishaq (1) Maulana Malik Ibrahi (1) Melihat Wajah Allah (1) Memerdekakan Akal (1) Menaklukkan penguasa (1) Mendidik anak (1) mendidik Hawa Nafsu (1) Mendikbud (1) Menggenggam Dunia (1) menulis (1) Mesir (1) militer (1) militer Islam (1) Mimpi Rasulullah saw (1) Minangkabau (2) Mindset Dongeng (1) Muawiyah bin Abu Sofyan (1) Mufti Johor (1) muhammad al fatih (3) Muhammad bin Maslamah (1) Mukjizat Nabi Ismail (1) Musa (1) muslimah (1) musuh peradaban (1) Nabi Adam (71) Nabi Ayub (1) Nabi Daud (3) Nabi Ibrahim (3) Nabi Isa (2) nabi Isa. nabi ismail (1) Nabi Ismail (1) Nabi Khaidir (1) Nabi Khidir (1) Nabi Musa (29) Nabi Nuh (6) Nabi Sulaiman (2) Nabi Yunus (1) Nabi Yusuf (15) Namrudz (2) Nasrulloh Baksolahar (1) NKRI (1) nol (1) Nubuwah Rasulullah (4) Nurudin Zanky (1) Nusa Tenggara (1) nusantara (5) Nusantara (266) Nusantara Tanpa Islam (1) obat cinta dunia (2) obat takut mati (1) Olahraga (6) Orang Lain baik (1) Orang tua guru (1) Padjadjaran (2) Palembang (1) Palestina (655) Pancasila (1) Pangeran Diponegoro (3) Pasai (2) Paspampres Rasulullah (1) Pembangun Peradaban (2) Pemecahan masalah (1) Pemerintah rapuh (1) Pemutarbalikan sejarah (1) Pengasingan (1) Pengelolaan Bisnis (1) Pengelolaan Hawa Nafsu (1) Pengobatan (1) pengobatan sederhana (1) Penguasa Adil (1) Penguasa Zalim (1) Penjajah Yahudi (35) Penjajahan Belanda (1) Penjajahan Yahudi (1) Penjara Rotterdam (1) Penyelamatan Sejarah (1) peradaban Islam (1) Perang Aceh (1) Perang Afghanistan (1) Perang Arab Israel (1) Perang Badar (3) Perang Ekonomi (1) Perang Hunain (1) Perang Jawa (1) Perang Khaibar (1) Perang Khandaq (2) Perang Kore (1) Perang mu'tah (1) Perang Paregreg (1) Perang Salib (4) Perang Tabuk (1) Perang Uhud (2) Perdagangan rempah (1) Pergesekan Internal (1) Perguliran Waktu (1) permainan anak (2) Perniagaan (1) Persia (2) Persoalan sulit (1) pertanian modern (1) Pertempuran Rasulullah (1) Pertolongan Allah (3) perut sehat (1) pm Turki (1) POHON SAHABI (1) Portugal (1) Portugis (1) ppkm (1) Prabu Satmata (1) Prilaku Pemimpin (1) prokes (1) puasa (1) pupuk terbaik (1) purnawirawan Islam (1) Qarun (2) Quantum Jiwa (1) Raffles (1) Raja Islam (1) rakyat lapar (1) Rakyat terzalimi (1) Rasulullah (1) Rasulullah SAW (1) Rasulullah shalallahu alaihi wassalam (1) Rehat (493) Rekayasa Masa Depan (1) Republika (2) respon alam (1) Revolusi diri (1) Revolusi Sejarah (1) Revolusi Sosial (1) Rindu Rasulullah (1) Romawi (4) Rumah Semut (1) Ruqyah (1) Rustum (1) Saat Dihina (1) Sahabat (1) sahabat Nabi (1) Sahabat Rasulullah (1) SAHABI (1) Salimul Aqidah (1) satu (1) Sayyidah Musyfiqah (1) Sejarah (2) Sejarah Nabi (1) Sejarah Para Nabi dan Rasul (1) Sejarah Penguasa (1) selat Malaka (2) Seleksi Pejabat (1) Sengketa Hukum (1) Serah Nabawiyah (1) Seruan Jihad (3) shalahuddin al Ayubi (3) shalat (1) Shalat di dalam kuburannya (1) Shalawat Ibrahimiyah (1) Simpel Life (1) Sirah Nabawiyah (295) Sirah Para Nabi dan Rasul (3) Sirah penguasa (11) Sirah Penguasa (246) sirah Sahabat (2) Sirah Sahabat (169) Sirah Tabiin (43) Sirah ulama (26) Sirah Ulama (158) Siroh Sahabat (1) Sofyan Tsauri (1) Solusi Negara (1) Solusi Praktis (1) Sriwijaya Islam (3) Strategi Demonstrasi (1) Suara Hewan (1) Suara lembut (1) Sudah Nabawiyah (1) Sufi (1) sugesti diri (1) sultan Hamid 2 (1) sultan Islam (1) Sultan Mataram (3) Sultanah Aceh (1) Sunah Rasulullah (2) sunan giri (3) Sunan Gresi (1) Sunan Gunung Jati (1) Sunan Kalijaga (1) Sunan Kudus (2) Sunatullah Kekuasaan (1) Supranatural (1) Surakarta (1) Syariat Islam (18) Syeikh Abdul Qadir Jaelani (2) Syeikh Palimbani (3) Tak Ada Solusi (1) Takdir Umat Islam (1) Takwa (1) Takwa Keadilan (1) Tamim Ad Dari (1) Tanda Hari Kiamat (1) Tasawuf (29) teknologi (2) tentang website (1) tentara (1) tentara Islam (1) Ternate (1) Thaharah (1) Thariqah (1) tidur (1) Titik kritis (1) Titik Kritis Kekayaan (1) Tragedi Sejarah (1) Turki (2) Turki Utsmani (2) Ukhuwah (1) Ulama Mekkah (3) Umar bin Abdul Aziz (5) Umar bin Khatab (3) Umar k Abdul Aziz (1) Ummu Salamah (1) Umpetan (1) Utsman bin Affan (2) veteran islam (1) Wabah (1) wafat Rasulullah (1) Wakaf (1) Waki bin Jarrah (1) Wali Allah (1) wali sanga (1) Walisanga (2) Walisongo (3) Wanita Pilihan (1) Wanita Utama (1) Warung Kelontong (1) Waspadai Ibadah (1) Wudhu (1) Yusuf Al Makasari (1) zaman kerajaan islam (1) Zulkarnain (1)