Survei terbaru Pew menunjukkan dukungan terhadap Israel anjlok di AS.
Menurut survei terbaru Pew Research Center, mayoritas warga Amerika kini memandang Israel secara negatif, sebagai tanda terbaru runtuhnya dukungan publik terhadap negara pendudukan tersebut. Pew menemukan bahwa 60 persen orang dewasa AS kini memiliki opini negatif terhadap Israel, sementara hanya 37 persen yang menyatakan pandangan positif.
Angka-angka tersebut menandai penurunan tajam dibandingkan tahun lalu, ketika 53 persen warga Amerika memandang Israel secara negatif. Pew mengatakan bahwa persentase warga Amerika yang memiliki pandangan "sangat tidak menguntungkan" juga melonjak menjadi 28 persen, naik sembilan poin dalam setahun dan hampir tiga kali lipat dari level yang tercatat pada tahun 2022.
Survei yang dilakukan antara tanggal 23 dan 29 Maret di antara 3.507 orang dewasa AS ini menunjukkan bahwa kedudukan Israel di AS terus terkikis bahkan setelah puluhan tahun mendapat perlindungan politik, media, dan diplomatik dari Washington.
Penurunan dukungan terhadap Israel bahkan lebih mencolok di kalangan Demokrat dan independen yang cenderung Demokrat. Delapan puluh persen pemilih Demokrat kini memiliki pandangan yang tidak menguntungkan terhadap Israel, naik dari 69 persen tahun lalu dan 53 persen pada tahun 2022. Di antara Republikan dan pendukung Republikan, 41 persen kini memandang Israel secara negatif, meskipun mayoritas di kubu tersebut masih mempertahankan opini yang menguntungkan secara keseluruhan.
Namun, tren ini tidak berlanjut pada generasi muda, di mana pergeserannya bahkan lebih mencolok. Pew menemukan bahwa 57 persen dari Partai Republik berusia 18 hingga 49 tahun sekarang memiliki pandangan yang tidak menguntungkan terhadap Israel, naik dari 50 persen tahun lalu. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa di kedua partai besar, mayoritas orang dewasa di bawah 50 tahun sekarang menilai Israel dan Benjamin Netanyahu secara negatif. Di antara Partai Demokrat, responden yang lebih muda juga lebih cenderung daripada yang lebih tua untuk mengatakan bahwa mereka memiliki pandangan yang "sangat tidak menguntungkan" terhadap Israel.
Netanyahu sendiri bahkan bernasib lebih buruk . Hanya 27 persen warga Amerika yang mengatakan mereka percaya bahwa perdana menteri Israel itu akan melakukan hal yang benar terkait urusan dunia, sementara 59 persen mengatakan mereka memiliki sedikit atau tidak sama sekali kepercayaan padanya.
Di kalangan Demokrat, 76 persen tidak percaya pada Netanyahu. Sementara itu, Partai Republik terpecah, dengan 45 persen menyatakan percaya dan 44 persen mengatakan mereka memiliki sedikit atau tidak sama sekali kepercayaan. Pew juga menemukan bahwa kaum Republikan yang lebih muda jauh kurang mendukung Netanyahu dibandingkan dengan generasi yang lebih tua.
Jajak pendapat tersebut menunjukkan krisis yang semakin dalam terhadap citra Israel di mata pendukung Barat terpentingnya. Opini publik di AS terus bergeser melawan Israel sejak tahun 2022, dengan dukungan yang melemah paling tajam di kalangan Demokrat dan pemilih muda.
0 komentar: